By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
HeryArts NewsHeryArts NewsHeryArts News
  • Home
  • Tech News
    Tech NewsShow More
    Skandal Manipulasi Polymarket Terbongkar: Investigasi WSJ Ungkap Influencer Dibayar untuk Rekayasa Taruhan Palsu Senilai $1,9 Juta
    12 Min Read
    Altura Resmi Tutup Stablecoin Vault Akibat Gelombang Penarikan Massal dan Dampak Depegging msUSD
    10 Min Read
    CME Group Gugat CFTC: Benarkah Perpetual Futures Kalshi Adalah Produk Ilegal yang Menyamar?
    10 Min Read
    Bocoran Harga GTA 6 Terkuak? Retailer Eropa Fnac Tak Sengaja Ungkap Detail Pre-Order dan Berbagai Versi SKU Rockstar Games yang Misterius
    10 Min Read
    Misteri Harga GTA 6: Benarkah Akan Menjadi Game Termahal dalam Sejarah? Simak Investigasi Lengkapnya!
    11 Min Read
  • AI News
    AI NewsShow More
    Bukan Sekadar Benchmark: 12 Alasan Kuat Mengapa Claude Kini Mengungguli ChatGPT dalam Workflow Profesional Harian
    9 Min Read
    Claude Fable 5 Resmi Rilis: Inilah Model AI Tercanggih Anthropic dari Lini Mythos yang Siap Mengubah Peta Persaingan Global
    10 Min Read
    Prediksi Piala Dunia 2026: ChatGPT dan Gemini Sepakat Spanyol Bakal Angkat Trofi, Prancis Jadi Ancaman Terbesar!
    11 Min Read
    Krisis Anthropic: Pemerintah AS Larang Claude Fable 5, 4 Model Open Source Langsung Ambil Alih Takhta
    10 Min Read
    Tragedi Hilangnya Fable: Mengapa Model AI Open-Weight Seperti GLM Kini Menjadi Keharusan Bagi Kedaulatan Digital Anda
    10 Min Read
  • Mobile
    MobileShow More
    Bocoran Eksklusif Android 17 ‘Cinnamon Bun’: Revolusi Antarmuka dan Keamanan Super Ketat yang Siap Meluncur Juni 2026
    12 Min Read
    Meta Gebrak Piala Dunia 2026: Intip Fitur Eksklusif Live Chats Threads, Football Mode Facebook, dan Inovasi Instagram!
    11 Min Read
    Mozilla Firefox Android Kini Adopsi Google Play Integrity: Pengguna Custom ROM Siap-Siap Kehilangan Fitur AI?
    12 Min Read
    Google Resmi Rilis Android 17: Simak 3 Fitur Revolusioner yang Siap Mengubah Cara Anda Menggunakan Smartphone!
    11 Min Read
    WhatsApp Web Akhirnya Dukung Video Call 32 Orang: Terobosan Besar Bagi Pengguna Desktop dan Komunitas Linux
    11 Min Read
  • Gadget
    GadgetShow More
    Lupakan Promo Nintendo Switch! GameSir G7 Pro 8K Hadir Sebagai Kontroler PC Sempurna dengan Diskon 20% yang Menggiurkan
    8 Min Read
    OpenMW 0.51.0 Resmi Meluncur: Revolusi Sistem Sihir dan Perbaikan Stabilitas Masif untuk Penggemar Setia Morrowind
    10 Min Read
    Daftar 100 Film Dolby Atmos Terbaik Terungkap: Panduan Wajib Koleksi 4K Blu-ray untuk Uji Nyali Home Theater Anda
    9 Min Read
    Bocoran Eksklusif: 65 Penawaran Gadget Prime Day Terbaik Pilihan Editor yang Wajib Anda Miliki Sekarang!
    10 Min Read
    Duel Flagship Headphone Premium: Sony WH-1000XM6 vs Sennheiser Momentum 5 – Mana yang Benar-Benar Layak Anda Miliki?
    12 Min Read
  • Software
    SoftwareShow More
    OpenMW 0.51.0 Resmi Meluncur: Revolusi Sistem Sihir dan Perbaikan Stabilitas Masif untuk Penggemar Setia Morrowind
    10 Min Read
    Panduan Lengkap Membangun Visualisasi Data Interaktif dengan JavaScript: Strategi Developer Modern untuk Dashboard yang Memukau
    10 Min Read
    Otomatisasi Konten Instagram dengan Python: Panduan Lengkap Meningkatkan Efisiensi Digital bagi Developer dan Marketer
    10 Min Read
    Panduan Lengkap Membangun Grafik SVG Kustom: Rahasia Visualisasi Data Modern untuk Pengembang Web Profesional
    10 Min Read
    Revolusi Desain Web 2026: Mengenal 7 Kategori Tool dan Sumber Daya Unggulan untuk Pembangunan Website Super Cepat
    11 Min Read
  • Gaming
    GamingShow More
    Bocoran Harga GTA 6 Terkuak? Retailer Eropa Fnac Tak Sengaja Ungkap Detail Pre-Order dan Berbagai Versi SKU Rockstar Games yang Misterius
    10 Min Read
    Panduan Lengkap FC 26 Piscinin Evolution: Mengapa Ini Menjadi Game-Changer di Ultimate Team dan Cara Memilih Pemain Terbaiknya
    12 Min Read
    Siap Kembali Menjadi Witcher? Simak Panduan Lengkap Modifikasi The Witcher 3 untuk Menyambut Songs of the Past!
    10 Min Read
    Strategi I Do Absolutes Evolution di EA Sports FC 26: Siapkan Pemain Terbaik untuk Dominasi Ultimate Team
    13 Min Read
    Bocoran Event Fortnite Gone Wild: Jadwal Rilis, Kehadiran Sprites Baru, dan Kembalinya Budaya Grind yang Intens
    11 Min Read
  • Education
    EducationShow More
    Revolusi Pendidikan Prabowo: Dari Sekolah Rakyat ke Era Digital, Strategi Besar Cetak SDM Unggul Indonesia
    11 Min Read
    Siasat Licik Siswa Kelabui Detektor AI: Mengenal Aplikasi ‘Humanizer’ dan ‘Autotyper’ yang Mengancam Integritas Akademik
    12 Min Read
    Gen Z Skeptis Terhadap AI: Mengapa Universitas Harus Berhenti Memaksakan Teknologi dan Mulai Mendengarkan Mahasiswa
    10 Min Read
    Misteri Adaptasi Gelap: Mengapa Mata Manusia Membutuhkan Waktu Lama untuk Melihat dalam Kegelapan?
    10 Min Read
    Kisah Luar Biasa Rohit Goeptar: Dari Kemiskinan di Suriname Menuju Puncak Karier di NASA
    11 Min Read
Search
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Reading: Tato vs Smartwatch: Mengapa Fitness Tracker Sering Gagal Menghitung Detak Jantung pada Kulit Bertato? Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
HeryArts NewsHeryArts News
Font ResizerAa
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Search
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
HeryArts News > Blog > Gadget > Tato vs Smartwatch: Mengapa Fitness Tracker Sering Gagal Menghitung Detak Jantung pada Kulit Bertato? Ini Penjelasan Ilmiahnya!
GadgetLatest AI NewsSmartwatchTechnologyTeknologi

