By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
HeryArts NewsHeryArts NewsHeryArts News
  • Home
  • Tech News
    Tech NewsShow More
    HYPE Anjlok 22% dari Rekor Tertinggi: Apakah Ini Sinyal Rebound Kuat Menuju Level $60?
    8 Min Read
    Bitcoin Menemukan ‘Garis Pertahanan’ Baru: Akankah Data Inflasi PCE Amerika Serikat Pekan Ini Menjadi Ujian Berat?
    9 Min Read
    Samsung Beri Kejutan Luar Biasa! Galaxy S8 dan Note 8 Dapat Update Misterius Setelah Hampir 10 Tahun
    10 Min Read
    Weber Spirit EX-325: Evolusi Panggangan Pintar yang Mengubah Cara Kita Berpesta Barbeque di Rumah
    10 Min Read
    Investasi Gear Outdoor Terbaik: Mengapa Pakar Hiking Rela Merogoh Kocek Dalam demi 9 Esensial Patagonia Musim Panas Ini?
    9 Min Read
  • AI News
    AI NewsShow More
    OpenAI Resmi Luncurkan GPT-5.5 Versi Gratis: ChatGPT Kini Miliki Pemahaman Konteks Luar Biasa yang Mengubah Standar AI Dunia
    9 Min Read
    Tesla Bantah Tuduhan FSD Mematikan: Data Log Ungkap Kesalahan Fatal Pengemudi Salah Injak Pedal Gas
    11 Min Read
    Membongkar Rahasia Batasan 5 Jam Claude AI: Mengapa Pengguna Gratis Sering Terhenti dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
    10 Min Read
    SpaceX Caplok Cursor Senilai $60 Miliar: Inilah Perbandingan Jujur Claude Code vs Cursor di Era Coding 2026
    10 Min Read
    Bukan Sekadar Benchmark: 12 Alasan Kuat Mengapa Claude Kini Mengungguli ChatGPT dalam Workflow Profesional Harian
    9 Min Read
  • Mobile
    MobileShow More
    Rahasia Setup Mobile Gaming Pro: Mengapa Aksesoris Tambahan Menjadi Kunci Utama dalam Menaklukkan The Division: Resurgence
    8 Min Read
    Revolusi Mobile Coding: Mengapa Mengetik Kode di HP Sudah Kuno dan Peran AI Agents yang Mengubah Segalanya
    9 Min Read
    Google Resmi Rilis Android 17 QPR1 Beta 5 untuk Pixel: Solusi Masalah Besar yang Dinantikan Pengguna Akhirnya Tiba!
    11 Min Read
    Gebrakan Google Play: Kampanye ‘Mega Game Sale’ Pangkas Harga Game Android Populer Menjadi Hanya $0.10
    12 Min Read
    AIB Guncang Sektor Perbankan: Rombak Total Aplikasi Mobile Setelah Satu Dekade Demi Pengalaman Finansial Paripurna
    12 Min Read
  • Gadget
    GadgetShow More
    Aturan Baru Registrasi Kartu SIM Wajib Scan Wajah Mulai 1 Juli: Pemilik Nomor Lama Tak Perlu Panik, Ini Penjelasan Lengkapnya!
    13 Min Read
    Penantian Panjang Berakhir! Rockstar Games Resmi Buka Pre-Order GTA 6 Hari Ini, Simak Detail Harga Edisi Standar dan Ultimate
    10 Min Read
    Aturan Baru Pendaftaran Kartu SIM Mulai 1 Juli: Verifikasi Wajah Jadi Syarat Wajib Demi Perangi Kejahatan Siber
    13 Min Read
    Diskon 30% RingConn Gen 2 di Prime Day: Solusi Smart Ring Premium Tanpa Biaya Langganan Bulanan
    10 Min Read
    Banting Harga! Jam Tangan Garmin Diskon Hingga 50% di Prime Day, Waktunya Upgrade Partner Lari Anda
    8 Min Read
  • Software
    SoftwareShow More
    Hanya Ubah Satu Baris Kode di GCC Compiler, Performa Chip Intel dan AMD Melejit Hingga 12 Persen!
    10 Min Read
    Notion Rilis Agen Claude Revolusioner: Bisa Menulis Kode dan Update Proyek Otomatis, Tapi Apakah Sebanding dengan Biayanya?
    12 Min Read
    Revolusi Navigasi Mac: Aplikasi HapticPad Ubah Cara Anda Menjelajah Web dengan Getaran Sensorik di Trackpad
    10 Min Read
    Siklus Abadi Dunia Digital: Mengapa Masa Depan Web Justru Bergantung pada Standar Masa Lalu?
    12 Min Read
    Linus Torvalds Sebut Kode Sumber Linux 7.2 “Menjijikkan”: Kritik Pedas Sang Maestro Berujung Perombakan Total Struktur sched_ext
    10 Min Read
  • Gaming
    GamingShow More
    Penantian Panjang Berakhir! Rockstar Games Resmi Buka Pre-Order GTA 6 Hari Ini, Simak Detail Harga Edisi Standar dan Ultimate
    10 Min Read
    Amazon Prime Day Kembali Mengguncang: Kesempatan Emas Upgrade Setup Gaming dengan Diskon Periferal dan Game Terbaik
    10 Min Read
    Pre-Order Grand Theft Auto 6 (GTA 6) Resmi Dibuka Malam Ini: Panduan Lengkap Edisi Standard dan Ultimate Untuk Gamer
    10 Min Read
    Banjir Diskon Kartu Koleksi! Inilah Panduan Lengkap Berburu Pokémon, Magic: The Gathering, hingga One Piece di Amazon Prime Day
    9 Min Read
    Revolusi Identitas Digital: Xbox Uji Coba Kembalinya Gamertag 15 Karakter untuk Kebebasan Ekspresi Gamer
    8 Min Read
  • Education
    EducationShow More
    Mosyle@Home Hadir Sebagai Solusi Revolusioner Manajemen Screen Time iPad dan Mac Sekolah untuk Orang Tua
    9 Min Read
    Avmira Raih Skor Proof of Usefulness 21.71: Revolusi Platform Edukasi Digital Berbasis AI untuk Developer Masa Depan
    14 Min Read
    Revolusi Pendidikan Prabowo: Dari Sekolah Rakyat ke Era Digital, Strategi Besar Cetak SDM Unggul Indonesia
    11 Min Read
    Siasat Licik Siswa Kelabui Detektor AI: Mengenal Aplikasi ‘Humanizer’ dan ‘Autotyper’ yang Mengancam Integritas Akademik
    12 Min Read
    Gen Z Skeptis Terhadap AI: Mengapa Universitas Harus Berhenti Memaksakan Teknologi dan Mulai Mendengarkan Mahasiswa
    10 Min Read
Search
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Reading: Rahasia Pixel Recorder: Alasan Kuat Mengapa Saya Membatalkan Langganan AI Note-Taking Berbayar Demi Aplikasi Gratisan Google
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
HeryArts NewsHeryArts News
Font ResizerAa
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Search
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
HeryArts News > Blog > Technology > Smartphone > Rahasia Pixel Recorder: Alasan Kuat Mengapa Saya Membatalkan Langganan AI Note-Taking Berbayar Demi Aplikasi Gratisan Google
GadgetGoogleInovasi TeknologiKecerdasan BuatanSmartphone

