By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
HeryArts NewsHeryArts NewsHeryArts News
  • Home
  • Tech News
    Tech NewsShow More
    Kebangkitan Steam Machine: PC Gaming DIY Ini Berhasil Tandingi Konsol Modern dengan Harga Valve yang Ikonik!
    10 Min Read
    Ekspansi Besar Apple Store Ann Arbor: Mengintip Rencana Relokasi Mewah di Briarwood Mall Michigan Akhir Juli Ini
    9 Min Read
    Samsung Siapkan Update Android 17 untuk Jajaran Perangkat Galaxy: Bocoran Daftar Perangkat yang Terus Bertambah!
    11 Min Read
    Analisis Mendalam Strategi Belanja: Mengapa 11 Penawaran Monitor di Amazon Prime Day Ini Menjadi Pilihan Utama Para Ahli
    10 Min Read
    Batman: Caped Crusader Season 2 Siap Guncang Juli Ini: Riddler dan Joker Muncul dalam Trailer Perdana dengan Format Binge-Drop!
    14 Min Read
  • AI News
    AI NewsShow More
    Tesla Bantah Tuduhan FSD Mematikan: Data Log Ungkap Kesalahan Fatal Pengemudi Salah Injak Pedal Gas
    11 Min Read
    Membongkar Rahasia Batasan 5 Jam Claude AI: Mengapa Pengguna Gratis Sering Terhenti dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
    10 Min Read
    SpaceX Caplok Cursor Senilai $60 Miliar: Inilah Perbandingan Jujur Claude Code vs Cursor di Era Coding 2026
    10 Min Read
    Bukan Sekadar Benchmark: 12 Alasan Kuat Mengapa Claude Kini Mengungguli ChatGPT dalam Workflow Profesional Harian
    9 Min Read
    Claude Fable 5 Resmi Rilis: Inilah Model AI Tercanggih Anthropic dari Lini Mythos yang Siap Mengubah Peta Persaingan Global
    10 Min Read
  • Mobile
    MobileShow More
    Revolusi Mobile Coding: Mengapa Mengetik Kode di HP Sudah Kuno dan Peran AI Agents yang Mengubah Segalanya
    9 Min Read
    Google Resmi Rilis Android 17 QPR1 Beta 5 untuk Pixel: Solusi Masalah Besar yang Dinantikan Pengguna Akhirnya Tiba!
    11 Min Read
    Gebrakan Google Play: Kampanye ‘Mega Game Sale’ Pangkas Harga Game Android Populer Menjadi Hanya $0.10
    12 Min Read
    AIB Guncang Sektor Perbankan: Rombak Total Aplikasi Mobile Setelah Satu Dekade Demi Pengalaman Finansial Paripurna
    12 Min Read
    Rahasia Layar Android Auto Lebih Berguna: 3 Aplikasi Sideload Terbaik untuk Nonton YouTube dan Browsing di Mobil
    11 Min Read
  • Gadget
    GadgetShow More
    Linus Torvalds Sebut Kode Sumber Linux 7.2 “Menjijikkan”: Kritik Pedas Sang Maestro Berujung Perombakan Total Struktur sched_ext
    10 Min Read
    Gebrakan Baru Dunia Open Source: QSOE v0.1 Resmi Dirilis, Bawa Arsitektur Dual Kernel Terinspirasi QNX untuk Ekosistem RISC-V
    12 Min Read
    Keajaiban Satu Baris Kode: Bagaimana Optimasi GCC Terbaru Mampu Melejitkan Performa CPU Intel dan AMD Hingga 12 Persen
    9 Min Read
    Bosan dengan Samsung? Inilah Alasan Mengapa Fitur Eksklusif Google Pixel Berhasil Memikat Pengguna Setia Galaxy untuk Berpindah Haluan
    13 Min Read
