By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
HeryArts NewsHeryArts NewsHeryArts News
  • Home
  • Tech News
    Tech NewsShow More
    Nissan Leaf 2026 Siap Menggebrak: Strategi Mobil Listrik Murah Nissan untuk Menumbangkan Chevy Bolt EV
    12 Min Read
    Gebrakan Baru Elon Musk: Tesla Siapkan ‘Megapod’, Senjata Rahasia Pusat Data AI Modular yang Siap Guncang Dominasi Global
    11 Min Read
    Menguak Sisi Gelap Dunia Agensi Bersama Tumisha Balogun: Mengapa Anda Harus Berhenti Menunggu Kesempatan dan Mulai Menciptakannya?
    10 Min Read
    Evolusi Kreativitas Global: Mengapa Cannes Lions Tahun Ini Akan Menjadi Titik Balik Terbesar dalam Sejarah Industri Periklanan
    12 Min Read
    Misteri di Balik Logo Lidl: Mengapa Teori Konspirasi ‘Monster Tersembunyi’ Ini Viral dan Mengubah Cara Kita Melihat Brand?
    10 Min Read
  • AI News
    AI NewsShow More
    Bukan Sekadar Benchmark: 12 Alasan Kuat Mengapa Claude Kini Mengungguli ChatGPT dalam Workflow Profesional Harian
    9 Min Read
    Claude Fable 5 Resmi Rilis: Inilah Model AI Tercanggih Anthropic dari Lini Mythos yang Siap Mengubah Peta Persaingan Global
    10 Min Read
    Prediksi Piala Dunia 2026: ChatGPT dan Gemini Sepakat Spanyol Bakal Angkat Trofi, Prancis Jadi Ancaman Terbesar!
    11 Min Read
    Krisis Anthropic: Pemerintah AS Larang Claude Fable 5, 4 Model Open Source Langsung Ambil Alih Takhta
    10 Min Read
    Tragedi Hilangnya Fable: Mengapa Model AI Open-Weight Seperti GLM Kini Menjadi Keharusan Bagi Kedaulatan Digital Anda
    10 Min Read
  • Mobile
    MobileShow More
    Bocoran Eksklusif Android 17 ‘Cinnamon Bun’: Revolusi Antarmuka dan Keamanan Super Ketat yang Siap Meluncur Juni 2026
    12 Min Read
    Meta Gebrak Piala Dunia 2026: Intip Fitur Eksklusif Live Chats Threads, Football Mode Facebook, dan Inovasi Instagram!
    11 Min Read
    Mozilla Firefox Android Kini Adopsi Google Play Integrity: Pengguna Custom ROM Siap-Siap Kehilangan Fitur AI?
    12 Min Read
    Google Resmi Rilis Android 17: Simak 3 Fitur Revolusioner yang Siap Mengubah Cara Anda Menggunakan Smartphone!
    11 Min Read
    WhatsApp Web Akhirnya Dukung Video Call 32 Orang: Terobosan Besar Bagi Pengguna Desktop dan Komunitas Linux
    11 Min Read
  • Gadget
    GadgetShow More
    Rahasia Dibalik Baterai Chevy Bolt 2026: Apa yang Terjadi Saat Indikator 0%? Hasil Uji Coba Investigatif yang Mengejutkan!
    10 Min Read
    Bukan Sekadar Plat Nomor: Kamera Pengawas Generasi Baru Kini Mulai Lacak AirPods dan Gadget Pribadi Anda!
    9 Min Read
    Bocoran Green Deals Terbesar 2026: Aventon Aventure 3 dan Motor Trail Listrik Yozma Capai Harga Terendah Sepanjang Masa!
    11 Min Read
    Headphone Retro Favorit Internet Ini Sedang Diskon Besar: Mengapa Koss Porta Pro Tetap Menjadi Standar Emas Audiophile dengan Harga Terjangkau?
    12 Min Read
