By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
HeryArts NewsHeryArts NewsHeryArts News
  • Home
  • Tech News
    Tech NewsShow More
    Badai PHK Teknologi 2026: Analisis Mendalam Daftar Perusahaan yang Mengganti Tenaga Kerja dengan AI
    9 Min Read
    Bocoran Eksklusif Rantai Pasokan: iPhone Ultra Dipastikan Meluncur September Bersama iPhone 18 Pro Tanpa Penundaan!
    11 Min Read
    Thomas Mahler Kritik Keras Xbox Game Pass: Sebut Sebagai ‘Pabrik Sampah’ dan Mirip Komunisme di Tengah Isu Penutupan Studio
    9 Min Read
    Analisis Mendalam Steam Machine Baru Milik Valve: Mengapa Harganya Hampir Dua Kali Lipat PlayStation 5 Meski Performa Setara?
    11 Min Read
    Tom Holland dan Zendaya Mengaku ‘Ketagihan’ Main Game Marvel’s Spider-Man Besutan Insomniac: Sebuah Pengakuan Luar Biasa!
    10 Min Read
  • AI News
    AI NewsShow More
    SpaceX Caplok Cursor Senilai $60 Miliar: Inilah Perbandingan Jujur Claude Code vs Cursor di Era Coding 2026
    10 Min Read
    Bukan Sekadar Benchmark: 12 Alasan Kuat Mengapa Claude Kini Mengungguli ChatGPT dalam Workflow Profesional Harian
    9 Min Read
    Claude Fable 5 Resmi Rilis: Inilah Model AI Tercanggih Anthropic dari Lini Mythos yang Siap Mengubah Peta Persaingan Global
    10 Min Read
    Prediksi Piala Dunia 2026: ChatGPT dan Gemini Sepakat Spanyol Bakal Angkat Trofi, Prancis Jadi Ancaman Terbesar!
    11 Min Read
    Krisis Anthropic: Pemerintah AS Larang Claude Fable 5, 4 Model Open Source Langsung Ambil Alih Takhta
    10 Min Read
  • Mobile
    MobileShow More
    Revolusi Gadget Lansia: Consumer Cellular Rilis SpeakEasy, Ponsel Khusus Usia 75+ yang Anti-Ribet!
    10 Min Read
    CatchCat: Eksperimen Game AR Bertema Kucing yang Berpotensi Viral Namun Disebut Sebagai Peluang yang Terbuang Sia-sia
    9 Min Read
    Bocoran Eksklusif Android 17 ‘Cinnamon Bun’: Revolusi Antarmuka dan Keamanan Super Ketat yang Siap Meluncur Juni 2026
    12 Min Read
    Meta Gebrak Piala Dunia 2026: Intip Fitur Eksklusif Live Chats Threads, Football Mode Facebook, dan Inovasi Instagram!
    11 Min Read
    Mozilla Firefox Android Kini Adopsi Google Play Integrity: Pengguna Custom ROM Siap-Siap Kehilangan Fitur AI?
    12 Min Read
  • Gadget
    GadgetShow More
    Rahasia Audio High-End Terungkap: Google Pixel Resmi Dukung LHDC v5 di Update Android 17!
    10 Min Read
    Bocoran Revolusioner Samsung Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra 2: Desain ‘Boxier’, Bezel Tipis, dan Kehadiran Wear OS 7
    10 Min Read
    Revolusi Gadget Lansia: Consumer Cellular Rilis SpeakEasy, Ponsel Khusus Usia 75+ yang Anti-Ribet!
    10 Min Read
    Bocoran Eksklusif Rantai Pasokan: iPhone Ultra Dipastikan Meluncur September Bersama iPhone 18 Pro Tanpa Penundaan!
    11 Min Read
