By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
HeryArts NewsHeryArts NewsHeryArts News
  • Home
  • Tech News
    Tech NewsShow More
    Lenovo ThinkPad E14 Gen 8 Resmi Meluncur: Bawa Kekuatan AMD Zen 5 dan Layar 120Hz untuk Standar Baru Laptop Bisnis
    12 Min Read
    Deltarune Chapter 5 Resmi Meluncur di Switch 1 & 2: Simak Detail Penting Mengenai Bug Crash dan Update Hotfix Terbaru!
    11 Min Read
    Nostalgia Tropis! Nintendo Music Resmi Tambahkan Soundtrack Animal Crossing: New Horizons – Happy Home Paradise
    10 Min Read
    Panduan Eksklusif Cara Mendapatkan Hadiah Uplifting Welcome di Marvel Rivals: Strategi Klaim Skin dan Item Gratis Secara Permanen
    11 Min Read
    Resonance: A Plague Tale Legacy Siap Gebrak Pasar, Transformasi Sophia Menjadi ‘Assassin’ Sejati di Reruntuhan Kreta
    9 Min Read
  • AI News
    AI NewsShow More
    Intervensi Gedung Putih: OpenAI Resmi Tunda Peluncuran GPT-5.6 Atas Permintaan Pemerintahan Trump Demi Keamanan Nasional
    10 Min Read
    Terobosan Gila! Mantan Bos AI Databricks Klaim Teknologi Un-0 Mampu Pangkas Konsumsi Listrik AI Hingga 1.000 Kali Lipat
    11 Min Read
    Dominasi ChatGPT Terancam? Data Ungkap Pengguna Berbayar Mulai Migrasi Massal ke Claude Milik Anthropic
    10 Min Read
    OpenAI Resmi Luncurkan GPT-5.5 Versi Gratis: ChatGPT Kini Miliki Pemahaman Konteks Luar Biasa yang Mengubah Standar AI Dunia
    9 Min Read
    Tesla Bantah Tuduhan FSD Mematikan: Data Log Ungkap Kesalahan Fatal Pengemudi Salah Injak Pedal Gas
    11 Min Read
  • Mobile
    MobileShow More
    Commodore Callback 8020: Ponsel Flip Retro yang Picu Kontroversi Harga, Akhirnya Menyerah pada Tekanan Pasar?
    10 Min Read
    Vivo X Fold6 Resmi Meluncur: Baterai Monster 7.000 mAh dan Layar 5.000 Nits Siap Tumbangkan Dominasi Samsung Galaxy Z Fold7 di Pasar Global
    11 Min Read
    Rahasia di Balik Konkurensi Dart: Mengapa Banyak Developer Flutter Salah Paham Soal Event Loop, Streams, dan Isolates?
    8 Min Read
    Rahasia Setup Mobile Gaming Pro: Mengapa Aksesoris Tambahan Menjadi Kunci Utama dalam Menaklukkan The Division: Resurgence
    8 Min Read
    Revolusi Mobile Coding: Mengapa Mengetik Kode di HP Sudah Kuno dan Peran AI Agents yang Mengubah Segalanya
    9 Min Read
  • Gadget
    GadgetShow More
    Bose QuietComfort Ultra Pecahkan Rekor Harga Terendah: Diskon 40% di Amazon Prime Day Hanya Sampai 26 Juni!
    10 Min Read
    OnePlus N6 Siap Guncang Pasar: Bocoran Spesifikasi dan Detail Kamera 50MP Terungkap Jelang Peluncuran Resmi!
    12 Min Read
    Meja Kerja Rapi Pikiran Jernih: 5 Penawaran Eksklusif UGREEN di Prime Day yang Wajib Anda Miliki Sebelum Berakhir
    9 Min Read
    Vivo Y6a Resmi Meluncur: Bawa Baterai Monster 7.200 mAh dan Snapdragon 4 Gen 2 di Kelas Budget
    11 Min Read
