By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
HeryArts NewsHeryArts NewsHeryArts News
  • Home
  • Tech News
    Tech NewsShow More
    Panduan Strategis Memilih Portable Power Station Bluetti: Solusi Energi Mandiri di Tengah Ancaman Badai dan Gelombang Panas Ekstrem
    11 Min Read
    Update Linux 7.2: Driver NTFS3 Terima Perbaikan Krusial Demi Stabilitas Pertukaran Data Windows-Linux
    13 Min Read
    Sejarah Baru di Planet Merah: Robot Perseverance NASA Berhasil Menyelesaikan ‘Maraton’ Pertama di Mars Setelah Perjalanan 5 Tahun
    11 Min Read
    Kebangkitan Steam Machine: PC Gaming DIY Ini Berhasil Tandingi Konsol Modern dengan Harga Valve yang Ikonik!
    10 Min Read
    Ekspansi Besar Apple Store Ann Arbor: Mengintip Rencana Relokasi Mewah di Briarwood Mall Michigan Akhir Juli Ini
    9 Min Read
  • AI News
    AI NewsShow More
    Tesla Bantah Tuduhan FSD Mematikan: Data Log Ungkap Kesalahan Fatal Pengemudi Salah Injak Pedal Gas
    11 Min Read
    Membongkar Rahasia Batasan 5 Jam Claude AI: Mengapa Pengguna Gratis Sering Terhenti dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
    10 Min Read
    SpaceX Caplok Cursor Senilai $60 Miliar: Inilah Perbandingan Jujur Claude Code vs Cursor di Era Coding 2026
    10 Min Read
    Bukan Sekadar Benchmark: 12 Alasan Kuat Mengapa Claude Kini Mengungguli ChatGPT dalam Workflow Profesional Harian
    9 Min Read
    Claude Fable 5 Resmi Rilis: Inilah Model AI Tercanggih Anthropic dari Lini Mythos yang Siap Mengubah Peta Persaingan Global
    10 Min Read
  • Mobile
    MobileShow More
    Revolusi Mobile Coding: Mengapa Mengetik Kode di HP Sudah Kuno dan Peran AI Agents yang Mengubah Segalanya
    9 Min Read
    Google Resmi Rilis Android 17 QPR1 Beta 5 untuk Pixel: Solusi Masalah Besar yang Dinantikan Pengguna Akhirnya Tiba!
    11 Min Read
    Gebrakan Google Play: Kampanye ‘Mega Game Sale’ Pangkas Harga Game Android Populer Menjadi Hanya $0.10
    12 Min Read
    AIB Guncang Sektor Perbankan: Rombak Total Aplikasi Mobile Setelah Satu Dekade Demi Pengalaman Finansial Paripurna
    12 Min Read
    Rahasia Layar Android Auto Lebih Berguna: 3 Aplikasi Sideload Terbaik untuk Nonton YouTube dan Browsing di Mobil
    11 Min Read
  • Gadget
    GadgetShow More
    Revolusi Energi Portabel: Mengupas Tuntas BLUETTI Apex 300 dan B300K, Solusi Daya Cadangan Tercanggih untuk Masa Depan
    10 Min Read
    Banjir Diskon Amazon Prime Day 2026: Bluetti Elite 300 dan Segway Navimow Capai Harga Terendah Sepanjang Sejarah
    10 Min Read
    Panduan Strategis Memilih Portable Power Station Bluetti: Solusi Energi Mandiri di Tengah Ancaman Badai dan Gelombang Panas Ekstrem
    11 Min Read
    Awas Ponsel Kedaluwarsa! Ini Panduan Lengkap Cara Cek Sisa Umur HP Android dan Risiko Bahaya yang Mengintai
    10 Min Read