    Rahasia di Balik Keajaiban VFX ‘The Dinosaurs’: Bagaimana Lux Aeterna Menghidupkan Kembali Era Prasejarah dengan Sentuhan Sinematik
    12 Min Read
  • Software
    SoftwareShow More
    Panduan Lengkap Membangun Visualisasi Data Interaktif dengan JavaScript: Strategi Developer Modern untuk Dashboard yang Memukau
    10 Min Read
    Otomatisasi Konten Instagram dengan Python: Panduan Lengkap Meningkatkan Efisiensi Digital bagi Developer dan Marketer
    10 Min Read
    Panduan Lengkap Membangun Grafik SVG Kustom: Rahasia Visualisasi Data Modern untuk Pengembang Web Profesional
    10 Min Read
    Revolusi Desain Web 2026: Mengenal 7 Kategori Tool dan Sumber Daya Unggulan untuk Pembangunan Website Super Cepat
    11 Min Read
    Revolusi Desain Perangkat Lunak Enterprise: Mengapa Aplikasi Kerja Kini Terasa Lebih Personal dan Manusiawi?
    12 Min Read
  • Gaming
    GamingShow More
    New York yang Tak Pernah Anda Bayangkan: Mengapa Control Resonant Menjadi Standar Baru dalam Desain Dunia Game Modern?
    10 Min Read
    Lupakan Konsol! GameSir G7 Pro 8K Turun Harga 20%: Inilah Alasan Mengapa Controller PC Ini Jauh Lebih Worth It Daripada Promo Switch Prime Day
    11 Min Read
    Bosan dengan GUI? El Poblador Bawa Keseruan Game Strategi Settlers of Catan Langsung ke Terminal Linux Anda!
    11 Min Read
    Revolusi Gaming Linux: Steam Snap ARM64 Resmi Stabil, Buka Jalan Main Game AAA di Perangkat ARM!
    8 Min Read
    Kuasai Takhta Abad Pertengahan: Kingdoms and Castles Diskon 50%, Game City Builder Paling Dicintai di Steam!
    10 Min Read
  • Education
    EducationShow More
    Revolusi Pendidikan Prabowo: Dari Sekolah Rakyat ke Era Digital, Strategi Besar Cetak SDM Unggul Indonesia
    11 Min Read
    Siasat Licik Siswa Kelabui Detektor AI: Mengenal Aplikasi ‘Humanizer’ dan ‘Autotyper’ yang Mengancam Integritas Akademik
    12 Min Read
    Gen Z Skeptis Terhadap AI: Mengapa Universitas Harus Berhenti Memaksakan Teknologi dan Mulai Mendengarkan Mahasiswa
    10 Min Read
    Misteri Adaptasi Gelap: Mengapa Mata Manusia Membutuhkan Waktu Lama untuk Melihat dalam Kegelapan?
    10 Min Read
    Kisah Luar Biasa Rohit Goeptar: Dari Kemiskinan di Suriname Menuju Puncak Karier di NASA
    11 Min Read
Search
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Reading: Gebrakan Teknologi Hijau: Tiongkok Luncurkan Pusat Data Bawah Laut Pertama di Dunia yang Ditenagai Angin, Hemat Jutaan Liter Air Tawar!
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
HeryArts NewsHeryArts News
Font ResizerAa
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Search
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
HeryArts News > Blog > China Tech > Gebrakan Teknologi Hijau: Tiongkok Luncurkan Pusat Data Bawah Laut Pertama di Dunia yang Ditenagai Angin, Hemat Jutaan Liter Air Tawar!
China TechEnergi TerbarukanInfrastruktur DigitalInovasi TeknologiTechnology