    Bocoran iPhone 18 Pro: Revolusi Kamera dengan Variable Aperture dan Tonjolan Lensa yang Lebih Tebal Terungkap!
    9 Min Read
  • Software
    SoftwareShow More
    Rahasia Audio High-End Terungkap: Google Pixel Resmi Dukung LHDC v5 di Update Android 17!
    10 Min Read
    Revolusi Video AI: Kendalikan Gerakan Objek Secara Realistik Hanya dengan Mouse Tanpa Beban Komputasi Tambahan!
    12 Min Read
    Dominasi Taskbar Anda: Panduan Build Ranger Terbaik di TBH: Task Bar Hero untuk Menaklukkan Musuh dari Jarak Jauh
    10 Min Read
    Waspada! Celah Keamanan ‘AutoJack’ di Microsoft AutoGen Studio Bisa Biarkan Hacker Jalankan Perintah Berbahaya di PC Anda
    10 Min Read
    Microsoft Konfirmasi Kehadiran Windows 11 26H2: Revolusi Update Kilat Lewat ‘Enablement Package’ yang Siap Manjakan Pengguna PC!
    8 Min Read
  • Gaming
    GamingShow More
    Tom Holland dan Zendaya Mengaku ‘Ketagihan’ Main Game Marvel’s Spider-Man Besutan Insomniac: Sebuah Pengakuan Luar Biasa!
    10 Min Read
    Bocoran Panas: Sonic Frontiers Definitive Edition Muncul di Rating Nintendo Switch 2, Kado Spesial Ulang Tahun ke-35 Si Landak Biru?
    10 Min Read
    Kejutan Manis Nintendo! Demo ‘Rhythm Heaven Groove’ Resmi Meluncur di Switch, Siap Menghentak di Bulan Juli!
    10 Min Read
    Rahasia Besar Black Ops 7 Terungkap: Map Zombies Kowakujō Hadirkan Wonder Weapon Tersembunyi yang Revolusioner
    9 Min Read
    GIGABYTE Guncang Amazon Prime Day: Diskon Monitor OLED Besar-Besaran yang Wajib Dilirik Gamer Pro!
    10 Min Read
  • Education
    EducationShow More
    Revolusi Pendidikan Prabowo: Dari Sekolah Rakyat ke Era Digital, Strategi Besar Cetak SDM Unggul Indonesia
    11 Min Read
    Siasat Licik Siswa Kelabui Detektor AI: Mengenal Aplikasi ‘Humanizer’ dan ‘Autotyper’ yang Mengancam Integritas Akademik
    12 Min Read
    Gen Z Skeptis Terhadap AI: Mengapa Universitas Harus Berhenti Memaksakan Teknologi dan Mulai Mendengarkan Mahasiswa
    10 Min Read
    Misteri Adaptasi Gelap: Mengapa Mata Manusia Membutuhkan Waktu Lama untuk Melihat dalam Kegelapan?
    10 Min Read
    Kisah Luar Biasa Rohit Goeptar: Dari Kemiskinan di Suriname Menuju Puncak Karier di NASA
    11 Min Read
Search
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Reading: Skandal Pencurian Kripto $15 Juta: Bagaimana Bot JaredFromSubway Terjebak ‘Umpan Palsu’ di Jaringan Ethereum?
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
HeryArts NewsHeryArts News
Font ResizerAa
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Search
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
HeryArts News > Blog > Financial Technology > Skandal Pencurian Kripto $15 Juta: Bagaimana Bot JaredFromSubway Terjebak ‘Umpan Palsu’ di Jaringan Ethereum?
Financial TechnologyFinansialKeamanan SiberKejahatan SiberTeknologi