    Google Maps Sengaja Pilih Rute Lambat? Ini Rahasia Setting Rahasia Agar Navigasi Kembali Menjadi Rute Tercepat
    14 Min Read
  • Software
    SoftwareShow More
    Linus Torvalds Sebut Kode Sumber Linux 7.2 “Menjijikkan”: Kritik Pedas Sang Maestro Berujung Perombakan Total Struktur sched_ext
    10 Min Read
    Gebrakan Baru Dunia Open Source: QSOE v0.1 Resmi Dirilis, Bawa Arsitektur Dual Kernel Terinspirasi QNX untuk Ekosistem RISC-V
    12 Min Read
    Keajaiban Satu Baris Kode: Bagaimana Optimasi GCC Terbaru Mampu Melejitkan Performa CPU Intel dan AMD Hingga 12 Persen
    9 Min Read
    Rahasia Produktivitas Excel: Cara Membangun Toolbar Kustom Sendiri dengan VBA untuk Otomasi Tanpa Batas di Setiap Spreadsheet
    13 Min Read
    Beralih ke Native ZFS di Proxmox: Mengapa Solusi Ini Jauh Lebih Stabil dan Efisien Daripada TrueNAS VM?
    11 Min Read
  • Gaming
    GamingShow More
    Aplikasi Streaming Self-Hosted Ini Mengubah Total Setup Gaming Saya: Selamat Tinggal Meja Komputer Selamanya!
    13 Min Read
    Kiamat Kartu Grafis Murah? APU AMD Terbaru Kini Setara RTX 3060, Masa Depan Gaming Berubah Total!
    14 Min Read
    Steam Deck: Konsol ‘Sakti’ yang Berhasil Menghidupkan Seluruh Perpustakaan Game Masa Kecil Anda dalam Satu Genggaman
    12 Min Read
    Kebangkitan Steam Machine: PC Gaming DIY Ini Berhasil Tandingi Konsol Modern dengan Harga Valve yang Ikonik!
    10 Min Read
    Gebrakan Google Play: Kampanye ‘Mega Game Sale’ Pangkas Harga Game Android Populer Menjadi Hanya $0.10
    12 Min Read
  • Education
    EducationShow More
    Avmira Raih Skor Proof of Usefulness 21.71: Revolusi Platform Edukasi Digital Berbasis AI untuk Developer Masa Depan
    14 Min Read
    Revolusi Pendidikan Prabowo: Dari Sekolah Rakyat ke Era Digital, Strategi Besar Cetak SDM Unggul Indonesia
    11 Min Read
    Siasat Licik Siswa Kelabui Detektor AI: Mengenal Aplikasi ‘Humanizer’ dan ‘Autotyper’ yang Mengancam Integritas Akademik
    12 Min Read
    Gen Z Skeptis Terhadap AI: Mengapa Universitas Harus Berhenti Memaksakan Teknologi dan Mulai Mendengarkan Mahasiswa
    10 Min Read
    Misteri Adaptasi Gelap: Mengapa Mata Manusia Membutuhkan Waktu Lama untuk Melihat dalam Kegelapan?
    10 Min Read
Search
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Reading: Operasi Global Lumpuhkan Jaringan Malware Amadey dan StealC: 27 Juta Kredensial Berhasil Diselamatkan!
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
HeryArts NewsHeryArts News
Font ResizerAa
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Search
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
HeryArts News > Blog > Industri Teknologi > Operasi Global Lumpuhkan Jaringan Malware Amadey dan StealC: 27 Juta Kredensial Berhasil Diselamatkan!
Industri TeknologiInternasionalKeamanan SiberKejahatan SiberTeknologi