    Panduan Eksklusif Amazon Prime Day 2026: Pilihan Editor untuk 90+ Penawaran Terbaik Mulai dari MacBook M5 hingga Smart TV 4K
    14 Min Read
  • Software
    SoftwareShow More
    Linus Torvalds Sebut Kode Sumber Linux 7.2 “Menjijikkan”: Kritik Pedas Sang Maestro Berujung Perombakan Total Struktur sched_ext
    10 Min Read
    Gebrakan Baru Dunia Open Source: QSOE v0.1 Resmi Dirilis, Bawa Arsitektur Dual Kernel Terinspirasi QNX untuk Ekosistem RISC-V
    12 Min Read
    Keajaiban Satu Baris Kode: Bagaimana Optimasi GCC Terbaru Mampu Melejitkan Performa CPU Intel dan AMD Hingga 12 Persen
    9 Min Read
    Rahasia Produktivitas Excel: Cara Membangun Toolbar Kustom Sendiri dengan VBA untuk Otomasi Tanpa Batas di Setiap Spreadsheet
    13 Min Read
    Beralih ke Native ZFS di Proxmox: Mengapa Solusi Ini Jauh Lebih Stabil dan Efisien Daripada TrueNAS VM?
    11 Min Read
  • Gaming
    GamingShow More
    Aplikasi Streaming Self-Hosted Ini Mengubah Total Setup Gaming Saya: Selamat Tinggal Meja Komputer Selamanya!
    13 Min Read
    Kiamat Kartu Grafis Murah? APU AMD Terbaru Kini Setara RTX 3060, Masa Depan Gaming Berubah Total!
    14 Min Read
    Steam Deck: Konsol ‘Sakti’ yang Berhasil Menghidupkan Seluruh Perpustakaan Game Masa Kecil Anda dalam Satu Genggaman
    12 Min Read
    Kebangkitan Steam Machine: PC Gaming DIY Ini Berhasil Tandingi Konsol Modern dengan Harga Valve yang Ikonik!
    10 Min Read
    Gebrakan Google Play: Kampanye ‘Mega Game Sale’ Pangkas Harga Game Android Populer Menjadi Hanya $0.10
    12 Min Read
  • Education
    EducationShow More
    Avmira Raih Skor Proof of Usefulness 21.71: Revolusi Platform Edukasi Digital Berbasis AI untuk Developer Masa Depan
    14 Min Read
    Revolusi Pendidikan Prabowo: Dari Sekolah Rakyat ke Era Digital, Strategi Besar Cetak SDM Unggul Indonesia
    11 Min Read
    Siasat Licik Siswa Kelabui Detektor AI: Mengenal Aplikasi ‘Humanizer’ dan ‘Autotyper’ yang Mengancam Integritas Akademik
    12 Min Read
    Gen Z Skeptis Terhadap AI: Mengapa Universitas Harus Berhenti Memaksakan Teknologi dan Mulai Mendengarkan Mahasiswa
    10 Min Read
    Misteri Adaptasi Gelap: Mengapa Mata Manusia Membutuhkan Waktu Lama untuk Melihat dalam Kegelapan?
    10 Min Read
Search
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Reading: Update Linux 7.2: Driver NTFS3 Terima Perbaikan Krusial Demi Stabilitas Pertukaran Data Windows-Linux
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
HeryArts NewsHeryArts News
Font ResizerAa
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Search
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
HeryArts News > Blog > Open Source > Update Linux 7.2: Driver NTFS3 Terima Perbaikan Krusial Demi Stabilitas Pertukaran Data Windows-Linux
Open SourcePerangkat LunakSistem OperasiTech NewsTechnology