Skandal Pencurian Kripto $15 Juta: Bagaimana Bot JaredFromSubway Terjebak ‘Umpan Palsu’ di Jaringan Ethereum?

Last updated: June 23, 2026 3:03 am
heryarts
Share
SHARE

Dunia keuangan terdesentralisasi (DeFi) baru saja diguncang oleh salah satu peristiwa peretasan paling cerdik yang menargetkan salah satu pemain paling dominan di jaringan Ethereum. JaredFromSubway, sebuah bot MEV (Maximal Extractable Value) yang dikenal luas karena kemampuannya mengeruk keuntungan jutaan dolar melalui strategi perdagangan otomatis, dilaporkan telah kehilangan dana sebesar $15 juta. Insiden ini bukan sekadar pencurian biasa, melainkan sebuah serangan canggih yang mengeksploitasi kelemahan mendasar dalam logika deteksi peluang milik bot tersebut. Para pelaku kejahatan siber ini berhasil memanipulasi algoritma bot yang biasanya sangat presisi, mengubah sang predator menjadi mangsa dalam hitungan detik. Kejadian ini mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh komunitas kripto, membuktikan bahwa bahkan sistem otomatis yang paling canggih sekalipun tidak kebal terhadap eksploitasi logika yang terencana dengan matang.

Contents
Mengenal JaredFromSubway: Sang Raja MEV yang Kini Menjadi KorbanKronologi Serangan: Manipulasi Logika Deteksi yang MenghancurkanDetail Teknis: Bagaimana Hacker Melakukan ‘Baiting’ Secara PresisiDampak Luas Bagi Industri Keamanan Siber dan DeFiPerbandingan: JaredFromSubway vs Eksploitasi MEV LainnyaOutlook dan Pandangan ke Depan: Masa Depan Perdagangan Otomatis

Sebagai salah satu bot MEV paling terkenal, JaredFromSubway telah lama menjadi subjek pembicaraan karena taktik ‘sandwich attack’ yang agresif di bursa terdesentralisasi seperti Uniswap. Bot ini bekerja dengan cara memantau mempool (area tunggu transaksi) untuk menemukan perdagangan besar yang akan masuk, lalu menempatkan transaksinya sendiri di depan dan di belakang perdagangan tersebut untuk mendapatkan selisih harga. Keberhasilannya selama ini telah menjadikannya simbol efisiensi sekaligus kontroversi di ekosistem Ethereum. Namun, reputasi tak terkalahkan itu runtuh seketika saat penyerang menemukan celah di mana bot tersebut tidak mampu membedakan antara peluang perdagangan yang sah dengan jebakan yang sengaja dipasang untuk menguras likuiditasnya. Belum ada konfirmasi resmi mengenai identitas di balik serangan ini, namun skala kerugian yang mencapai angka fantastis tersebut menunjukkan bahwa ini adalah operasi yang sangat terorganisir.

Mengenal JaredFromSubway: Sang Raja MEV yang Kini Menjadi Korban

Bagi mereka yang aktif dalam ekosistem DeFi, nama JaredFromSubway sudah tidak asing lagi karena dominasinya yang luar biasa dalam volume transaksi harian di jaringan Ethereum. Bot ini dirancang untuk memaksimalkan keuntungan dengan memanfaatkan inefisiensi pasar melalui berbagai strategi perdagangan frekuensi tinggi yang sangat kompleks. Selama berbulan-bulan, bot ini telah menghasilkan jutaan dolar bagi operatornya, sering kali dengan biaya yang harus ditanggung oleh pengguna ritel yang transaksinya terpengaruh oleh taktik sandwich. Keberadaannya sering dianggap sebagai beban bagi jaringan karena meningkatkan biaya gas, namun secara teknis, JaredFromSubway adalah mahakarya pemrograman di bidang Financial Technology yang mampu bereaksi terhadap perubahan pasar dalam hitungan milidetik.

Konteks di balik serangan ini sangat penting karena melibatkan apa yang disebut sebagai ‘perang algoritma’ di lapisan terdalam blockchain. MEV bot seperti JaredFromSubway bergantung sepenuhnya pada logika deteksi peluang yang sangat ketat untuk memastikan setiap perdagangan yang mereka lakukan menghasilkan profit yang pasti. Jika logika ini gagal atau berhasil dimanipulasi, bot akan tetap mengeksekusi perintah beli atau jual meskipun kondisi pasar sebenarnya merugikan. Inilah yang terjadi dalam kasus peretasan $15 juta ini, di mana pertahanan bot yang biasanya kokoh berhasil ditembus bukan melalui peretasan kunci pribadi, melainkan melalui penipuan intelektual terhadap kode programnya sendiri.

Kronologi Serangan: Manipulasi Logika Deteksi yang Menghancurkan

Serangan ini dimulai ketika pelaku menyadari bahwa JaredFromSubway memiliki kelemahan dalam caranya memvalidasi peluang perdagangan yang tampaknya sangat menguntungkan. Penyerang mulai menciptakan serangkaian peluang perdagangan palsu atau ‘bait’ (umpan) yang dirancang khusus untuk memicu respon otomatis dari bot tersebut. Dengan membuat transaksi yang terlihat seperti kesalahan besar dari pengguna lain, penyerang memancing bot untuk melakukan ‘sandwich attack’ terhadap transaksi umpan tersebut. Namun, di balik transaksi umpan itu, penyerang telah menyiapkan kontrak pintar yang sangat jahat yang akan mengubah aturan main segera setelah bot JaredFromSubway berinteraksi dengannya.

Begitu bot tersebut mendeteksi apa yang dikiranya sebagai profit instan, ia langsung mengerahkan modal dalam jumlah besar untuk mengeksekusi strategi sandwich-nya. Naasnya, kontrak pintar milik penyerang telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga ketika bot mencoba menjual kembali aset yang baru dibelinya, aset tersebut tiba-tiba kehilangan nilainya atau terkunci dalam mekanisme yang menguntungkan penyerang. Dalam hitungan blok, dana sebesar $15 juta berpindah tangan dari dompet operasional JaredFromSubway ke alamat yang dikendalikan oleh hacker. Kecepatan eksekusi ini menunjukkan betapa rentannya sistem otomatis ketika menghadapi skenario yang tidak pernah diantisipasi dalam pemrogramannya.