    Revolusi Power Bank Mini: Ugreen Nexode Air Slim 65W Hadir Lebih Bertenaga, Bisa Cas Laptop dalam Ukuran Saku!
    9 Min Read
  • Software
    SoftwareShow More
    CISA Beri Peringatan Keras! Celah RCE Kritis PTC Windchill Masuk Katalog KEV Akibat Serangan Web Shell Masif
    8 Min Read
    Kabar Gembira! Microsoft Diam-diam Perpanjang Dukungan Keamanan Gratis Windows 10, Pengguna Kini Punya Waktu Lebih Lama
    10 Min Read
    Kiamat Inbox Tradisional? Notion Resmi Suntik Mati Notion Mail demi Fokus pada Masa Depan AI Agent
    12 Min Read
    Strategi Radikal Notion: Matikan Aplikasi Email Berbasis Skiff Demi Fokus Total pada AI Agent untuk Revolusi Kotak Masuk
    9 Min Read
    Revolusi Produktivitas Digital: Mengapa Notion Mail Resmi Ditutup Demi Dominasi AI Agent?
    7 Min Read
  • Gaming
    GamingShow More
    Bocoran Besar GTA 6! Retailer Brasil Ungkap Detail Revolusioner NPC dan Sistem Media Sosial yang Mengguncang Industri Game
    12 Min Read
    Hanya $2.24! Planet Zoo Pecahkan Rekor Harga Terendah Sepanjang Masa di Steam Summer Sale dengan Diskon 95 Persen
    12 Min Read
    Mengapa Steam Machine Disebut ‘Keajaiban Teknis’ Meski Gagal? Rahasia Desain Kompak Valve yang Kini Dibela Fans
    9 Min Read
    Asus TUF Gaming 16 (2026) Resmi Meluncur Global: Bawa Layar 165Hz dan Kekuatan RTX 5070, Standar Baru Laptop Gaming Kelas Menengah!
    11 Min Read
    Retroid Pocket Nova Resmi Meluncur: Jadwal Pre-Order Terungkap dan Kejutan Diskon Khusus Pemilik Pocket Mini V1!
    9 Min Read
  • Education
    EducationShow More
    Mosyle@Home Hadir Sebagai Solusi Revolusioner Manajemen Screen Time iPad dan Mac Sekolah untuk Orang Tua
    9 Min Read
    Avmira Raih Skor Proof of Usefulness 21.71: Revolusi Platform Edukasi Digital Berbasis AI untuk Developer Masa Depan
    14 Min Read
    Revolusi Pendidikan Prabowo: Dari Sekolah Rakyat ke Era Digital, Strategi Besar Cetak SDM Unggul Indonesia
    11 Min Read
    Siasat Licik Siswa Kelabui Detektor AI: Mengenal Aplikasi ‘Humanizer’ dan ‘Autotyper’ yang Mengancam Integritas Akademik
    12 Min Read
    Gen Z Skeptis Terhadap AI: Mengapa Universitas Harus Berhenti Memaksakan Teknologi dan Mulai Mendengarkan Mahasiswa
    10 Min Read
Search
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Reading: Bocoran Strategi Radikal Apple: Chip M6 Bakal Lewatkan Varian Pro dan Max Demi Lompatan Raksasa M7 di Tahun 2027?
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
HeryArts NewsHeryArts News
Font ResizerAa
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Search
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
HeryArts News > Blog > Apple > Bocoran Strategi Radikal Apple: Chip M6 Bakal Lewatkan Varian Pro dan Max Demi Lompatan Raksasa M7 di Tahun 2027?
AppleHardwareInovasi TeknologiLaptopSemikonduktor