Tato vs Smartwatch: Mengapa Fitness Tracker Sering Gagal Menghitung Detak Jantung pada Kulit Bertato? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Last updated: June 21, 2026 2:42 am
heryarts
Share
SHARE

Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan fitness tracker dan smartwatch telah menjadi tren gaya hidup global yang tak terbendung. Mulai dari atlet profesional hingga pengguna kasual, semua mengandalkan perangkat ini untuk memantau metrik kesehatan seperti detak jantung, kadar oksigen dalam darah (SpO2), hingga kualitas tidur. Namun, muncul sebuah pertanyaan besar yang sering menghantui para pecinta seni rajah tubuh: Apakah fitness tracker tetap berfungsi akurat jika dipakai di atas kulit bertato?

Contents
Bagaimana Cara Kerja Sensor Fitness Tracker? Memahami Teknologi PPGPeran Tinta Tato sebagai Penghalang CahayaFaktor yang Mempengaruhi Akurasi: Warna dan Densitas Tinta1. Warna Tinta2. Densitas dan Desain Tato3. Lokasi PenempatanDampak Nyata pada Fitur Kesehatan LainnyaSolusi dan Tips bagi Pengguna Smartwatch BertatoPindahkan ke Pergelangan Tangan LainGunakan Chest Strap (Tali Dada) ExternalEksperimen dengan Posisi PerangkatKesimpulan: Masa Depan Teknologi Wearable untuk Kulit Bertato

Jawaban singkatnya adalah: terkadang bisa, namun sering kali hasilnya bermasalah. Masalah ini bukan sekadar mitos di forum teknologi, melainkan sebuah tantangan teknis nyata yang melibatkan cara kerja sensor optik pada perangkat wearable. Sebagai Pakar SEO dan Jurnalis Teknologi, kami akan membedah secara mendalam mengapa tinta tato bisa menjadi musuh bebuyutan bagi sensor biometrik canggih Anda.

