By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
HeryArts NewsHeryArts NewsHeryArts News
  • Home
  • Tech News
    Tech NewsShow More
    Sangat Mengejutkan! Notion Mail Resmi Ditutup: Strategi Gagal atau Sekadar Pivot Menuju Sesuatu yang Lebih Besar?
    11 Min Read
    Strategi Rahasia OpenAI Terungkap: ChatGPT 5.6 Hanya Akan Dirilis Secara Eksklusif untuk Pelanggan yang Disetujui Pemerintah
    10 Min Read
    HYPE Anjlok 22% dari Rekor Tertinggi: Apakah Ini Sinyal Rebound Kuat Menuju Level $60?
    8 Min Read
    Bitcoin Menemukan ‘Garis Pertahanan’ Baru: Akankah Data Inflasi PCE Amerika Serikat Pekan Ini Menjadi Ujian Berat?
    9 Min Read
    Samsung Beri Kejutan Luar Biasa! Galaxy S8 dan Note 8 Dapat Update Misterius Setelah Hampir 10 Tahun
    10 Min Read
  • AI News
    AI NewsShow More
    Intervensi Gedung Putih: OpenAI Resmi Tunda Peluncuran GPT-5.6 Atas Permintaan Pemerintahan Trump Demi Keamanan Nasional
    10 Min Read
    Terobosan Gila! Mantan Bos AI Databricks Klaim Teknologi Un-0 Mampu Pangkas Konsumsi Listrik AI Hingga 1.000 Kali Lipat
    11 Min Read
    Dominasi ChatGPT Terancam? Data Ungkap Pengguna Berbayar Mulai Migrasi Massal ke Claude Milik Anthropic
    10 Min Read
    OpenAI Resmi Luncurkan GPT-5.5 Versi Gratis: ChatGPT Kini Miliki Pemahaman Konteks Luar Biasa yang Mengubah Standar AI Dunia
    9 Min Read
    Tesla Bantah Tuduhan FSD Mematikan: Data Log Ungkap Kesalahan Fatal Pengemudi Salah Injak Pedal Gas
    11 Min Read
  • Mobile
    MobileShow More
    Rahasia Setup Mobile Gaming Pro: Mengapa Aksesoris Tambahan Menjadi Kunci Utama dalam Menaklukkan The Division: Resurgence
    8 Min Read
    Revolusi Mobile Coding: Mengapa Mengetik Kode di HP Sudah Kuno dan Peran AI Agents yang Mengubah Segalanya
    9 Min Read
    Google Resmi Rilis Android 17 QPR1 Beta 5 untuk Pixel: Solusi Masalah Besar yang Dinantikan Pengguna Akhirnya Tiba!
    11 Min Read
    Gebrakan Google Play: Kampanye ‘Mega Game Sale’ Pangkas Harga Game Android Populer Menjadi Hanya $0.10
    12 Min Read
    AIB Guncang Sektor Perbankan: Rombak Total Aplikasi Mobile Setelah Satu Dekade Demi Pengalaman Finansial Paripurna
    12 Min Read
  • Gadget
    GadgetShow More
    Banting Harga Gila-Gilaan! Prime Day 2026 Diskon Robot Vacuum Hingga 45%: Saatnya Upgrade Rumah Pintar Anda
    12 Min Read
    Banjir Diskon Smartphone Prime Day: Samsung Galaxy dan Google Pixel Turun Harga Hingga 35 Persen!
    10 Min Read
    Banting Harga Gila-gilaan! Tablet Apple dan Android Diskon Hingga 46% di Prime Day: Inilah Rekomendasi Terbaik untuk Anda
    16 Min Read
    Banjir Diskon Gila-Gilaan! Prime Day Jadi Momentum Emas Berburu Wearable Garmin, Oura, hingga Whoop dengan Harga Miring
    13 Min Read