Bocoran Strategi Radikal Apple: Chip M6 Bakal Lewatkan Varian Pro dan Max Demi Lompatan Raksasa M7 di Tahun 2027?

Last updated: June 26, 2026 3:47 pm
heryarts
Share
SHARE

Raksasa teknologi asal Cupertino, Apple, dikabarkan tengah merancang sebuah langkah strategis yang cukup radikal dalam peta jalan pengembangan prosesor buatan mereka sendiri, yaitu Apple Silicon. Berdasarkan rumor terbaru yang beredar di kalangan industri, Apple kemungkinan besar akan melewatkan varian performa tinggi seperti Pro dan Max untuk generasi chip M6 mendatang. Strategi ini menandai pergeseran signifikan dari pola rilis tahunan yang biasanya kita lihat, di mana setiap generasi chip selalu diikuti oleh jajaran varian yang lebih bertenaga untuk menyasar segmen profesional. Langkah ini memicu spekulasi luas mengenai alasan di balik keputusan tersebut, apakah ini merupakan masalah teknis dalam arsitektur M6 ataukah sebuah kesengajaan untuk memberikan panggung yang jauh lebih besar bagi generasi berikutnya.

Contents
Misteri di Balik Absennya M6 Pro dan Max: Sebuah Langkah Mundur atau Strategi Jenius?Dampak pada Siklus Pembaruan MacBook ProM7 Sebagai Fokus Utama: Menanti Kebangkitan Varian Ultra di Tahun 2027Kembalinya Varian Ultra yang Lebih BertenagaAnalisis Teknis: Mengapa Melewatkan Satu Siklus Bisa Menguntungkan?Perbandingan dengan Tren Industri dan Kompetitor GlobalKronologi Evolusi Apple Silicon: Menuju Puncak M7Kesimpulan dan Pandangan ke Depan: Menimbang Pilihan Upgrade

Sebagai jurnalis yang telah mengikuti perkembangan teknologi selama dua dekade, saya melihat fenomena ini bukan sebagai kegagalan, melainkan sebagai pengaturan ulang strategi atau ‘strategic reset’. Selama ini, Apple dikenal sangat konsisten dalam memberikan peningkatan performa yang terukur pada setiap generasinya. Namun, dengan munculnya kabar bahwa chip M6 hanya akan hadir dalam konfigurasi standar, Apple seolah sedang mengambil napas panjang sebelum melakukan lompatan yang jauh lebih tinggi. Fokus utama perusahaan kini disinyalir telah beralih sepenuhnya pada pengembangan M7 yang diproyeksikan menjadi monster performa baru di masa depan. Keputusan ini tentu akan membawa dampak yang luas bagi ekosistem perangkat Mac dan iPad dalam beberapa tahun ke depan.

Misteri di Balik Absennya M6 Pro dan Max: Sebuah Langkah Mundur atau Strategi Jenius?

Spekulasi mengenai absennya varian Pro dan Max pada seri M6 tentu mengejutkan banyak pihak, terutama para pengguna setia MacBook Pro yang terbiasa dengan peningkatan performa berkala. Sejauh ini, informasi yang tersedia menunjukkan bahwa Apple hanya akan meluncurkan chip M6 dalam konfigurasi ‘base’ atau standar saja untuk perangkat seperti MacBook Air dan iPad Pro. Belum ada konfirmasi resmi mengenai hal ini dari pihak Apple, namun para analis menduga bahwa Apple ingin menyederhanakan lini produk mereka untuk sementara waktu. Keputusan ini mungkin diambil untuk menyeimbangkan stok komponen atau memberikan waktu lebih bagi tim riset dan pengembangan dalam menyempurnakan teknologi fabrikasi yang lebih maju.

Dengan hanya merilis varian dasar pada seri M6, Apple bisa tetap menjaga relevansi pasar tanpa harus memaksakan peningkatan minor pada varian kelas atas yang mungkin tidak terlalu signifikan perbedaannya dengan generasi sebelumnya. Hal ini juga membantu perusahaan dalam mengelola rantai pasokan yang seringkali menjadi tantangan besar dalam produksi chip berteknasi tinggi. Pengguna profesional mungkin merasa kecewa karena tidak ada opsi upgrade ‘Pro’ pada generasi M6, namun Apple tampaknya lebih memilih untuk mempertahankan ekspektasi tinggi konsumen dengan tidak merilis produk yang hanya menawarkan peningkatan performa ‘setengah hati’. Strategi ini menunjukkan kedewasaan Apple dalam mengelola siklus hidup produk mereka yang kini semakin kompleks.