Bagaimana Cara Kerja Sensor Fitness Tracker? Memahami Teknologi PPG

Untuk memahami mengapa tato menjadi kendala, kita harus terlebih dahulu memahami teknologi di balik perangkat tersebut. Hampir semua smartwatch populer seperti Apple Watch, Garmin, Samsung Galaxy Watch, dan Fitbit menggunakan teknologi yang disebut Photoplethysmography (PPG).

Teknologi PPG bekerja dengan prinsip yang cukup sederhana namun sangat sensitif:

  • Pancaran Cahaya: Perangkat memancarkan cahaya (biasanya berwarna hijau atau merah) dari LED di bagian bawah perangkat ke dalam jaringan kulit.
  • Penyerapan dan Refleksi: Darah memiliki warna merah karena ia memantulkan cahaya merah dan menyerap cahaya hijau. Saat jantung berdetak, aliran darah di pergelangan tangan meningkat, sehingga lebih banyak cahaya hijau yang diserap.
  • Deteksi Sensor: Di antara detak jantung, penyerapan cahaya berkurang. Sensor fotodioda pada perangkat menangkap pantulan cahaya ini dan menghitung frekuensinya untuk menentukan denyut jantung per menit (BPM).

Peran Tinta Tato sebagai Penghalang Cahaya

Masalah muncul ketika tinta tato berada di lapisan dermis kulit, tempat yang sama di mana sensor mencoba mendeteksi aliran darah. Tinta tato, terutama yang berwarna gelap seperti hitam atau biru tua, memiliki pigmentasi yang sangat padat. Pigmen ini bertindak sebagai penghalang yang menyerap atau memantulkan cahaya dari sensor sebelum cahaya tersebut sempat mencapai pembuluh darah.

Akibatnya, sensor smartwatch tidak menerima sinyal yang cukup kuat untuk melakukan kalkulasi. Hal ini sering kali menghasilkan data yang tidak konsisten, angka detak jantung yang melonjak drastis secara tidak wajar, atau yang paling parah, perangkat sama sekali tidak mendeteksi bahwa ia sedang dikenakan di pergelangan tangan.

Faktor yang Mempengaruhi Akurasi: Warna dan Densitas Tinta

Tidak semua tato memberikan dampak yang sama terhadap fitness tracker. Ada beberapa variabel kunci yang menentukan seberapa besar gangguan yang akan terjadi:

1. Warna Tinta

Warna hitam adalah yang paling bermasalah karena kemampuannya menyerap spektrum cahaya hijau dan merah secara masif. Tato dengan warna yang lebih terang seperti kuning, orange, atau merah muda cenderung memberikan gangguan yang lebih minim, meskipun tetap tidak menjamin akurasi 100%.

2. Densitas dan Desain Tato

Tato yang bersifat solid block (hitam pekat menutupi seluruh area) hampir dipastikan akan memblokir sensor sepenuhnya. Sebaliknya, tato dengan desain garis tipis (fine line) atau yang memiliki banyak ruang kosong di antara desainnya mungkin masih memungkinkan sensor untuk menemukan celah kulit asli guna mendapatkan pembacaan data.

3. Lokasi Penempatan

Jika tato Anda berada tepat di area di mana sensor bersentuhan dengan kulit, maka masalah akan muncul. Mengingat sebagian besar wearable device dirancang untuk dipakai di atas tulang pergelangan tangan, pengguna dengan tato “sleeve” penuh biasanya menjadi kelompok yang paling terdampak.

Dampak Nyata pada Fitur Kesehatan Lainnya

Kegagalan sensor PPG tidak hanya berdampak pada hitungan detak jantung saat berolahraga. Beberapa fitur canggih lainnya juga akan ikut terganggu, antara lain:

  • Pemantauan Stres: Fitur ini mengandalkan variabilitas detak jantung (HRV). Jika data dasar detak jantung tidak akurat, skor stres Anda akan menjadi kacau.
  • Pelacakan Tidur: Sensor yang kehilangan koneksi di malam hari karena terhalang tato akan menghasilkan laporan tidur yang terputus-putus.
  • Deteksi Pergelangan Tangan (Wrist Detection): Pada Apple Watch, tato dapat menyebabkan fitur keamanan terkunci secara otomatis karena perangkat mengira ia telah dilepas dari tangan pengguna.

Solusi dan Tips bagi Pengguna Smartwatch Bertato

Jika Anda adalah seorang penggemar tato sekaligus antusias kebugaran, jangan berkecil hati. Ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengatasi masalah ini:

Pindahkan ke Pergelangan Tangan Lain

Ini adalah solusi paling sederhana. Jika salah satu tangan Anda tidak bertato atau memiliki area kulit yang kosong, gunakan perangkat di sisi tersebut. Sebagian besar aplikasi fitness tracker memungkinkan Anda mengatur posisi tangan (kiri atau kanan) untuk menjaga akurasi akselerometer.