Update Linux 7.2: Driver NTFS3 Terima Perbaikan Krusial Demi Stabilitas Pertukaran Data Windows-Linux

Last updated: June 25, 2026 1:21 am
heryarts
Share
SHARE

Dunia open source kembali bergejolak dengan kehadiran rilis terbaru inti sistem, di mana Linux 7.2 kini menjadi sorotan utama bagi para pengembang dan pengguna setia lintas platform. Salah satu komponen yang mendapatkan perhatian khusus dalam siklus pembaruan kali ini adalah driver NTFS3, sebuah modul penting yang memungkinkan sistem operasi Linux membaca dan menulis data pada partisi Windows dengan kecepatan native. Sebagai jurnalis yang telah memantau perkembangan kernel selama dua dekade, saya melihat bahwa langkah pemeliharaan ini bukan sekadar rutinitas teknis biasa, melainkan upaya fundamental untuk menjaga integritas data pengguna di tengah ekosistem yang semakin kompleks. Pembaruan ini memastikan bahwa meskipun teknologi baru terus bermunculan, fondasi komunikasi antar sistem operasi tetap kokoh dan dapat diandalkan oleh jutaan pengguna di seluruh dunia.

Contents
Melacak Jejak NTFS3: Warisan Paragon Software di Jantung LinuxTransisi dari Solusi FUSE ke Performa Kernel NativeApa yang Baru di Linux 7.2? Bedah Detail Perbaikan Driver NTFS3Peningkatan Penanganan Error dan Integritas BerkasDilema Dua Driver: Mengapa NTFS3 Tetap Bertahan di Linux 7.2?Dampak Nyata Bagi Industri dan Pengguna AkhirImplikasi Bagi Pengguna Desktop dan GamerKronologi: Evolusi Dukungan NTFS dalam Ekosistem LinuxPandangan ke Depan: Menuju Integrasi yang Lebih Sempurna

Penting untuk dipahami bahwa driver NTFS3 bukanlah pemain baru dalam ekosistem kernel Linux, namun perannya tetap krusial hingga saat ini. Driver ini pertama kali masuk ke dalam mainline kernel beberapa tahun lalu, tepatnya di masa pandemi, setelah melalui proses panjang dan kontribusi besar dari Paragon Software. Sebelum kehadiran NTFS3, pengguna Linux harus bergantung pada solusi berbasis FUSE yang cenderung lebih lambat dan memakan sumber daya CPU yang lebih tinggi. Dengan adanya NTFS3 yang berjalan langsung di level kernel, hambatan performa tersebut berhasil dipangkas secara signifikan, memberikan pengalaman akses file yang jauh lebih mulus dan responsif bagi mereka yang menjalankan sistem dual-boot atau mengelola media penyimpanan eksternal berbasis Windows.

Melacak Jejak NTFS3: Warisan Paragon Software di Jantung Linux

Melihat sejarahnya, kehadiran driver NTFS3 merupakan salah satu tonggak sejarah penting dalam kolaborasi antara perusahaan perangkat lunak komersial dan komunitas open source. Paragon Software mengambil langkah berani dengan menghibahkan kode sumber driver mereka yang sebelumnya bersifat proprietari untuk menjadi bagian dari standar global Linux. Keputusan ini diambil untuk menjawab kebutuhan industri akan akses sistem berkas NTFS yang lebih cepat dan stabil dibandingkan driver NTFS-3G yang sudah menua. Sejak saat itu, driver ini terus mengalami iterasi, meskipun perjalanannya tidak selalu mulus karena sempat menghadapi tantangan dalam hal pemeliharaan kode dan sinkronisasi dengan standar keamanan kernel yang sangat ketat.

Transisi dari Solusi FUSE ke Performa Kernel Native

Sebelum era NTFS3, akses terhadap partisi Windows di Linux sering kali dianggap sebagai “titik lemah” dalam hal performa. Driver lama yang bekerja di ruang pengguna (user-space) harus melakukan banyak lompatan instruksi yang menyebabkan latensi tinggi saat mentransfer file berukuran besar. Kehadiran NTFS3 mengubah paradigma tersebut dengan menempatkan logika pemrosesan langsung di bawah kendali kernel. Hal ini memungkinkan sistem untuk menangani operasi input/output (I/O) dengan efisiensi maksimal, mendekati kecepatan yang dirasakan pengguna saat berada di lingkungan asli Windows, yang tentunya menjadi kabar baik bagi para profesional kreatif dan sysadmin.

Namun, integrasi di level kernel juga berarti tanggung jawab yang lebih besar terhadap stabilitas sistem secara keseluruhan. Kesalahan kecil dalam kode driver kernel bisa berakibat fatal, mulai dari kerusakan data hingga sistem yang berhenti merespons secara total (kernel panic). Oleh karena itu, setiap perbaikan yang hadir di Linux 7.2 untuk driver ini sangatlah berharga. Komunitas pengembang sangat teliti dalam menyisir setiap baris kode guna memastikan tidak ada celah keamanan atau memory leak yang tertinggal, mengingat NTFS adalah sistem berkas yang sangat kompleks dengan berbagai fitur metadata yang unik milik Microsoft.