Operasi Global Lumpuhkan Jaringan Malware Amadey dan StealC: 27 Juta Kredensial Berhasil Diselamatkan!

Last updated: June 24, 2026 11:40 pm
heryarts
Share
SHARE

Dunia siber baru saja menyaksikan salah satu pukulan telak paling signifikan terhadap infrastruktur kriminal digital dalam beberapa tahun terakhir melalui sebuah operasi internasional yang sangat masif. Operasi penegakan hukum yang terkoordinasi dengan sangat rapi ini berhasil melumpuhkan jaringan malware berbahaya yang dikenal dengan nama Amadey dan StealC. Langkah besar ini tidak hanya sekadar mematikan server, tetapi juga menjadi simbol kemenangan bagi kolaborasi antara otoritas keamanan publik dan raksasa teknologi dari sektor swasta. Dalam pengumuman resminya, pihak berwenang menekankan betapa krusialnya operasi ini untuk memutus rantai pasokan serangan siber yang kian canggih dan merusak di seluruh dunia. Keberhasilan ini membawa angin segar bagi jutaan pengguna internet yang selama ini menjadi target empuk para peretas tanpa pernah mereka sadari sebelumnya.

Contents
Operasi Koordinasi Global: Melumpuhkan “Pabrik” Kejahatan DigitalPeran Krusial Sektor Swasta dalam InvestigasiMengenal Amadey dan StealC: Predator Digital yang Mengincar Data AndaPemulihan 27 Juta Kredensial: Skala Pencurian yang MencengangkanMemutus Rantai Ransomware dan Serangan Infrastruktur KritisDampak bagi Industri dan Langkah Pencegahan bagi PenggunaPandangan ke Depan: Perang Melawan Kejahatan Siber Belum Berakhir

Investigasi mendalam yang dilakukan selama berbulan-bulan akhirnya membuahkan hasil yang sangat spektakuler dengan skala yang mencengangkan banyak pihak. Fokus utama dari gerakan global ini adalah untuk menghancurkan fondasi teknis yang digunakan oleh para penjahat siber dalam meluncurkan berbagai serangan destruktif. Dengan melibatkan berbagai pakar dari lintas negara, operasi ini berhasil menyasar titik-titik lemah dalam infrastruktur yang mendukung penyebaran malware tersebut. Keberhasilan ini membuktikan bahwa ketika kekuatan hukum bersatu dengan keahlian teknis industri, tidak ada benteng digital yang tidak bisa ditembus. Publik kini menantikan langkah selanjutnya dari para penegak hukum untuk menyeret aktor intelektual di balik jaringan ini ke meja hijau.

Operasi Koordinasi Global: Melumpuhkan “Pabrik” Kejahatan Digital

Pelaksanaan operasi ini merupakan hasil dari sinergi yang luar biasa antara lembaga penegak hukum internasional, termasuk Europol, dengan sejumlah perusahaan keamanan siber ternama. Nama-nama besar di industri teknologi seperti Bitdefender, Bitsight, ESET, dan Microsoft turut andil dalam memberikan dukungan data intelijen yang sangat vital. Kolaborasi unik ini memungkinkan para penyelidik untuk melacak jejak digital para pelaku yang selama ini tersembunyi di balik lapisan enkripsi yang kompleks. Tanpa keterlibatan aktif dari sektor swasta, mengidentifikasi infrastruktur server yang tersebar di berbagai yurisdiksi akan menjadi tantangan yang hampir mustahil untuk diatasi. Sinergi ini menunjukkan bahwa pertahanan siber modern membutuhkan keterlibatan semua pemangku kepentingan dalam ekosistem digital.

Europol menyatakan bahwa tujuan utama dari tindakan tegas ini adalah untuk menghentikan apa yang mereka sebut sebagai “lini perakitan” atau assembly lines para pelaku kriminal. Dalam ekosistem kejahatan siber modern, serangan tidak lagi dilakukan secara acak, melainkan melalui proses industri yang sangat terorganisir dan efisien. Malware seperti Amadey dan StealC bertindak sebagai instrumen awal yang bertugas untuk menyusup ke dalam sistem dan mengumpulkan data sensitif milik korban. Data yang berhasil dicuri kemudian diolah dan digunakan sebagai bahan bakar untuk serangan yang lebih besar dan lebih merusak di masa depan. Dengan menghancurkan lini perakitan ini, otoritas keamanan berhasil memutus siklus produksi kejahatan digital sebelum mencapai tahap akhir yang merugikan.

Peran Krusial Sektor Swasta dalam Investigasi

Keterlibatan perusahaan seperti Microsoft dan ESET memberikan keunggulan teknis yang sangat diperlukan untuk menembus pertahanan jaringan Amadey. Sebagai penyedia sistem operasi dan solusi keamanan yang digunakan secara global, mereka memiliki visibilitas unik terhadap pola infeksi malware di jutaan perangkat. Data telemetri yang mereka bagikan kepada penegak hukum menjadi kunci utama dalam memetakan infrastruktur Command and Control (C2) yang digunakan pelaku. Selain itu, pakar dari Bitdefender dan Bitsight memberikan analisis mendalam mengenai perilaku malware StealC yang dikenal sangat licin dalam menghindari deteksi. Kerjasama ini membuktikan bahwa intelijen ancaman yang dimiliki sektor swasta adalah aset yang sangat berharga bagi keamanan nasional.