Detail Teknis: Bagaimana Hacker Melakukan ‘Baiting’ Secara Presisi

Secara teknis, peretasan ini melibatkan manipulasi pada logika opportunity-detection yang merupakan otak dari setiap bot MEV. Penyerang menggunakan metode yang sangat spesifik untuk menipu bot agar percaya bahwa ada arbitrase yang tersedia di antara dua pool likuiditas yang berbeda. Dengan menyuntikkan likuiditas palsu ke dalam token yang tidak dikenal atau token yang baru dibuat, penyerang menciptakan anomali harga yang secara otomatis akan menarik perhatian bot pencari profit. Bot JaredFromSubway, yang diprogram untuk bersikap agresif, tidak melakukan pengecekan mendalam terhadap integritas kontrak pintar token tersebut sebelum melakukan transaksi besar.

  • Penyerang membuat token khusus dengan fungsi ‘transfer’ yang dimodifikasi.
  • Umpan disebar di bursa terdesentralisasi untuk memicu algoritma bot.
  • Bot mengeksekusi transaksi beli dengan modal besar (Ethereum).
  • Kontrak pintar penyerang mencegah bot untuk menjual kembali atau menarik dana.
  • Dana dikuras melalui fungsi ‘backdoor’ yang disembunyikan dalam kode kontrak.

Dampak Luas Bagi Industri Keamanan Siber dan DeFi

Kerugian sebesar $15 juta ini bukan hanya masalah bagi pemilik bot JaredFromSubway, tetapi juga menjadi peringatan keras bagi seluruh industri Keamanan Siber di ruang kripto. Insiden ini membuktikan bahwa audit kode tradisional sering kali gagal menangkap risiko logika yang bersifat dinamis. Meskipun kontrak pintar mungkin terlihat aman secara statis, interaksinya dengan bot eksternal dapat menciptakan vektor serangan baru yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Hal ini memaksa para pengembang bot dan protokol DeFi untuk mengevaluasi kembali bagaimana mereka menangani validasi transaksi secara real-time untuk mencegah kerugian massal serupa di masa depan.

Bagi masyarakat luas dan pengguna DeFi, peretasan ini menunjukkan betapa rapuhnya ekosistem yang sangat bergantung pada otomatisasi tanpa pengawasan manusia yang memadai. Dampak jangka pendek dari hilangnya likuiditas sebesar ini dapat menyebabkan volatilitas harga pada token-token tertentu yang sering diperdagangkan oleh bot tersebut. Selain itu, insiden ini kemungkinan besar akan menarik perhatian regulator keuangan global yang semakin skeptis terhadap keamanan di dunia Blockchain. Jika bot tercanggih dengan sumber daya besar saja bisa kehilangan $15 juta dalam sekejap, maka perlindungan bagi pengguna ritel menjadi pertanyaan besar yang harus segera dijawab oleh para inovator teknologi ini.

Perbandingan: JaredFromSubway vs Eksploitasi MEV Lainnya

Jika kita membandingkan kasus ini dengan insiden peretasan MEV di masa lalu, serangan terhadap JaredFromSubway menonjol karena targetnya yang sangat spesifik dan metode ‘baiting’ yang digunakan. Biasanya, peretasan di dunia kripto melibatkan eksploitasi pada jembatan antar-rantai (cross-chain bridges) atau pencurian kunci pribadi melalui phishing. Namun, dalam kasus ini, penyerang menggunakan kecerdasan buatan dan pemahaman mendalam tentang teori permainan untuk mengalahkan algoritma bot di medannya sendiri. Ini menandai pergeseran dalam tren Kejahatan Siber, di mana hacker kini lebih fokus pada ‘hacking the logic’ daripada sekadar ‘hacking the code’.

“Kejadian ini membuktikan bahwa dalam dunia perdagangan algoritmik, kode Anda adalah hukum, tetapi hukum tersebut dapat diputarbalikkan oleh mereka yang memahami celah dalam logika berpikir mesin tersebut.”

Dibandingkan dengan bot kompetitor lainnya, JaredFromSubway selama ini dianggap memiliki manajemen risiko yang cukup baik. Namun, agresivitasnya dalam mengejar profit nampaknya menjadi bumerang ketika menghadapi musuh yang mampu menyamar sebagai peluang emas. Banyak ahli berpendapat bahwa serangan ini akan memicu ‘perlombaan senjata’ baru di mana bot-bot MEV akan dilengkapi dengan sistem deteksi penipuan yang jauh lebih canggih, mirip dengan sistem anti-fraud yang digunakan oleh bank-bank besar konvensional saat ini.