Apa yang Baru di Linux 7.2? Bedah Detail Perbaikan Driver NTFS3

Dalam rilis Linux 7.2, fokus utama pengembangan driver NTFS3 terletak pada serangkaian perbaikan bug dan peningkatan minor yang bertujuan memperhalus interaksi sistem. Meskipun tidak ada fitur revolusioner yang diumumkan secara bombastis, stabilitas adalah kata kunci dalam pembaruan kali ini. Para pengembang telah berhasil mengidentifikasi dan memperbaiki beberapa masalah teknis yang sebelumnya dilaporkan oleh pengguna, termasuk anomali saat proses mounting partisi dalam kondisi tertentu. Perbaikan ini sangat krusial bagi pengguna yang sering mencabut dan memasang perangkat penyimpanan eksternal tanpa melakukan prosedur safely remove, di mana driver kini lebih tangguh dalam menangani inkonsistensi data.

Peningkatan Penanganan Error dan Integritas Berkas

Salah satu poin teknis yang diperbaiki dalam Linux 7.2 adalah mekanisme penanganan kesalahan saat sistem menemui struktur direktori yang rusak. Driver NTFS3 kini dibekali dengan logika yang lebih cerdas untuk mendeteksi kerusakan pada Master File Table (MFT) tanpa menyebabkan sistem crash. Selain itu, terdapat peningkatan minor pada aspek manajemen memori yang membuat penggunaan RAM menjadi sedikit lebih efisien saat melakukan pemindaian folder dengan ribuan file di dalamnya. Belum ada konfirmasi resmi mengenai peningkatan kecepatan transfer secara spesifik dalam angka persentase, namun optimasi kode ini dipastikan akan memberikan rasa yang lebih “ringan” saat navigasi file dilakukan.

  • Perbaikan bug pada mekanisme penulisan atribut tambahan (extended attributes).
  • Optimalisasi proses pengecekan integritas saat partisi pertama kali di-mount.
  • Peningkatan kompatibilitas dengan versi NTFS terbaru yang digunakan di Windows 11.
  • Penyempurnaan manajemen daya untuk perangkat penyimpanan yang terhubung via USB.
  • Pembersihan kode (code cleanup) untuk meningkatkan kemudahan pemeliharaan di masa depan.

Penting juga untuk dicatat bahwa perbaikan ini mencakup aspek sinkronisasi waktu berkas yang lebih akurat. Dalam beberapa kasus di versi sebelumnya, pengguna melaporkan adanya perbedaan timestamp saat file dipindahkan antar sistem operasi. Dengan pembaruan di Linux 7.2, masalah sinkronisasi ini telah diminimalisir, memastikan bahwa metadata file tetap konsisten terlepas dari sistem operasi mana yang sedang mengaksesnya. Ini mungkin terdengar sepele bagi pengguna awam, namun bagi pengembang perangkat lunak yang bergantung pada build system berbasis waktu, konsistensi ini adalah segalanya.

Dilema Dua Driver: Mengapa NTFS3 Tetap Bertahan di Linux 7.2?

Sebuah fakta menarik yang muncul dalam investigasi teknis ini adalah adanya driver NTFS baru yang sempat digabungkan pada versi Linux 7.1. Hal ini memicu pertanyaan di kalangan pengamat teknologi: mengapa kernel Linux masih mempertahankan dan terus memperbaiki NTFS3 jika sudah ada alternatif baru? Jawabannya terletak pada prinsip konservatif kernel Linux yang mengutamakan stabilitas dan pilihan bagi pengguna. Menghapus driver yang sudah teruji seperti NTFS3 secara terburu-buru dianggap berisiko tinggi, terutama karena banyak infrastruktur server dan workstation yang sudah mengandalkan driver ini untuk operasional harian mereka.

“Keberadaan beberapa driver untuk sistem berkas yang sama bukanlah hal aneh di Linux; ini adalah bentuk redundansi demi keamanan dan memberikan waktu bagi teknologi baru untuk benar-benar matang sebelum menjadi standar tunggal.”