Rahasia Pixel Recorder: Alasan Kuat Mengapa Saya Membatalkan Langganan AI Note-Taking Berbayar Demi Aplikasi Gratisan Google

Last updated: June 25, 2026 11:54 am
heryarts
Share
SHARE

Dalam beberapa tahun terakhir, industri perangkat lunak berbasis langganan atau SaaS (Software as a Service) telah meledak, memaksa pengguna untuk membayar biaya bulanan demi fitur-fitur produktivitas yang krusial. Salah satu sektor yang paling mahal dan kompetitif adalah aplikasi pencatat pertemuan berbasis kecerdasan buatan (AI note-taking), yang menjanjikan transkripsi otomatis dan ringkasan rapat yang akurat. Namun, sebuah pergeseran besar sedang terjadi di dunia teknologi mobile yang mungkin akan membuat banyak perusahaan startup AI merasa terancam. Google, melalui lini perangkat Pixel mereka, telah menyertakan sebuah aplikasi bawaan bernama Pixel Recorder yang ternyata mampu melakukan hampir semua hal yang ditawarkan oleh layanan berbayar premium. Fenomena ini memicu banyak pengguna profesional untuk mengevaluasi kembali pengeluaran digital mereka dan mulai beralih ke solusi yang sudah terintegrasi secara gratis di perangkat mereka.