Outlook dan Pandangan ke Depan: Masa Depan Perdagangan Otomatis

Ke depan, industri perdagangan otomatis di jaringan blockchain harus melakukan transformasi besar-besaran untuk bertahan hidup. Insiden JaredFromSubway ini kemungkinan akan mengakhiri era ‘bot agresif tanpa batas’ dan memulai era baru di mana keamanan dan validasi menjadi prioritas utama di atas kecepatan eksekusi. Kita mungkin akan melihat integrasi Artificial Intelligence yang lebih dalam untuk melakukan analisis perilaku kontrak pintar secara instan sebelum bot memutuskan untuk berinteraksi dengannya. Meskipun kerugian $15 juta ini sangat menyakitkan, ia berfungsi sebagai katalisator penting untuk mendewasakan ekosistem DeFi agar lebih tangguh terhadap serangan-serangan berbasis logika di masa depan.

Para pengembang bot kini harus mempertimbangkan skenario ‘apa jika’ yang lebih luas dalam algoritma mereka. Selain itu, transparansi yang lebih besar dalam cara bot beroperasi mungkin diperlukan untuk membangun kembali kepercayaan pasar yang sempat goyah. Meskipun JaredFromSubway mungkin akan terus beroperasi setelah melakukan perbaikan besar-besaran, luka dari peretasan ini akan tetap menjadi pengingat abadi bahwa di dunia kripto yang liar, tidak ada yang benar-benar aman dari tipu daya yang cerdas. Kita semua menantikan bagaimana komunitas Ethereum akan merespons tantangan ini, apakah melalui pembaruan protokol di tingkat dasar atau melalui inovasi di lapisan aplikasi yang lebih aman.

You Might Also Like

Revolusi Keamanan Siber: OpenAI Kerahkan Kecerdasan Buatan untuk Berburu dan Menambal Bug Open Source Secara Otomatis

Tragedi Maut Tesla Model Y di Texas: Michael Butler Klaim Fitur Autopilot Aktif Saat Menabrak Rumah Hingga Menewaskan Lansia

Revolusi Keamanan Biometrik: Peneliti Temukan Cara ‘Reset’ Sidik Jari yang Dicuri, Akhiri Mimpi Buruk Pencurian Identitas Permanen!

Terobosan Robot ‘Floaty’: Rahasia Melayang Stabil di Udara Tanpa Baling-Baling, Meniru Kehebatan Burung Kestrel

Membongkar Rahasia Kepercayaan di Era Kecerdasan Buatan: Mengapa AI Terpercaya Menjadi Kunci Revolusi Digital Masa Depan?

TAGGED:#CryptoHack#DigitalAssets#Ethereum#FinancialTechnology#JaredFromSubway#KeamananSiber#KejahatanSiber#MEVBot#SmartContract#TeknologiBlockchainBlockchainDeFiFintechInvestasiAmanKripto

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Waspada! Kampanye Phishing WhatsApp Gunakan Dokumen Bisnis Palsu untuk Kendalikan PC Secara Jarak Jauh
Next Article Waspada PixelSmash: Celah Keamanan FFmpeg yang Mengancam Server Jellyfin dan OBS Studio dengan Eksekusi Kode Jarak Jauh
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected

248.1kLike
54.3kFollow
10.3kSubscribe
39.5kFollow
banner banner
Create an Amazing Newspaper
Discover thousands of options, easy to customize layouts, one-click to import demo and much more.
Learn More

Latest News

Badai PHK Teknologi 2026: Analisis Mendalam Daftar Perusahaan yang Mengganti Tenaga Kerja dengan AI
Industri Teknologi Kecerdasan Buatan Masa Depan Tech News Technology
Revolusi Otonom di Jantung Eropa: Zurich Resmi Menjadi Kota Pertama di Swiss yang Meluncurkan Layanan Robotaxi
Industri Otomotif Inovasi Teknologi Internasional Mobil Listrik Smart Cities & IoT
Paradoks Silicon Savannah: Mengapa Adopsi Mobil Listrik di Kenya Justru Tertinggal Jauh di Afrika?
Industri Otomotif Inovasi Teknologi Internasional Mobil Listrik Tren Teknologi
Kontroversi Izin Udara Hyundai Steel di Louisiana: Sierra Club Desak LDEQ Lakukan Analisis Keadilan Lingkungan Secara Total
Energi Terbarukan Industri Otomotif Inovasi Teknologi Internasional Kebijakan Publik
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Quick Link

  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise

Support

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

HeryArts NewsHeryArts News
Follow US
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Join Us!

Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?