    Serbuan Diskon Smartwatch Prime Day: Saatnya Pinang Apple Watch, Samsung Galaxy Watch, dan Pixel Watch dengan Harga Termurah Tahun Ini!
    11 Min Read
  • Software
    SoftwareShow More
    Kiamat Inbox Tradisional? Notion Resmi Suntik Mati Notion Mail demi Fokus pada Masa Depan AI Agent
    12 Min Read
    Strategi Radikal Notion: Matikan Aplikasi Email Berbasis Skiff Demi Fokus Total pada AI Agent untuk Revolusi Kotak Masuk
    9 Min Read
    Revolusi Produktivitas Digital: Mengapa Notion Mail Resmi Ditutup Demi Dominasi AI Agent?
    7 Min Read
    Adobe Resmi Akuisisi Topaz Labs: Revolusi Besar AI untuk Photoshop dan Premiere Pro Segera Tiba!
    12 Min Read
    Hanya Ubah Satu Baris Kode di GCC Compiler, Performa Chip Intel dan AMD Melejit Hingga 12 Persen!
    10 Min Read
  • Gaming
    GamingShow More
    NUBWO HG04L dan G06: Gebrakan Baru Headset Gaming yang Mengutamakan Fungsi di Atas Estetika RGB
    12 Min Read
    Xbox Naik Harga Lagi! Microsoft Terpaksa Kerek Harga Konsol Akibat Kelangkaan Memori Global yang Kian Mencekik
    9 Min Read
    Retroid Pocket Nova Resmi Meluncur: Konsol Genggam 4:3 Paling Bertenaga untuk Emulasi GameCube dan PS2 di Harga $229
    11 Min Read
    Harga Xbox Bakal Melambung Agustus Ini: Inilah Kesempatan Terakhir Anda Mendapatkan Konsol Microsoft dengan Harga Diskon Sebelum Kenaikan Resmi!
    9 Min Read
    Revolusi Gaming di Smartphone Lipat: Android 17 Hadirkan Mode Game Khusus dengan Kontroler Virtual Canggih
    8 Min Read
  • Education
    EducationShow More
    Mosyle@Home Hadir Sebagai Solusi Revolusioner Manajemen Screen Time iPad dan Mac Sekolah untuk Orang Tua
    9 Min Read
    Avmira Raih Skor Proof of Usefulness 21.71: Revolusi Platform Edukasi Digital Berbasis AI untuk Developer Masa Depan
    14 Min Read
    Revolusi Pendidikan Prabowo: Dari Sekolah Rakyat ke Era Digital, Strategi Besar Cetak SDM Unggul Indonesia
    11 Min Read
    Siasat Licik Siswa Kelabui Detektor AI: Mengenal Aplikasi ‘Humanizer’ dan ‘Autotyper’ yang Mengancam Integritas Akademik
    12 Min Read
    Gen Z Skeptis Terhadap AI: Mengapa Universitas Harus Berhenti Memaksakan Teknologi dan Mulai Mendengarkan Mahasiswa
    10 Min Read
Search
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Reading: Polymarket Kebobolan! Hacker Gasak $3 Juta Lewat Celah Vendor Pihak Ketiga dalam Serangan ‘Supply Chain’ yang Mengejutkan
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
HeryArts NewsHeryArts News
Font ResizerAa
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Search
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
HeryArts News > Blog > Financial Technology > Polymarket Kebobolan! Hacker Gasak $3 Juta Lewat Celah Vendor Pihak Ketiga dalam Serangan ‘Supply Chain’ yang Mengejutkan
Financial TechnologyFinansialKeamanan SiberKejahatan SiberTeknologi