Strategi mempertahankan NTFS3 di Linux 7.2 menunjukkan komitmen komunitas untuk tidak meninggalkan pengguna lama. Driver baru yang muncul di versi 7.1 mungkin menawarkan pendekatan arsitektur yang berbeda, namun NTFS3 tetap menjadi pilihan utama bagi mereka yang memprioritaskan rekam jejak stabilitas yang sudah terbukti selama beberapa tahun terakhir. Persaingan sehat antar driver ini justru menguntungkan ekosistem secara keseluruhan, karena masing-masing pengembang akan terpacu untuk memberikan performa terbaik dan dukungan fitur yang paling lengkap bagi pengguna akhir.

Dampak Nyata Bagi Industri dan Pengguna Akhir

Dampak dari pembaruan driver NTFS3 di Linux 7.2 akan sangat terasa di sektor industri yang mengandalkan alur kerja hibrida. Misalnya, di industri pasca-produksi film atau desain teknik, di mana file berukuran terabyte sering berpindah antara workstation berbasis Windows dan server render berbasis Linux. Stabilitas driver memastikan bahwa proses transfer data yang memakan waktu berjam-jam tidak akan terputus di tengah jalan akibat kegagalan sistem berkas. Hal ini secara langsung meningkatkan produktivitas dan mengurangi risiko kerugian materiil akibat kerusakan data yang tidak terduga.

Implikasi Bagi Pengguna Desktop dan Gamer

Bagi pengguna rumahan, terutama para gamer yang menggunakan Steam Deck atau distribusi Linux lainnya untuk bermain game, perbaikan di Linux 7.2 memberikan ketenangan pikiran saat menyimpan pustaka game di partisi NTFS. Banyak pengguna yang membagi ruang penyimpanan mereka untuk Windows dan Linux agar bisa memainkan judul game tertentu di kedua sistem. Dengan driver NTFS3 yang semakin matang, potensi terjadinya stuttering atau kegagalan pemuatan aset game karena masalah I/O dapat ditekan seminimal mungkin. Ini adalah bukti nyata bagaimana pengembangan kernel yang mendalam berdampak langsung pada kualitas hiburan digital kita.

Di sisi lain, bagi para pengembang perangkat lunak, perbaikan minor ini memudahkan proses debugging saat bekerja dengan sistem yang melibatkan banyak disk. Kestabilan driver berarti satu variabel masalah telah dieliminasi dari daftar potensi bug yang harus mereka hadapi. Dalam jangka panjang, hal ini akan mempercepat adopsi Linux di lingkungan korporat yang masih didominasi oleh infrastruktur berbasis Windows, memperkuat posisi Linux sebagai sistem operasi yang paling fleksibel dan mampu beradaptasi dengan lingkungan apa pun.

Kronologi: Evolusi Dukungan NTFS dalam Ekosistem Linux

Jika kita menilik ke belakang, perjalanan dukungan NTFS di Linux adalah cerminan dari evolusi filosofi interoperabilitas. Dimulai dari driver kernel NTFS orisinal yang sangat terbatas (hanya bisa membaca, sulit menulis), kemudian beralih ke dominasi NTFS-3G selama lebih dari satu dekade. NTFS-3G adalah pahlawan pada masanya, namun keterbatasan performa karena berjalan di user-space menjadi tembok besar saat kecepatan SSD mulai meroket. Kebutuhan akan solusi native yang lebih bertenaga akhirnya melahirkan proyek NTFS3 yang kita kenal sekarang.

Puncak dari evolusi ini terjadi ketika Paragon Software memutuskan untuk membawa kode mereka ke upstream pada tahun 2021. Sejak saat itu, setiap rilis kernel, termasuk Linux 7.2, telah menjadi saksi bagaimana kode tersebut dipoles oleh ribuan mata pengembang di seluruh dunia. Proses ini memastikan bahwa driver tidak lagi hanya menjadi milik satu perusahaan, melainkan aset publik yang terus diperbarui sesuai dengan kebutuhan zaman. Pembaruan di versi 7.2 hanyalah satu bab dalam buku panjang sejarah integrasi teknologi yang terus ditulis hingga hari ini.