Dampak pada Siklus Pembaruan MacBook Pro

Jika varian Pro dan Max pada lini M6 benar-benar ditiadakan, maka perangkat MacBook Pro kelas atas kemungkinan besar akan tetap bertahan menggunakan chip seri M5 untuk jangka waktu yang lebih lama dari biasanya. Hal ini bisa menjadi kabar baik bagi nilai jual kembali (resale value) perangkat M5, karena tidak akan ada model baru yang langsung membuatnya terlihat usang dalam waktu singkat. Namun, di sisi lain, ini bisa menjadi tantangan bagi Apple dalam mempertahankan minat beli konsumen di segmen high-end yang biasanya sangat haus akan spesifikasi terbaru. Apple harus mampu meyakinkan pengguna bahwa dukungan perangkat lunak dan fitur-fitur baru tetap bisa dinikmati secara optimal tanpa harus mengganti perangkat setiap tahun.

M7 Sebagai Fokus Utama: Menanti Kebangkitan Varian Ultra di Tahun 2027

Alasan paling kuat di balik ‘penghematan’ pada seri M6 tampaknya bermuara pada ambisi besar Apple untuk generasi chip M7. Kabarnya, Apple sedang menyiapkan peningkatan besar-besaran yang sesungguhnya untuk lini M7 yang dijadwalkan meluncur pada awal tahun 2027 mendatang. Tidak tanggung-tanggung, jajaran M7 ini diprediksi akan hadir lengkap mulai dari varian standar, Pro, Max, hingga kembalinya varian Ultra yang sangat dinantikan oleh para pengguna workstation. Fokus pengembangan yang dialihkan ke M7 menunjukkan bahwa Apple mungkin telah menemukan terobosan arsitektur baru yang tidak sempat diimplementasikan pada siklus M6 secara penuh.

Visi Apple untuk tahun 2027 terlihat sangat ambisius dengan menempatkan M7 sebagai tonggak sejarah baru dalam kemampuan komputasi personal. Dengan jadwal rilis yang lebih longgar, tim insinyur Apple memiliki kesempatan untuk mengintegrasikan teknologi fabrikasi terbaru, mungkin di bawah 2 nanometer, jika teknologi tersebut sudah siap secara komersial oleh TSMC. Penantian hingga tahun 2027 untuk M7 mungkin akan terasa sangat sepadan bagi para profesional yang membutuhkan daya komputasi ekstrem untuk tugas-tugas seperti rendering 3D berat, simulasi sains, atau pengembangan model Artificial Intelligence berskala besar. Apple sepertinya ingin memastikan bahwa saat M7 tiba, dunia akan kembali terpukau dengan lompatan performa yang ditawarkannya.

Kembalinya Varian Ultra yang Lebih Bertenaga

Varian Ultra pada lini M7 nantinya akan menjadi ujung tombak bagi perangkat kelas berat seperti Mac Studio dan Mac Pro. Apple kemungkinan besar akan meningkatkan bandwidth memori secara signifikan dan meminimalkan latensi antar-inti untuk memastikan performa yang tidak tertandingi di kelasnya. Penggunaan teknologi pengemasan chip yang lebih maju akan memungkinkan Apple untuk menggabungkan dua chip Max menjadi satu unit Ultra dengan efisiensi yang lebih baik daripada generasi-generasi sebelumnya. Ini adalah komitmen Apple untuk tetap menjadi pemimpin di pasar workstation meskipun mereka harus mengambil langkah tidak populer dengan melewatkan satu siklus pada varian Pro dan Max M6.

Analisis Teknis: Mengapa Melewatkan Satu Siklus Bisa Menguntungkan?

Secara teknis, pengembangan semikonduktor melibatkan risiko yang sangat besar, terutama saat mendekati batas fisik material silikon. Dengan memilih untuk tidak merilis M6 Pro dan Max, Apple dapat mengalokasikan sumber daya teknis mereka untuk memecahkan hambatan termal dan efisiensi yang mungkin muncul pada desain chip yang lebih kompleks. Seringkali, merilis chip baru hanya demi memenuhi kalender tahunan justru menghasilkan produk yang tidak stabil atau memiliki peningkatan performa yang terlalu kecil sehingga tidak menarik bagi konsumen. Apple ingin menghindari jebakan ‘inkremental’ yang sering dikeluhkan oleh pengguna teknologi dalam beberapa tahun terakhir.

“Keputusan untuk fokus pada lompatan teknologi yang lebih besar daripada rilis tahunan yang kecil adalah tanda dari strategi jangka panjang yang sehat bagi perusahaan semikonduktor.”