Polymarket Kebobolan! Hacker Gasak $3 Juta Lewat Celah Vendor Pihak Ketiga dalam Serangan ‘Supply Chain’ yang Mengejutkan

Last updated: June 26, 2026 6:31 am
heryarts
Share
SHARE

Dunia kripto kembali diguncang oleh insiden keamanan serius yang menimpa salah satu platform pasar prediksi paling populer saat ini, Polymarket. Pada hari Kamis waktu setempat, pihak manajemen platform secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka telah menjadi korban serangan siber yang mengakibatkan hilangnya dana pengguna dalam jumlah yang sangat signifikan. Insiden ini menjadi pengingat pahit bahwa meskipun teknologi blockchain menawarkan keamanan desentralisasi, antarmuka web tradisional yang menghubungkan pengguna ke platform tersebut tetap memiliki kerentanan yang bisa dieksploitasi oleh aktor jahat. Serangan ini dilaporkan terjadi melalui infiltrasi pada vendor pihak ketiga yang bekerja sama dengan Polymarket, yang kemudian membuka pintu bagi peretas untuk menyuntikkan kode berbahaya langsung ke situs web resmi mereka.

Contents
Kronologi Serangan: Bagaimana Malicious Code Menyusup ke Ekosistem PolymarketTitik Lemah Vendor Pihak KetigaMekanisme Pengurasan Dana OtomatisAnalisis PeckShield: Mengupas Detail Kerugian Tiga Juta DolarIdentifikasi Korban dan Dampak FinansialImplikasi Bagi Industri Pasar Prediksi dan Keamanan Siber GlobalPelajaran Berharga Tentang Keamanan FrontendPerbandingan: Tren Serangan Serupa di Dunia KriptoLangkah Mitigasi dan Pandangan ke Depan: Apa yang Harus Dilakukan Pengguna?

Kabar mengenai pembobolan ini pertama kali mencuat setelah adanya aktivitas mencurigakan di dompet digital para pengguna yang berinteraksi dengan situs tersebut. Berdasarkan analisis mendalam dari firma pemantauan blockchain ternama, PeckShield, diperkirakan total kerugian yang diderita mencapai angka fantastis, yakni sekitar tiga juta dolar AS atau setara dengan puluhan miliar rupiah dalam bentuk aset kripto. Hingga saat ini, setidaknya terdapat lebih dari 11 korban yang telah teridentifikasi kehilangan aset mereka secara mendadak akibat serangan yang terorganisir dengan sangat rapi ini. Meskipun jumlah korban terlihat sedikit, nilai aset yang dikuras dari setiap individu menunjukkan bahwa peretas menargetkan pengguna dengan saldo besar atau yang biasa disebut sebagai ‘whale’.

Kronologi Serangan: Bagaimana Malicious Code Menyusup ke Ekosistem Polymarket

Investigasi awal menunjukkan bahwa serangan ini tidak menargetkan kontrak pintar (smart contracts) Polymarket secara langsung, melainkan menggunakan metode serangan rantai pasokan atau supply chain attack. Hacker berhasil mengompromikan sistem keamanan dari salah satu vendor pihak ketiga yang menyediakan layanan teknis untuk situs web Polymarket. Dengan akses tersebut, mereka mampu menyuntikkan malicious code atau kode berbahaya ke dalam frontend website. Kode ini dirancang untuk mencegat transaksi pengguna atau memanipulasi permintaan persetujuan dompet (wallet approval) tanpa disadari oleh pemilik akun yang sedang aktif di situs tersebut.

Titik Lemah Vendor Pihak Ketiga

Dalam ekosistem teknologi modern, banyak platform besar mengandalkan vendor luar untuk fungsi-fungsi tertentu seperti analitik, manajemen iklan, atau elemen antarmuka pengguna. Namun, ketergantungan ini sering kali menjadi tumbal keamanan jika vendor tersebut tidak memiliki standar proteksi yang setara dengan platform utama. Dalam kasus Polymarket, peretas memanfaatkan celah pada vendor yang belum disebutkan namanya ini untuk menyisipkan skrip jahat. Belum ada konfirmasi resmi mengenai nama vendor spesifik yang menjadi pintu masuk serangan ini, namun pihak Polymarket menyatakan telah mengambil langkah cepat untuk memutus akses tersebut.

Mekanisme Pengurasan Dana Otomatis

Begitu kode berbahaya aktif di browser pengguna, peretas dapat mengarahkan dana ke alamat dompet yang mereka kontrol. Teknik ini sering disebut sebagai ‘drainer’, di mana skrip secara otomatis memicu permintaan transaksi yang terlihat sah namun sebenarnya bertujuan memindahkan seluruh saldo aset kripto ke tangan peretas. Karena transaksi di blockchain bersifat final dan tidak dapat dibatalkan, dana yang sudah berpindah tangan sangat sulit untuk ditarik kembali kecuali melalui intervensi hukum atau negosiasi langsung dengan peretas, yang jarang sekali membuahkan hasil.