Contents
Fenomena AI Note-Taking dan Dominasi Aplikasi Berbayar di Pasar DigitalKeterbatasan Layanan Pihak KetigaMengenal Lebih Dekat Pixel Recorder: Bukan Sekadar Perekam Suara BiasaIntegrasi Deep Learning dan Model BahasaFitur Transkripsi Real-Time: Kecepatan dan Akurasi Tanpa Biaya TambahanIntegrasi Gemini AI: Ringkasan Cerdas yang Mengubah SegalanyaKeamanan dan Privasi: Keunggulan Mutlak Pemrosesan On-DevicePerbandingan Head-to-Head: Pixel Recorder vs Kompetitor BerbayarEfisiensi Baterai dan Kinerja PerangkatDampak bagi Industri dan Masa Depan Aplikasi ProduktivitasKesimpulan dan Outlook: Apakah Ini Akhir dari AI Note-Taking Berbayar?

Keputusan untuk membatalkan langganan AI note-taking berbayar bukanlah keputusan yang diambil secara impulsif, melainkan hasil dari pengujian mendalam terhadap efisiensi dan akurasi. Layanan seperti Otter.ai atau Fireflies sering kali mematok harga yang cukup tinggi per bulan, yang jika diakumulasikan setahun, bisa setara dengan harga sebuah smartphone kelas menengah. Ketika Pixel Recorder mulai memperkenalkan fitur-fitur canggih yang didukung oleh model bahasa besar (LLM) milik Google, nilai guna dari aplikasi pihak ketiga tersebut mulai memudar secara signifikan. Pengalaman menggunakan aplikasi bawaan yang ringan, tanpa iklan, dan sepenuhnya gratis memberikan kepuasan tersendiri bagi pengguna yang sudah jenuh dengan model bisnis berlangganan. Hal ini membuktikan bahwa integrasi vertikal antara perangkat keras dan perangkat lunak yang dilakukan Google telah mencapai titik kematangan yang luar biasa.

Fenomena AI Note-Taking dan Dominasi Aplikasi Berbayar di Pasar Digital

Sebelum kehadiran Pixel Recorder yang mumpuni, para profesional sangat bergantung pada platform pihak ketiga untuk mendokumentasikan rapat dan wawancara mereka. Aplikasi-aplikasi ini menawarkan kemampuan untuk mengubah suara menjadi teks secara real-time, sebuah fitur yang dulunya dianggap sebagai teknologi masa depan yang mustahil. Pasar ini tumbuh pesat karena kebutuhan akan dokumentasi yang efisien di lingkungan kerja hybrid dan remote yang semakin lazim saat ini. Namun, ketergantungan ini datang dengan biaya yang tidak sedikit, di mana pengguna sering kali terjebak dalam skema harga bertingkat yang membatasi durasi rekaman atau jumlah transkripsi per bulan. Dominasi aplikasi berbayar ini mulai goyah ketika raksasa teknologi seperti Google mulai menyematkan fitur serupa langsung ke dalam sistem operasi mereka.

Keterbatasan Layanan Pihak Ketiga

Banyak layanan AI note-taking pihak ketiga yang mengharuskan pengguna untuk mengunggah file audio ke server cloud mereka sebelum proses transkripsi dapat dimulai. Hal ini tidak hanya memakan waktu tambahan, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran mengenai privasi data sensitif perusahaan atau percakapan pribadi. Selain itu, masalah latensi sering kali muncul, di mana hasil transkripsi baru tersedia beberapa menit atau bahkan jam setelah pertemuan berakhir. Ketergantungan pada koneksi internet yang stabil juga menjadi titik lemah utama bagi aplikasi-aplikasi cloud-based ini, terutama bagi jurnalis atau profesional yang sering bekerja di lapangan dengan konektivitas yang tidak menentu.