Gebrakan Teknologi Hijau: Tiongkok Luncurkan Pusat Data Bawah Laut Pertama di Dunia yang Ditenagai Angin, Hemat Jutaan Liter Air Tawar!

Last updated: June 21, 2026 7:47 pm
heryarts
Share
SHARE

Di tengah perlombaan global untuk menciptakan infrastruktur digital yang lebih berkelanjutan, Tiongkok baru saja mencatatkan sejarah baru dalam dunia teknologi. Pemerintah dan para pengembang teknologi di sana secara resmi meluncurkan pusat data bawah laut pertama di dunia yang seluruhnya ditenagai oleh energi angin lepas pantai. Proyek ambisius yang berlokasi di lepas pantai Shanghai ini bukan sekadar pamer kekuatan teknologi, melainkan sebuah solusi nyata terhadap masalah lingkungan yang selama ini menghantui industri server global. Dengan menempatkan server di bawah permukaan laut, Tiongkok berupaya mengatasi tantangan efisiensi pendinginan dan konsumsi energi yang sangat masif di era transformasi digital saat ini.

Contents
Inovasi Tanpa Batas: Mengapa Pusat Data Harus Berada di Bawah Laut?Keunggulan Teknis Pendinginan AlamiSinergi Energi Terbarukan: Memanfaatkan Angin Lepas Pantai ShanghaiSolusi Krisis Air: Mengurangi Ketergantungan pada Air Tawar secara SignifikanDampak Terhadap Keberlanjutan LingkunganTantangan Teknis dan Rekayasa Arsitektur Bawah AirDampak Global dan Masa Depan Infrastruktur Digital Hijau

Langkah revolusioner ini diambil sebagai respon terhadap kebutuhan kapasitas pengolahan data yang terus membengkak seiring berkembangnya kecerdasan buatan dan layanan cloud. Selama ini, pusat data konvensional di daratan dikenal sebagai unit yang sangat rakus akan energi dan sumber daya alam, terutama air. Dengan memindahkan infrastruktur ini ke bawah air, Tiongkok memanfaatkan kondisi alamiah laut sebagai sistem pendingin raksasa. Inovasi ini diprediksi akan menjadi standar baru dalam pembangunan Infrastruktur Digital yang ramah lingkungan di masa depan, mengingat lokasinya yang strategis di dekat pusat ekonomi seperti Shanghai.

Inovasi Tanpa Batas: Mengapa Pusat Data Harus Berada di Bawah Laut?

Penempatan pusat data di bawah permukaan laut merupakan sebuah langkah strategis yang didasarkan pada prinsip fisika sederhana namun sangat efektif. Suhu air laut yang stabil dan dingin secara alami mampu menyerap panas yang dihasilkan oleh ribuan server yang bekerja tanpa henti selama 24 jam. Dalam pusat data tradisional, sistem pendingin udara (AC) skala besar memerlukan konsumsi listrik yang sangat tinggi untuk menjaga suhu perangkat agar tidak mengalami overheat. Dengan memanfaatkan air laut, beban energi untuk sistem pendinginan ini dapat ditekan hingga titik terendah, yang secara otomatis meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.

Selain faktor suhu, penempatan di bawah air juga memberikan keuntungan dari segi efisiensi ruang dan keamanan fisik. Di daratan, pembangunan pusat data membutuhkan lahan yang sangat luas dan seringkali bersinggungan dengan kawasan pemukiman atau industri lainnya. Dengan memanfaatkan ruang di dasar laut, Tiongkok berhasil menghemat penggunaan lahan daratan yang semakin terbatas dan mahal di kota metropolitan seperti Shanghai. Selain itu, lingkungan bawah laut memberikan perlindungan alami dari berbagai risiko bencana permukaan seperti kebakaran hutan, badai besar, atau fluktuasi suhu ekstrem yang sering melanda daratan akibat perubahan iklim global.

Keunggulan Teknis Pendinginan Alami

Sistem pendinginan bawah laut ini bekerja dengan mensirkulasikan air laut di sekitar tangki kedap air yang berisi rak-rak server. Teknologi ini memungkinkan perpindahan panas yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan media udara yang digunakan pada pusat data konvensional. Belum ada konfirmasi resmi mengenai kedalaman spesifik dari instalasi ini, namun dipastikan bahwa lokasinya dipilih berdasarkan arus laut yang optimal untuk pembuangan panas. Hal ini memastikan bahwa ekosistem lokal di sekitar pusat data tetap terjaga tanpa mengalami kenaikan suhu air yang drastis yang dapat merusak biota laut.

Sinergi Energi Terbarukan: Memanfaatkan Angin Lepas Pantai Shanghai

Salah satu aspek yang paling menonjol dari proyek di Shanghai ini adalah penggunaan Energi Terbarukan sebagai sumber tenaga utama. Seluruh operasional pusat data ini disokong oleh turbin angin lepas pantai yang terintegrasi secara langsung. Ini adalah pencapaian luar biasa karena berhasil menggabungkan dua teknologi mutakhir dalam satu ekosistem yang koheren. Dengan mengandalkan tenaga angin, pusat data ini mampu beroperasi dengan jejak karbon yang sangat rendah, hampir mendekati nol emisi operasional, yang merupakan target utama dari agenda hijau pemerintah Tiongkok.

Integrasi langsung dengan ladang angin lepas pantai juga meminimalisir kehilangan energi yang biasanya terjadi selama proses transmisi listrik jarak jauh. Karena sumber energi berada sangat dekat dengan beban (pusat data), efisiensi distribusi listrik menjadi jauh lebih maksimal. Langkah ini menunjukkan bahwa Tiongkok tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur digital, tetapi juga serius dalam melakukan modernisasi pada sektor Inovasi Teknologi energi. Keberhasilan proyek ini membuktikan bahwa pusat data skala besar dapat beroperasi secara mandiri tanpa harus membebani jaringan listrik nasional yang masih banyak bergantung pada bahan bakar fosil.