Mengenal Amadey dan StealC: Predator Digital yang Mengincar Data Anda

Untuk memahami betapa pentingnya operasi ini, kita perlu melihat lebih dekat bagaimana cara kerja Amadey dan StealC dalam mengeksploitasi korban mereka. Amadey dikenal sebagai botnet serbaguna yang sering digunakan sebagai penyebar malware lain atau pengumpul data dasar dari komputer yang terinfeksi. Ia memiliki kemampuan untuk mencuri informasi sistem, mengambil tangkapan layar, dan bahkan mengunduh modul tambahan untuk memperluas jangkauan serangannya. Di sisi lain, StealC adalah jenis infostealer yang sangat spesifik dan efisien, dirancang khusus untuk mencuri kredensial login dan data dompet kripto. Kedua malware ini sering bekerja secara tandem untuk memastikan para peretas mendapatkan akses seluas mungkin ke kehidupan digital korban mereka.

Kombinasi antara Amadey dan StealC menciptakan ancaman yang sangat mematikan bagi individu maupun organisasi skala besar di berbagai sektor industri. Mereka sering disebarkan melalui kampanye phishing yang sangat meyakinkan atau disisipkan ke dalam perangkat lunak bajakan yang terlihat tidak berbahaya. Begitu berhasil masuk ke dalam sistem, mereka akan bekerja secara diam-diam di latar belakang tanpa menimbulkan kecurigaan dari pengguna. Proses pencurian data dilakukan secara otomatis dan dikirimkan kembali ke server pusat milik peretas dalam waktu yang sangat singkat. Hal inilah yang membuat keberadaan mereka sangat sulit dideteksi oleh solusi keamanan tradisional jika tidak diperbarui secara berkala.

Pemulihan 27 Juta Kredensial: Skala Pencurian yang Mencengangkan

Salah satu pencapaian paling luar biasa dari operasi ini adalah keberhasilan tim gabungan dalam memulihkan lebih dari 27 juta kredensial yang telah dicuri. Angka fantastis ini mencerminkan betapa masifnya jangkauan infeksi yang dilakukan oleh jaringan Amadey dan StealC sebelum akhirnya berhasil dihentikan. Kredensial yang terdiri dari kombinasi nama pengguna dan kata sandi ini mencakup berbagai layanan, mulai dari media sosial hingga akun perbankan. Pemulihan data dalam jumlah besar ini memberikan kesempatan bagi otoritas terkait untuk memitigasi risiko serangan lanjutan terhadap para korban. Tanpa operasi ini, puluhan juta data tersebut kemungkinan besar akan dijual di pasar gelap internet untuk digunakan dalam aksi kriminal lainnya.

Dampak dari pencurian kredensial ini tidak bisa dianggap remeh, karena satu set data login bisa menjadi pintu masuk bagi berbagai jenis kejahatan finansial. Para penjahat siber sering menggunakan kredensial yang dicuri untuk melakukan pengambilalihan akun secara ilegal dan menguras saldo milik korban. Selain itu, data tersebut juga bisa digunakan untuk melakukan penipuan atas nama korban, yang dapat merusak reputasi dan kredibilitas individu tersebut. Dengan kembalinya data ini ke tangan pihak berwenang, potensi kerugian materi dan non-materi yang lebih besar dapat dicegah secara efektif. Namun, penemuan ini juga menjadi pengingat pahit tentang betapa rentannya keamanan data pribadi kita di tengah kepungan ancaman digital yang terus mengintai.