Mengenal Lebih Dekat Pixel Recorder: Bukan Sekadar Perekam Suara Biasa

Pixel Recorder pertama kali diluncurkan sebagai aplikasi perekam suara sederhana, namun evolusinya di bawah payung Google AI telah mengubahnya menjadi alat produktivitas yang sangat kuat. Aplikasi ini dirancang khusus untuk memaksimalkan kemampuan chip Tensor yang ada di dalam perangkat Pixel, memungkinkan pemrosesan data dilakukan secara lokal di perangkat (on-device). Hal ini berarti aplikasi dapat menjalankan algoritma pengenalan suara yang sangat kompleks tanpa perlu mengirimkan data ke server luar. Kecepatan dan responsivitas yang dihasilkan dari pemrosesan on-device ini jauh melampaui apa yang bisa ditawarkan oleh aplikasi yang bergantung pada pemrosesan cloud. Bagi banyak pengguna, kesederhanaan antarmuka yang dipadukan dengan kecanggihan mesin di belakangnya adalah kombinasi yang mematikan bagi kompetitornya.

Integrasi Deep Learning dan Model Bahasa

Kekuatan utama dari Pixel Recorder terletak pada penggunaan teknologi Deep Learning yang terus diperbarui oleh Google secara berkala. Aplikasi ini mampu mengenali berbagai aksen dan dialek dengan tingkat akurasi yang mengejutkan, bahkan dalam kondisi lingkungan yang bising. Setiap kata yang diucapkan diproses secara instan dan diubah menjadi teks yang dapat dicari, memberikan kemudahan bagi pengguna untuk menemukan bagian spesifik dari rekaman tanpa harus mendengarkan keseluruhan file. Kemampuan untuk melakukan transkripsi secara offline adalah fitur yang belum ada konfirmasi resmi mengenai implementasi serupa yang seefisien ini pada aplikasi pihak ketiga yang sepenuhnya gratis.

Fitur Transkripsi Real-Time: Kecepatan dan Akurasi Tanpa Biaya Tambahan

Salah satu aspek yang paling mengesankan dari Pixel Recorder adalah kemampuannya untuk melakukan transkripsi secara real-time dengan tingkat kesalahan yang sangat minim. Saat Anda mulai merekam, teks akan muncul di layar hampir seketika, mengikuti setiap kata yang Anda ucapkan atau yang didengar oleh mikrofon perangkat. Fitur ini sangat berguna dalam situasi wawancara cepat atau rapat maraton di mana catatan instan sangat diperlukan untuk referensi segera. Ketepatan dalam penempatan tanda baca dan pemisahan paragraf secara otomatis membuat hasil transkripsi ini sudah cukup layak untuk digunakan sebagai draf awal laporan tanpa perlu banyak penyuntingan manual. Semua kecanggihan ini tersedia secara cuma-cuma bagi pemilik perangkat Pixel, menghapus hambatan finansial yang biasanya menyertai teknologi semacam ini.

  • Transkripsi Instan: Teks muncul secara real-time saat suara direkam tanpa jeda yang berarti.
  • Pencarian Kata Kunci: Pengguna dapat mencari kata tertentu di dalam rekaman dan aplikasi akan menunjukkan titik waktu yang tepat.
  • Identifikasi Pembicara: Aplikasi mampu membedakan suara orang yang berbeda dan melabelinya secara otomatis (Speaker Labels).
  • Dukungan Multi-Bahasa: Mendukung berbagai bahasa internasional dengan akurasi tinggi yang terus berkembang.

Integrasi Gemini AI: Ringkasan Cerdas yang Mengubah Segalanya

Langkah revolusioner yang benar-benar membunuh kebutuhan akan langganan berbayar adalah integrasi Gemini AI ke dalam aplikasi Pixel Recorder. Google kini memungkinkan aplikasi ini untuk menghasilkan ringkasan otomatis dari rekaman yang panjang hanya dengan satu ketukan. Model AI ini akan menganalisis keseluruhan transkripsi, mengidentifikasi poin-poin penting, keputusan yang diambil, dan daftar tugas (action items) yang muncul selama percakapan. Fitur ini sebelumnya adalah nilai jual utama dari aplikasi AI note-taking mahal, namun kini tersedia secara gratis dan terintegrasi secara mulus di dalam ekosistem Google. Kemampuan meringkas ini tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga memberikan wawasan yang lebih terstruktur dari percakapan yang mungkin berantakan.