  • Efisiensi Energi: Mengurangi kebutuhan listrik untuk pendinginan secara drastis hingga lebih dari 40%.
  • Jejak Karbon Rendah: Seluruh daya operasional berasal dari turbin angin lepas pantai yang bersih.
  • Stabilitas Operasional: Energi angin lepas pantai cenderung lebih konsisten dibandingkan angin di daratan.
  • Integrasi Infrastruktur: Menyatukan sektor energi dan sektor teknologi dalam satu lokasi geografis yang sama.

Solusi Krisis Air: Mengurangi Ketergantungan pada Air Tawar secara Signifikan

Fakta yang jarang diketahui publik adalah bahwa pusat data di daratan merupakan konsumen air tawar yang sangat besar. Air tawar digunakan dalam sistem pendingin evaporatif untuk mendinginkan mesin-mesin server yang panas. Di tengah ancaman krisis air global, penggunaan jutaan liter air tawar setiap harinya hanya untuk mendinginkan komputer dianggap tidak lagi berkelanjutan. Oleh karena itu, tujuan utama dari peluncuran pusat data bawah laut di Shanghai ini adalah untuk mengurangi penggunaan air tawar secara signifikan, sebuah langkah yang sangat krusial bagi pelestarian lingkungan hidup.

Dengan menggunakan air laut sebagai media pendingin, pusat data ini sama sekali tidak menyentuh cadangan air tawar yang seharusnya diperuntukkan bagi konsumsi manusia dan pertanian. Penghematan air tawar ini menjadi sangat penting bagi kota-kota besar yang padat penduduk, di mana permintaan akan air bersih terus meningkat setiap tahunnya. Inovasi ini memberikan napas lega bagi pengelolaan sumber daya air di wilayah pesisir Tiongkok, sekaligus membuktikan bahwa kemajuan teknologi informasi tidak harus mengorbankan kebutuhan dasar manusia akan air bersih.

Dampak Terhadap Keberlanjutan Lingkungan

Pengurangan penggunaan air tawar ini memiliki dampak berantai yang positif bagi ekosistem lokal. Tanpa perlu mengambil air dari sungai atau waduk, tekanan terhadap sumber daya air permukaan di sekitar Shanghai dapat berkurang. Hal ini memungkinkan pemulihan alami bagi sumber-sumber air tawar yang selama ini terbebani oleh kebutuhan industri. Tiongkok menunjukkan bahwa dengan rekayasa yang tepat, industri teknologi dapat bertransformasi dari sektor yang merusak menjadi sektor yang mendukung upaya konservasi sumber daya alam secara global.

Tantangan Teknis dan Rekayasa Arsitektur Bawah Air

Membangun pusat data di bawah air tentu bukan tanpa tantangan besar. Para insinyur Tiongkok harus menghadapi masalah korosi akibat air garam, tekanan air yang sangat tinggi, serta risiko kebocoran yang bisa menghancurkan seluruh perangkat elektronik di dalamnya. Tangki-tangki yang digunakan harus dirancang dengan material khusus yang tahan karat dan mampu menahan beban tekanan di dasar laut dalam jangka waktu yang sangat lama. Selain itu, sistem konektivitas kabel bawah laut harus dipastikan memiliki redundansi tinggi agar aliran data dari dan ke daratan tidak terganggu oleh aktivitas laut.

Masalah pemeliharaan juga menjadi poin krusial yang harus dipecahkan. Tidak seperti pusat data di darat di mana teknisi bisa masuk kapan saja untuk mengganti komponen yang rusak, pusat data bawah laut memerlukan prosedur yang jauh lebih kompleks. Belum ada konfirmasi resmi mengenai bagaimana prosedur penggantian hardware dilakukan, namun umumnya teknologi semacam ini menggunakan sistem modular yang dapat diangkat ke permukaan jika diperlukan perbaikan besar. Keberhasilan operasional pusat data di Shanghai ini menjadi bukti kematangan teknologi rekayasa bawah air yang dimiliki oleh Tiongkok saat ini.

“Pusat data bawah laut bertenaga angin ini adalah bukti nyata bahwa inovasi teknologi dapat berjalan selaras dengan upaya perlindungan lingkungan, terutama dalam menghemat sumber daya air tawar yang semakin langka.”

Dampak Global dan Masa Depan Infrastruktur Digital Hijau

Keberhasilan Tiongkok dalam meluncurkan proyek ini dipastikan akan memicu gelombang baru dalam industri Cloud Computing global. Negara-negara lain yang memiliki garis pantai panjang kemungkinan besar akan mulai melirik teknologi serupa untuk memenuhi kebutuhan data mereka tanpa merusak lingkungan. Shanghai kini menjadi model bagi kota-kota pesisir di seluruh dunia tentang bagaimana mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi digital dengan komitmen terhadap energi bersih dan penghematan sumber daya alam. Ini adalah sebuah lompatan besar yang akan mendefinisikan ulang wajah industri teknologi dalam satu dekade ke depan.