Gunakan Chest Strap (Tali Dada) External

Bagi mereka yang serius dalam berlatih, Chest Strap seperti Polar H10 atau Garmin HRM-Pro adalah solusi terbaik. Alat ini menggunakan sensor elektrokardiogram (EKG) yang mendeteksi sinyal listrik jantung, bukan sensor optik. Data dari chest strap dapat dihubungkan ke smartwatch Anda melalui Bluetooth atau ANT+.

Eksperimen dengan Posisi Perangkat

Terkadang, menggeser posisi smartwatch sedikit lebih tinggi ke arah lengan (menjauhi tulang pergelangan tangan) dapat membantu jika di area tersebut terdapat celah tanpa tinta. Pastikan strap terpasang cukup kencang agar tidak ada cahaya luar yang masuk mengganggu sensor.

Kesimpulan: Masa Depan Teknologi Wearable untuk Kulit Bertato

Hingga saat ini, industri teknologi wearable masih terus berupaya menyempurnakan algoritma dan perangkat keras mereka. Beberapa perusahaan mulai mengeksperimen dengan sensor yang menggunakan panjang gelombang cahaya yang berbeda untuk menembus pigmentasi kulit yang lebih dalam. Namun, untuk saat ini, para pengguna dengan tato pekat harus menerima kenyataan bahwa akurasi biometrik mereka mungkin tidak akan pernah sempurna jika hanya mengandalkan sensor optik di pergelangan tangan.

Memilih perangkat yang tepat dan memahami batasan teknologi adalah kunci agar Anda tetap bisa memantau kesehatan tanpa harus mengorbankan seni di tubuh Anda. Tetaplah aktif, dan pastikan data kesehatan Anda valid dengan menggunakan alat bantu tambahan jika diperlukan.

You Might Also Like

Lupakan Promo Nintendo Switch! GameSir G7 Pro 8K Hadir Sebagai Kontroler PC Sempurna dengan Diskon 20% yang Menggiurkan

Investigasi Nikkei: Jaringan Fentanyl China Dalangi Penipuan Kripto ‘Zksync.jp’, Kerugian Investor Tembus $1 Juta

Skandal Manipulasi Polymarket Terbongkar: Investigasi WSJ Ungkap Influencer Dibayar untuk Rekayasa Taruhan Palsu Senilai $1,9 Juta

Altura Resmi Tutup Stablecoin Vault Akibat Gelombang Penarikan Massal dan Dampak Depegging msUSD

Siap Kembali Menjadi Witcher? Simak Panduan Lengkap Modifikasi The Witcher 3 untuk Menyambut Songs of the Past!

TAGGED:Akurasi DataData KesehatanDetak JantungFitness TrackerGadgetGaya Hidup DigitalInovasi TeknologiKesehatan DigitalMetrik KesehatanReview ProdukSensor KesehatanSmartwatchTeknologi ModernTrenWearable Technology

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Surga Game Indie! Review Lengkap Steam Next Fest: Dari Shooter Retro Ala Virtual Boy Hingga Demo Paling Dinanti Tahun Ini
Next Article Gebrakan Norwegia: Larangan Penggunaan AI di Sekolah Dasar Resmi Diberlakukan, Apa Dampaknya Bagi Masa Depan Pendidikan Global?
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected

248.1kLike
54.3kFollow
10.3kSubscribe
39.5kFollow
banner banner
Create an Amazing Newspaper
Discover thousands of options, easy to customize layouts, one-click to import demo and much more.
Learn More

Latest News

Revolusi Kreatif Gerard Bisbal: Membangun NUVAGAIA, Semesta Sci-Fi Transmedia Pertama yang Sepenuhnya Ditenagai Kecerdasan Buatan
Artificial Intelligence Generative AI Industri Game Inovasi Teknologi Masa Depan
CME Group Gugat CFTC: Benarkah Perpetual Futures Kalshi Adalah Produk Ilegal yang Menyamar?
Financial Technology Finansial Investment Kebijakan Publik
Transformasi Besar Industri Teknologi: AtlasGo Ubah Strategi, DOKU Catatkan Langkah Exit, dan Grab Perkuat Ekosistem Kendaraan Hijau
Financial Technology Finansial Industri Teknologi Inovasi Teknologi Mobil Listrik
Bocoran Harga GTA 6 Terkuak? Retailer Eropa Fnac Tak Sengaja Ungkap Detail Pre-Order dan Berbagai Versi SKU Rockstar Games yang Misterius
Gaming Industri Game PlayStation 5 Tech News Tren Gaming
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Quick Link

  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise

Support

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

HeryArts NewsHeryArts News
Follow US
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Join Us!

Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?