  • 27 Juta Kredensial: Jumlah data login yang berhasil diamankan dari tangan kriminal.
  • Amadey & StealC: Dua aktor utama dalam jaringan malware yang berhasil dilumpuhkan.
  • Kolaborasi Lintas Sektor: Keterlibatan Europol, Microsoft, ESET, Bitdefender, dan Bitsight.
  • Target Serangan: Akun perbankan, media sosial, dan infrastruktur krusial.
  • Tujuan Operasi: Memutus rantai pasokan kejahatan siber global.

Memutus Rantai Ransomware dan Serangan Infrastruktur Kritis

Operasi pelumpuhan ini memiliki implikasi yang jauh lebih luas daripada sekadar menghentikan pencurian data biasa di tingkat pengguna individu. Menurut pernyataan resmi dari Europol, jaringan malware ini seringkali menjadi tahap awal bagi serangan ransomware yang jauh lebih merusak. Para aktor ransomware biasanya membeli akses ke sistem yang sudah terinfeksi oleh Amadey untuk kemudian mengunci data dan meminta tebusan dalam jumlah besar. Dengan memutus akses tersebut, penegak hukum secara tidak langsung telah menggagalkan banyak potensi serangan ransomware sebelum sempat diluncurkan. Ini merupakan langkah preventif yang sangat efektif dalam menjaga stabilitas ekonomi digital dan keamanan nasional di berbagai negara.

“Tujuan utama yang sama adalah untuk mengganggu ‘lini perakitan’ yang digunakan penjahat siber untuk meluncurkan ransomware, penipuan finansial, dan serangan terhadap infrastruktur kritis,” tegas Europol dalam pernyataannya.

Selain ancaman terhadap sektor finansial, infrastruktur kritis seperti penyedia energi dan layanan kesehatan juga menjadi target potensial dari jaringan ini. Serangan terhadap sektor-sektor tersebut dapat menyebabkan gangguan layanan publik yang masif dan membahayakan keselamatan orang banyak secara langsung. Oleh karena itu, keberhasilan melumpuhkan infrastruktur Amadey dan StealC merupakan kemenangan strategis dalam melindungi aset-aset vital negara dari sabotase digital. Otoritas keamanan kini terus memantau pergerakan sisa-sisa jaringan ini untuk memastikan tidak ada upaya pembangunan kembali infrastruktur serupa. Kewaspadaan tingkat tinggi tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh tim investigasi yang terlibat dalam operasi jangka panjang ini.

Dampak bagi Industri dan Langkah Pencegahan bagi Pengguna

Bagi industri keamanan siber, operasi ini memberikan pelajaran berharga mengenai pentingnya berbagi informasi intelijen secara real-time antar lembaga. Keberhasilan ini diharapkan dapat memacu lebih banyak perusahaan teknologi untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam memerangi kejahatan siber yang semakin kompleks. Selain itu, peristiwa ini juga mendorong para pengembang perangkat lunak untuk terus meningkatkan standar keamanan pada produk mereka guna mencegah eksploitasi oleh malware. Di sisi lain, para penyedia layanan internet juga didorong untuk lebih proaktif dalam mendeteksi dan memblokir lalu lintas komunikasi yang mencurigakan. Hanya dengan kerjasama yang erat, ekosistem digital yang lebih aman dan terpercaya dapat diwujudkan bagi semua pengguna internet.

Bagi masyarakat luas, peristiwa ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya praktik keamanan digital yang baik dan benar. Para ahli menyarankan agar pengguna selalu menggunakan otentikasi dua faktor (2FA) pada setiap akun penting yang mereka miliki untuk memberikan lapisan perlindungan ekstra. Selain itu, sangat disarankan untuk tidak mengunduh perangkat lunak dari sumber yang tidak resmi atau mengklik tautan mencurigakan dalam email. Melakukan pembaruan sistem operasi dan antivirus secara berkala juga merupakan langkah sederhana namun sangat efektif untuk menangkal infeksi malware terbaru. Kesadaran individu tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan data pribadi dari incaran para predator digital yang tak kenal lelah.