Analisis PeckShield: Mengupas Detail Kerugian Tiga Juta Dolar

PeckShield, sebagai otoritas dalam keamanan blockchain, memberikan rincian teknis mengenai aliran dana yang dicuri. Menurut data on-chain, peretas memindahkan aset dalam berbagai bentuk token yang kemudian dikonversi untuk mengaburkan jejak. Angka tiga juta dolar AS merupakan estimasi konservatif berdasarkan nilai pasar saat insiden terjadi. Keberhasilan peretas menguras dana dalam jumlah besar dari segelintir pengguna menunjukkan bahwa mereka memiliki pemahaman mendalam tentang profil pengguna Polymarket yang sering melakukan taruhan dalam jumlah besar, terutama menjelang peristiwa-peristiwa global penting.

Identifikasi Korban dan Dampak Finansial

Hingga laporan ini disusun, identitas para korban tetap dirahasiakan demi privasi, namun PeckShield mengonfirmasi bahwa pola serangan menunjukkan target yang sangat spesifik. Kehilangan aset senilai rata-rata ratusan ribu dolar per korban menimbulkan dampak psikologis yang besar bagi komunitas pasar prediksi. Insiden ini juga memicu pertanyaan mengenai tanggung jawab platform dalam melindungi dana pengguna saat terjadi gangguan pada layanan pihak ketiga. Kerugian ini tidak hanya bersifat finansial, tetapi juga merusak reputasi Polymarket yang selama ini dianggap sebagai salah satu platform paling inovatif di ruang DeFi.

Implikasi Bagi Industri Pasar Prediksi dan Keamanan Siber Global

Kejadian yang menimpa Polymarket ini memiliki dampak luas bagi industri Financial Technology dan Finansial digital secara umum. Pasar prediksi sangat bergantung pada kepercayaan pengguna terhadap integritas platform. Jika sebuah situs web tidak lagi aman untuk diakses, maka volume perdagangan dan partisipasi masyarakat dipastikan akan menurun drastis. Serangan ini membuktikan bahwa inovasi di sisi blockchain harus dibarengi dengan penguatan keamanan di sisi web konvensional yang sering kali diabaikan oleh para pengembang aplikasi terdesentralisasi (dApps).

Pelajaran Berharga Tentang Keamanan Frontend

Banyak pengembang blockchain terlalu fokus pada keamanan smart contract namun lupa bahwa pengguna berinteraksi melalui browser yang rentan terhadap serangan XSS (Cross-Site Scripting) atau injeksi skrip pihak ketiga. Kasus Polymarket menjadi studi kasus penting bagi perusahaan teknologi lainnya untuk lebih selektif dalam memilih vendor dan rutin melakukan audit keamanan pada seluruh aset digital mereka, termasuk skrip yang dimuat dari server luar. Keamanan Siber harus dipandang sebagai satu kesatuan ekosistem yang tidak boleh memiliki satu pun titik lemah.

Perbandingan: Tren Serangan Serupa di Dunia Kripto

Serangan melalui vendor pihak ketiga bukanlah hal baru, namun frekuensinya semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan industri kripto. Sebelumnya, beberapa protokol DeFi dan platform NFT juga pernah mengalami insiden serupa di mana layanan seperti Discord atau penyedia domain dikompromikan untuk menyebarkan tautan phishing. Namun, serangan langsung ke kode sumber website melalui vendor teknis seperti yang dialami Polymarket berada pada level kecanggihan yang lebih tinggi, karena pengguna merasa aman berada di domain resmi perusahaan tanpa menyadari kode di baliknya telah dimanipulasi.

“Keamanan sebuah platform hanya sekuat mata rantai terlemahnya. Dalam banyak kasus, mata rantai tersebut bukanlah kode internal perusahaan, melainkan layanan pihak ketiga yang mereka gunakan setiap hari.”

Langkah Mitigasi dan Pandangan ke Depan: Apa yang Harus Dilakukan Pengguna?