“Kemampuan Pixel Recorder untuk memberikan ringkasan instan melalui Gemini AI adalah titik balik bagi efisiensi kerja saya, membuat biaya langganan bulanan untuk aplikasi serupa menjadi tidak relevan lagi.”

Keamanan dan Privasi: Keunggulan Mutlak Pemrosesan On-Device

Dalam era di mana kebocoran data sering terjadi, privasi menjadi prioritas utama bagi banyak pengguna profesional dan perusahaan. Pixel Recorder menawarkan keunggulan yang sulit dikalahkan: pemrosesan data dilakukan sepenuhnya di dalam perangkat. Artinya, suara dan transkripsi Anda tidak pernah meninggalkan ponsel Anda kecuali Anda secara sengaja memilih untuk mencadangkannya ke Google Drive. Hal ini memberikan ketenangan pikiran yang luar biasa bagi mereka yang menangani informasi rahasia atau rahasia dagang. Sebaliknya, aplikasi pihak ketiga sering kali mengharuskan data dikirim ke cloud, yang secara inheren meningkatkan risiko keamanan meskipun mereka menjanjikan enkripsi end-to-end. Keamanan tingkat hardware yang ditawarkan oleh chip Titan M2 di perangkat Pixel semakin memperkuat posisi aplikasi ini sebagai pilihan paling aman.

Perbandingan Head-to-Head: Pixel Recorder vs Kompetitor Berbayar

Jika kita membandingkan Pixel Recorder dengan pemain besar seperti Otter.ai, perbedaan yang paling mencolok tentu saja adalah struktur biayanya. Sementara Otter menawarkan paket gratis dengan batasan menit yang sangat ketat, Pixel Recorder memberikan akses tanpa batas tanpa biaya tambahan sepeser pun. Dari sisi fitur, kemampuan identifikasi pembicara dan integrasi dengan kalender mungkin masih lebih matang di aplikasi pihak ketiga tertentu, namun untuk kebutuhan dasar hingga menengah, solusi Google sudah lebih dari cukup. Selain itu, integrasi Pixel Recorder dengan ekosistem Google lainnya seperti Google Docs memudahkan pengguna untuk memindahkan hasil transkripsi ke dokumen kerja hanya dengan beberapa klik, sebuah alur kerja yang sangat efisien bagi para penulis dan peneliti.

Efisiensi Baterai dan Kinerja Perangkat

Karena dioptimalkan langsung oleh Google untuk perangkat keras mereka sendiri, Pixel Recorder sangat efisien dalam penggunaan daya baterai. Aplikasi pihak ketiga sering kali menguras baterai lebih cepat karena harus menjaga koneksi data tetap aktif dan menjalankan proses latar belakang yang berat. Dalam pengujian penggunaan sehari-hari, merekam selama satu jam dengan Pixel Recorder hanya mengonsumsi persentase baterai yang sangat kecil dibandingkan dengan menjalankan aplikasi transkripsi berbasis cloud. Hal ini sangat krusial bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi dan tidak selalu memiliki akses ke pengisi daya sepanjang hari.

Dampak bagi Industri dan Masa Depan Aplikasi Produktivitas

Kehadiran fitur AI canggih secara gratis di perangkat smartphone menandai babak baru dalam kompetisi industri perangkat lunak. Perusahaan-perusahaan startup yang hanya mengandalkan satu fitur utama (single-feature apps) seperti transkripsi suara kini harus berinovasi lebih jauh untuk memberikan nilai tambah yang tidak bisa diberikan oleh raksasa teknologi seperti Google atau Apple. Kita kemungkinan akan melihat lebih banyak fitur AI yang dulunya berbayar menjadi fitur standar di masa depan. Perubahan ini sangat menguntungkan konsumen karena mereka mendapatkan teknologi terbaik tanpa harus terbebani oleh tumpukan biaya langganan yang terus bertambah setiap bulannya. Inovasi Teknologi ini juga mendorong demokratisasi akses terhadap alat produktivitas tingkat tinggi bagi masyarakat luas.