Pandangan ke Depan: Perang Melawan Kejahatan Siber Belum Berakhir

Meskipun operasi pelumpuhan Amadey dan StealC ini merupakan pencapaian yang luar biasa, kita tidak boleh lengah karena ancaman siber akan selalu berevolusi. Para penjahat digital dikenal sangat adaptif dan akan segera mencari cara baru untuk membangun kembali kekuatan mereka di wilayah lain. Oleh karena itu, operasi penegakan hukum seperti ini harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak boleh berhenti pada satu keberhasilan saja. Investasi dalam teknologi deteksi dini dan pengembangan sumber daya manusia di bidang siber harus terus ditingkatkan oleh setiap negara. Masa depan keamanan digital sangat bergantung pada seberapa cepat kita bisa merespons dan mengantisipasi pergerakan para pelaku kriminal di ruang siber.

Ke depannya, kolaborasi internasional yang melibatkan lebih banyak negara dan entitas swasta akan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dunia digital. Kita bisa mengharapkan adanya protokol keamanan yang lebih ketat dan regulasi global yang lebih tegas dalam menangani kasus-kasus kejahatan siber lintas batas. Operasi ini telah membuktikan bahwa tidak ada tempat bersembunyi yang aman bagi para pelaku kriminal jika dunia bersatu untuk melawan mereka. Dengan semangat kerjasama yang sama, kita dapat membangun masa depan digital yang lebih cerah, aman, dan bebas dari ancaman malware yang merusak. Tetap waspada dan terus perbarui pengetahuan kita adalah cara terbaik untuk bertahan di era transformasi digital yang penuh tantangan ini.

You Might Also Like

Linus Torvalds Sebut Kode Sumber Linux 7.2 “Menjijikkan”: Kritik Pedas Sang Maestro Berujung Perombakan Total Struktur sched_ext

Revolusi Keamanan Linux 7.2: Menangkal Ancaman Komputer Kuantum dengan ML-DSA pada Subsystem IMA dan EVM

Gebrakan Baru Dunia Open Source: QSOE v0.1 Resmi Dirilis, Bawa Arsitektur Dual Kernel Terinspirasi QNX untuk Ekosistem RISC-V

Benteng Baru Kernel Linux 7.2: Bagaimana AI Claude Opus 4.6 Menambal Celah Berbahaya pada Alat Perf

Keajaiban Satu Baris Kode: Bagaimana Optimasi GCC Terbaru Mampu Melejitkan Performa CPU Intel dan AMD Hingga 12 Persen

TAGGED:#Amadey#AncamanSiber#CyberAttack#CyberCrime#DataBreach#Europol#InfrastrukturDigital#KeamananData#KeamananSiber#KejahatanSiber#PencurianIdentitas#StealCMalwareMicrosoftRansomware

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Bocoran SUV Paling Irit 2026: Terobosan Mesin Non-Hybrid yang Mengguncang Dominasi Teknologi Listrik
Next Article Bahaya ‘Cordyceps’ Mengintai! Ratusan Repositori GitHub Microsoft hingga Google Terancam Serangan Rantai Pasokan yang Mematikan
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected

248.1kLike
54.3kFollow
10.3kSubscribe
39.5kFollow
banner banner
Create an Amazing Newspaper
Discover thousands of options, easy to customize layouts, one-click to import demo and much more.
Learn More

Latest News

Linux 7.2 Tanpa Fitur Baru ARM64: Mengapa ‘AI-Fueled Fixes’ Menghambat Inovasi Virtualisasi?
Cloud Computing Computer Industri Teknologi Inovasi Teknologi Sistem Operasi
Revolusi Visual Linux: AMD Siapkan Patch AMDGPU Terbaru dengan Dukungan Kurva Gamma 2.4 dan 2.6!
Computer Industri Teknologi Inovasi Teknologi Perangkat Keras Perangkat Lunak
Kekuatan Workstation Monster dalam Form Factor 3U: Bedah Tuntas SilverStone RM32 dan PSU Extreme 1000Rz Platinum
Computer Industri Teknologi Inovasi Teknologi Perangkat Keras Teknologi
Revolusi F2FS di Linux 7.2: Hemat Memori dan Sistem Deteksi Error Canggih untuk Performa Flash Maksimal
Open Source Perangkat Keras Sistem Operasi Software Development Teknologi
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Quick Link

  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise

Support

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

HeryArts NewsHeryArts News
Follow US
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Join Us!

Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?