Pasca insiden ini, Polymarket telah menghimbau pengguna untuk tetap waspada dan memeriksa kembali izin (allowance) dompet mereka. Disarankan bagi para pengguna untuk mencabut akses transaksi yang mencurigakan melalui alat seperti Revoke.cash guna memastikan tidak ada skrip sisa yang masih bisa mengakses dana mereka. Selain itu, penggunaan hardware wallet sangat direkomendasikan sebagai lapisan pertahanan tambahan, karena transaksi memerlukan konfirmasi fisik yang tidak bisa dimanipulasi oleh kode berbahaya di browser. Pihak platform juga berkomitmen untuk memperketat protokol keamanan dan melakukan peninjauan ulang terhadap seluruh mitra vendor mereka.

Melihat ke depan, insiden ini kemungkinan besar akan memicu regulasi yang lebih ketat terhadap platform pasar prediksi dan penyedia layanan kripto. Transparansi mengenai vendor yang digunakan serta kewajiban melakukan audit pihak ketiga secara berkala bisa menjadi standar industri yang baru. Meskipun Polymarket saat ini sedang berupaya memulihkan keadaan, tantangan terbesar mereka adalah mengembalikan kepercayaan publik yang sempat goyah. Masa depan Ekonomi Digital sangat bergantung pada kemampuan perusahaan untuk menjamin bahwa aset pengguna tidak hanya aman di atas kertas, tetapi juga terlindungi dari serangan siber yang terus berevolusi secara teknis dan metodologis.

You Might Also Like

Banting Harga Gila-Gilaan! Prime Day 2026 Diskon Robot Vacuum Hingga 45%: Saatnya Upgrade Rumah Pintar Anda

Banjir Diskon Smartphone Prime Day: Samsung Galaxy dan Google Pixel Turun Harga Hingga 35 Persen!

Banting Harga Gila-gilaan! Tablet Apple dan Android Diskon Hingga 46% di Prime Day: Inilah Rekomendasi Terbaik untuk Anda

Banjir Diskon Gila-Gilaan! Prime Day Jadi Momentum Emas Berburu Wearable Garmin, Oura, hingga Whoop dengan Harga Miring

Serbuan Diskon Smartwatch Prime Day: Saatnya Pinang Apple Watch, Samsung Galaxy Watch, dan Pixel Watch dengan Harga Termurah Tahun Ini!

TAGGED:#CryptoHackBlockchainCyber AttackData BreachFinancial TechnologyHackerInvestasi KriptoKeamanan SiberKejahatan SiberMalwarePasar PrediksiPeckShieldPolymarketThirdPartyBreachWeb3

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Revolusi Internal OpenAI: 98% Karyawan Tinggalkan Chatbot Demi Codex Agents, Masa Depan Kerja Dimulai?
Next Article Kiamat Inbox Tradisional? Notion Resmi Suntik Mati Notion Mail demi Fokus pada Masa Depan AI Agent
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected

248.1kLike
54.3kFollow
10.3kSubscribe
39.5kFollow
banner banner
Create an Amazing Newspaper
Discover thousands of options, easy to customize layouts, one-click to import demo and much more.
Learn More

Latest News

Pesta Diskon Home Depot: Alat Pertukangan Nirkabel Pangkas Harga Hingga 55% Sambut Libur 4 Juli
Belanja Online Bisnis Gaya Hidup Inovasi Teknologi Perangkat Keras
Diskon Gila Amazon Prime Day: Borong Peloton Bike dan Treadmill Hingga 33%, Saatnya Bangun Home Gym Impian!
Belanja Online Gadget Gaya Hidup Gaya Hidup Digital Teknologi
Revolusi Gym di Rumah: Amazon Prime Day Pangkas Harga Alat Fitness Hingga 50%, Saatnya Borong Treadmill dan Dumbbell!
Belanja Online Finansial Gadget Gaya Hidup Digital Teknologi
Rahasia Transformasi Apartemen Menjadi Pusat Kebugaran: Panduan Berburu Alat Home Gym Diskon 30% di Prime Day
Belanja Online Gaya Hidup Gaya Hidup Digital Inovasi Tren
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Quick Link

  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise

Support

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

HeryArts NewsHeryArts News
Follow US
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Join Us!

Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?