Selain itu, langkah ini juga memberikan kesempatan bagi pengembang perangkat lunak untuk lebih mengoptimalkan aplikasi mereka pada arsitektur yang sudah ada. Seringkali, perangkat keras berkembang jauh lebih cepat daripada kemampuan perangkat lunak untuk memanfaatkannya. Dengan memberikan jeda pada varian Pro dan Max, ekosistem aplikasi profesional memiliki waktu untuk benar-benar matang sebelum akhirnya dihadapkan pada kekuatan besar dari chip M7 di tahun 2027. Ini adalah bentuk sinergi antara hardware dan software yang selalu menjadi kekuatan utama Apple dibandingkan para kompetitornya di industri PC.

Perbandingan dengan Tren Industri dan Kompetitor Global

Langkah Apple ini sebenarnya tidak sepenuhnya asing dalam dunia semikonduktor, di mana terkadang sebuah perusahaan memilih untuk melewati satu siklus iterasi demi fokus pada lompatan teknologi yang lebih besar. Kompetitor seperti Intel dengan jajaran Panther Lake atau Qualcomm dengan seri Snapdragon X Elite terus memberikan tekanan pada Apple untuk tetap inovatif. Namun, dengan memilih untuk tidak merilis M6 Pro dan Max, Apple menunjukkan kepercayaan diri bahwa chip seri M5 mereka masih memiliki daya saing yang sangat kuat di pasar laptop premium. Apple tidak merasa perlu terburu-buru mengikuti irama kompetitor jika itu berarti mengorbankan kualitas produk akhir mereka.

Jika kita melihat ke belakang, tren industri memang sedang bergeser ke arah efisiensi AI. Apple telah menanamkan Apple Intelligence sebagai inti dari pengalaman pengguna mereka, dan ini membutuhkan Neural Engine yang sangat kuat. Melewatkan M6 Pro/Max bisa jadi merupakan keputusan strategis agar Apple bisa merancang Neural Engine generasi berikutnya pada M7 yang jauh lebih superior daripada apa yang bisa dicapai saat ini. Fokus pada kualitas daripada kuantitas rilis chip adalah cara Apple untuk tetap relevan di tengah persaingan global yang semakin sengit dalam perebutan dominasi teknologi AI dan komputasi awan.

Kronologi Evolusi Apple Silicon: Menuju Puncak M7

Sejarah perjalanan Apple Silicon telah membuktikan bahwa Apple mampu mengguncang industri. Mari kita lihat kembali bagaimana garis waktu ini terbentuk:

  • 2020: Peluncuran chip M1 yang revolusioner, mengubah standar efisiensi daya pada laptop.
  • 2021-2022: Ekspansi ke varian Pro, Max, dan Ultra yang mulai mengancam dominasi CPU workstation tradisional.
  • 2023-2024: Kehadiran M3 dengan teknologi 3nm pertama di industri, membawa fitur Ray Tracing ke perangkat portabel.
  • 2025 (Prediksi): Peluncuran M5 yang menyempurnakan integrasi AI dan performa grafis.
  • 2026 (Prediksi): Rilis M6 hanya dalam varian standar, fokus pada perangkat mobile dan efisiensi baterai.
  • 2027 (Prediksi): Debut besar M7 dengan jajaran lengkap, menjanjikan lompatan performa paling signifikan sejak era M1.

Melalui kronologi ini, kita bisa melihat bahwa Apple tidak ragu untuk mengubah ritme mereka demi mencapai tujuan jangka panjang yang lebih besar. Setiap generasi Apple Silicon telah membawa sesuatu yang baru ke meja perundingan teknologi, dan M7 diprediksi akan menjadi puncak dari semua riset yang telah mereka lakukan selama dekade ini. Bagi konsumen, memahami pola ini sangat penting agar tidak salah dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan investasi pada perangkat baru yang mahal.