Pandangan ke Depan: Menuju Integrasi yang Lebih Sempurna

Menatap masa depan, kita bisa mengharapkan bahwa dukungan terhadap sistem berkas Windows di Linux akan menjadi semakin transparan. Dengan Linux 7.2 sebagai pijakan, langkah selanjutnya kemungkinan besar akan melibatkan optimasi yang lebih dalam untuk teknologi penyimpanan masa depan, seperti NVMe generasi terbaru dan integrasi dengan fitur keamanan berbasis perangkat keras. Meskipun NTFS adalah teknologi yang sudah cukup tua, penggunaannya yang masif di sektor bisnis menjamin bahwa driver seperti NTFS3 akan tetap relevan dan terus mendapatkan perhatian dari para pengembang kernel utama.

Sebagai kesimpulan, pembaruan driver NTFS3 di Linux 7.2 adalah pengingat bahwa dalam pengembangan sistem operasi, perbaikan kecil sering kali memiliki dampak besar. Bagi Anda yang bergantung pada interaksi mulus antara Windows dan Linux, rilis ini adalah kabar baik yang menjanjikan stabilitas dan keamanan data yang lebih baik. Linux terus membuktikan dirinya bukan sebagai pesaing yang tertutup, melainkan sebagai mitra yang mampu menjembatani perbedaan teknologi demi kenyamanan pengguna. Kita patut mengapresiasi kerja keras para pengembang di balik layar yang memastikan setiap bit data kita berpindah dengan selamat dari satu partisi ke partisi lainnya.

You Might Also Like

Revolusi Energi Portabel: Mengupas Tuntas BLUETTI Apex 300 dan B300K, Solusi Daya Cadangan Tercanggih untuk Masa Depan

Perang Dingin Otomotif: Mengapa Uni Eropa Harus Mempercepat Transisi Mobil Listrik Sekarang atau Tertinggal Selamanya dari China?

Skandal Sabotase Energi Hijau: California Gugat Administrasi Trump Atas Pembatalan Proyek Angin Lepas Pantai Demi Industri Fosil

Nova Scotia Incar Fracking untuk Atasi Krisis Finansial: Ambisi Ekonomi yang Mengancam Kelestarian Lingkungan?

Ledakan Ekspor Mobil Listrik China: Asia Tenggara Menjadi Medan Tempur Utama Revolusi Hijau Global

TAGGED:#DataManagement#InfrastrukturDigital#InovasiTeknologi#Kernel#OpenSource#PerangkatLunak#SistemOperasi#SoftwareDevelopment#TechNews#TeknologiTerbaru#UpdatePerangkatLunakLinux 7.2NTFS3PerformanceSoftware

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Revolusi Efisiensi Server: Ubuntu Resmi Hadirkan Livepatch untuk Arm64, Update Kernel Kini Tanpa Reboot!
Next Article Panduan Strategis Memilih Portable Power Station Bluetti: Solusi Energi Mandiri di Tengah Ancaman Badai dan Gelombang Panas Ekstrem
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected

248.1kLike
54.3kFollow
10.3kSubscribe
39.5kFollow
banner banner
Create an Amazing Newspaper
Discover thousands of options, easy to customize layouts, one-click to import demo and much more.
Learn More

Latest News

Revolusi Hijau untuk Generasi Alpha: Sierra Club Targetkan Satu Juta Anak Kembali ke Alam Lewat Inisiatif 1MKO
Edukasi Masyarakat Gaya Hidup Gaya Hidup Digital Konservasi Alam Lingkungan
Banjir Diskon Amazon Prime Day 2026: Bluetti Elite 300 dan Segway Navimow Capai Harga Terendah Sepanjang Sejarah
Belanja Online Energi Terbarukan Gadget Smart Living Teknologi
Revolusi Kesehatan di Kabin Mobil: Hyundai dan Kia Uji Coba Teknologi Sanitasi Interior Pertama di Dunia pada Model Kia PV5
Gaya Hidup Digital Industri Otomotif Inovasi Teknologi Mobil Listrik Teknologi
Revolusi Energi AI: Tesla dan Sunrun Bangun Pembangkit Listrik Virtual 16 GW Terbesar untuk Pasok Data Center
Artificial Intelligence Bisnis Energi Terbarukan Teknologi Tesla
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Quick Link

  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise

Support

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

HeryArts NewsHeryArts News
Follow US
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Join Us!

Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?