Kesimpulan dan Outlook: Apakah Ini Akhir dari AI Note-Taking Berbayar?

Meskipun aplikasi berbayar mungkin masih memiliki tempat di pasar enterprise yang membutuhkan integrasi sistem yang sangat spesifik dan manajemen tim yang kompleks, bagi pengguna individu dan profesional mandiri, Pixel Recorder telah menetapkan standar baru yang sangat tinggi. Kemampuannya untuk memberikan transkripsi akurat, ringkasan cerdas berbasis Gemini AI, dan jaminan privasi on-device menjadikannya alasan yang sangat logis untuk menghentikan pengeluaran bulanan pada layanan serupa. Ke depannya, kita dapat mengharapkan Google untuk terus memperluas kemampuan ini, mungkin dengan dukungan bahasa yang lebih luas lagi dan integrasi yang lebih dalam dengan asisten virtual mereka. Bagi siapa pun yang memiliki perangkat Pixel, aplikasi ini bukan sekadar bonus, melainkan salah satu fitur paling berharga yang dapat mengubah cara kita bekerja dan mendokumentasikan informasi di era digital ini.

You Might Also Like

Demokrat AS Desak SEC Bongkar Rahasia Penasihat Investasi AI: Apakah Investor Ritel Dalam Bahaya?

Revolusi Agentic Commerce: Mengapa ‘Legal Layer’ Menjadi Kunci Keamanan Transaksi AI di Masa Depan?

Investigasi TRM Labs: CoinEx Diduga Fasilitasi Aliran Dana Gelap Iran Senilai $3,8 Miliar, Jauh Melampaui Standar Industri

Kalshi Bidik Valuasi Fantastis $40 Miliar: Siap Libas Polymarket dan Melantai di Bursa Tahun 2027

Bitcoin Kembali Tembus $60.000! Rahasia Rebound Pasar Kripto di Tengah Lonjakan Saham AI dan Anomali Harga Minyak

TAGGED:#AplikasiMobile#ArtificialIntelligence#Gemini#GoogleAI#KecerdasanBuatan#NoteTaking#OnDeviceAI#PixelRecorder#TechNews#TranscriptionEfisiensiKerjaGadgetGooglePixelProductivitySmartphone

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Kiamat Android dan iOS? Mengapa Sistem Operasi Tradisional Takkan Pernah Cukup untuk Smartphone Berbasis AI
Next Article Samsung Beri Kejutan Luar Biasa! Galaxy S8 dan Note 8 Dapat Update Misterius Setelah Hampir 10 Tahun
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected

248.1kLike
54.3kFollow
10.3kSubscribe
39.5kFollow
banner banner
Create an Amazing Newspaper
Discover thousands of options, easy to customize layouts, one-click to import demo and much more.
Learn More

Latest News

Dominasi Politik Digital: Super PAC Kripto Habiskan Rp130 Miliar Demi Kemenangan Mutlak di Tiga Negara Bagian AS
Bisnis Ekonomi Digital Finansial Investasi Teknologi
Kalshi Melawan: Gugatan Hukum Besar Hantam Pejabat Illinois Terkait Pembatasan Pasar Prediksi
Bisnis Ekonomi Digital Finansial Investasi Kebijakan Publik
Bitcoin Terancam Longsor di Bawah $59.000: Amukan Indeks Dolar dan Eksodus ETF Paksa Trader Bersiap Hadapi Krisis
Bisnis Ekonomi Digital Finansial Investasi Teknologi
Skandal Dana Kampanye FTX: Michelle Bond, Istri Eks Petinggi Ryan Salame, Siap Hadapi Persidangan November Usai Mosi Ditolak
Bisnis Finansial Internasional Investasi Teknologi
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Quick Link

  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise

Support

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

HeryArts NewsHeryArts News
Follow US
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Join Us!

Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?