Kesimpulan dan Pandangan ke Depan: Menimbang Pilihan Upgrade

Bagi konsumen yang saat ini sedang mempertimbangkan untuk membeli perangkat Apple baru, informasi mengenai strategi M6 dan M7 ini memberikan perspektif penting dalam merencanakan pembelian mereka. Jika Anda adalah pengguna biasa yang hanya membutuhkan performa standar untuk tugas sehari-hari, chip M6 dasar yang diprediksi segera hadir akan tetap menjadi pilihan yang sangat solid dan efisien. Namun, bagi para profesional kreatif, insinyur, dan pengembang yang sangat bergantung pada varian Pro, Max, atau Ultra, bersiaplah untuk memegang perangkat Anda sedikit lebih lama atau mempertimbangkan lini M5 yang sudah sangat mumpuni hingga M7 benar-benar menampakkan dirinya di awal 2027.

Pada akhirnya, keputusan Apple untuk fokus pada chip M7 sebagai ‘big upgrade’ menunjukkan bahwa mereka tidak ingin terjebak dalam rutinitas rilis tahunan yang membosankan tanpa inovasi yang berarti. Dunia teknologi akan terus memantau setiap pergerakan dari Cupertino untuk melihat apakah strategi berani ini akan membuahkan hasil yang manis atau justru memberikan celah bagi kompetitor untuk mengejar ketertinggalan. Satu hal yang pasti, standar komputasi personal telah bergeser secara permanen sejak kehadiran Apple Silicon, dan kita semua menantikan bagaimana babak selanjutnya akan ditulis dalam sejarah teknologi modern yang terus berkembang pesat ini.

You Might Also Like

Bose QuietComfort Ultra Pecahkan Rekor Harga Terendah: Diskon 40% di Amazon Prime Day Hanya Sampai 26 Juni!

Fans Xbox Meradang! Strategi Marketing GTA 6 Dinilai Terlalu Memihak PlayStation 5, Benarkah Ada Masalah Teknis di Balik Layar?

OnePlus N6 Siap Guncang Pasar: Bocoran Spesifikasi dan Detail Kamera 50MP Terungkap Jelang Peluncuran Resmi!

Meja Kerja Rapi Pikiran Jernih: 5 Penawaran Eksklusif UGREEN di Prime Day yang Wajib Anda Miliki Sebelum Berakhir

Vivo Y6a Resmi Meluncur: Bawa Baterai Monster 7.200 mAh dan Snapdragon 4 Gen 2 di Kelas Budget

TAGGED:#AppleIntelligence#AppleSilicon#Gadget2026#InovasiTeknologi#Laptop#MacBookPro#MacPro#MacStudio#MasaDepanTeknologi#Semikonduktor#TechNews#TeknologiTerbaruAppleHardwareInovasi

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Harga iPad Naik Drastis Hingga $200! Ini Kesempatan Terakhir Amankan Stok di Amazon Prime Day Sebelum Terlambat
Next Article Diskon Gila-Gilaan! Amazon Fire TV Stick Turun Harga Hingga 55% di Prime Day: Saatnya Ubah Televisi Anda Menjadi Pusat Hiburan Pintar
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected

248.1kLike
54.3kFollow
10.3kSubscribe
39.5kFollow
banner banner
Create an Amazing Newspaper
Discover thousands of options, easy to customize layouts, one-click to import demo and much more.
Learn More

Latest News

Bocoran Besar GTA 6! Retailer Brasil Ungkap Detail Revolusioner NPC dan Sistem Media Sosial yang Mengguncang Industri Game
Bisnis Gaming Industri Game Tren Gaming Video Game
Hanya $2.24! Planet Zoo Pecahkan Rekor Harga Terendah Sepanjang Masa di Steam Summer Sale dengan Diskon 95 Persen
Berita Teknologi Gaming Gaya Hidup Digital Industri Game
Revolusi Power Bank Mini: Ugreen Nexode Air Slim 65W Hadir Lebih Bertenaga, Bisa Cas Laptop dalam Ukuran Saku!
Elektronik Gadget Inovasi Teknologi Perangkat Keras Teknologi
Revolusi Layar E-Ink: Dasung Link 2 Ubah iPhone dan Android Menjadi E-Reader Super Cepat 60 Hz
Berita Teknologi Gadget Gaya Hidup Digital Inovasi Teknologi Smartphone
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Quick Link

  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise

Support

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

HeryArts NewsHeryArts News
Follow US
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Join Us!

Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?