Secara jangka panjang, pusat data bawah laut ini akan menjadi komponen penting dalam ekosistem Smart Cities yang sedang dibangun oleh Tiongkok. Dengan latensi yang rendah karena letaknya yang dekat dengan pusat kota namun tetap efisien secara energi, infrastruktur ini akan mendukung berbagai layanan masa depan seperti kendaraan otonom, internet of things (IoT), dan pemrosesan data AI secara real-time. Dunia kini menanti bagaimana teknologi ini akan berkembang lebih jauh dan apakah model ini dapat direplikasi secara massal di berbagai belahan dunia lainnya untuk mengatasi tantangan perubahan iklim yang semakin mendesak.

Sebagai penutup, peluncuran pusat data bawah laut bertenaga angin pertama di dunia di Shanghai ini menandai era baru di mana teknologi tidak lagi menjadi musuh bagi alam. Dengan fokus pada efisiensi pendinginan alami, penggunaan energi angin yang bersih, dan penghematan air tawar yang drastis, Tiongkok telah menetapkan standar tinggi bagi masa depan Inovasi Teknologi dunia. Meskipun tantangan teknis masih ada, keberhasilan operasional awal ini memberikan harapan besar bahwa transformasi digital global dapat berlangsung secara berkelanjutan, menjaga planet tetap hijau sambil terus memacu kemajuan peradaban manusia di era informasi.

You Might Also Like

Mitos Suhu Panas Terpatahkan: Studi Terbaru Ungkap Mengapa Wilayah Selatan Menjadi Surga Jarak Tempuh Mobil Listrik

Revolusi Mobilitas Mikro: Spinoff Rivian Siapkan Kendaraan Listrik Murah dan Super Efisien untuk Tahun 2026

Nissan Leaf 2026 Siap Menggebrak: Strategi Mobil Listrik Murah Nissan untuk Menumbangkan Chevy Bolt EV

Raja Jarak Tempuh 2025: Mengapa 300 Mil Bukan Lagi Mimpi di Industri Mobil Listrik?

Revolusi Off-Road: Stellantis Siapkan Teknologi Hybrid Planetary untuk Jeep 4WD Masa Depan?

TAGGED:#ChinaTech#DataScience#EfisiensiEnergi#EnergiTerbarukan#InfrastrukturDigital#InovasiTeknologi#InovasiTerbaru#MasaDepanTeknologi#SmartCities#Sustainability#TechNews#TeknologiTerbaruEngineeringGlobalWarmingGreenTech

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Waspada! BMKG Prediksi Musim Hujan 2026 Lebih Kering Akibat El Nino: Apa Dampaknya Bagi Kita?
Next Article Bocoran Lengkap iOS 27: Apple Resmi Perkenalkan Siri AI dan Revolusi Desain Besar-Besaran di WWDC 2026
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected

248.1kLike
54.3kFollow
10.3kSubscribe
39.5kFollow
banner banner
Create an Amazing Newspaper
Discover thousands of options, easy to customize layouts, one-click to import demo and much more.
Learn More

Latest News

Ancaman Tarif April 2025: Mengapa Harga Mobil Listrik Buatan Meksiko dan Kanada Terancam Melonjak Tajam?
Industri Otomotif Industri Teknologi Internasional Kebijakan Publik Mobil Listrik
Review Eksklusif 2025 GMC Sierra EV Denali: Truk Listrik Mewah dengan Jarak Tempuh 740 KM dan Fitur Midgate Revolusioner
Gaya Hidup Digital Industri Otomotif Inovasi Teknologi Mobil Listrik Tren Teknologi
Kupas Tuntas Revolusi Pengisian Daya Mobil Listrik 2024: Mengapa Infrastruktur Kini Bukan Lagi Penghalang Utama?
Gaya Hidup Digital Industri Otomotif Inovasi Teknologi Mobil Listrik Tren Teknologi
Revolusi Plug-in Hybrid 2025: Solusi Cerdas Masa Depan atau Sekadar Beban Biaya yang Rumit bagi Konsumen?
Industri Otomotif Inovasi Inovasi Teknologi Mobil Listrik Tren Teknologi
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Quick Link

  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise

Support

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

HeryArts NewsHeryArts News
Follow US
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Join Us!

Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?