By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
HeryArts NewsHeryArts NewsHeryArts News
  • Home
  • Tech News
    Tech NewsShow More
    Hitachi Energy Bangun Pabrik Transformator Terbesar di AS: Strategi Raksasa Demi Menopang Ledakan Kebutuhan Listrik AI
    11 Min Read
    Mengapa Desain Website Modern Justru Membunuh Penjualan Anda? Tren “Cantik” yang Menghancurkan Konversi dan Cara Memperbaikinya
    12 Min Read
    Figma Config 2026 Ungkap Borok Utang Desain: Mengapa Tim Produk Tak Bisa Lagi Menutup Mata?
    11 Min Read
    Update Besar Git 2.55.0 Resmi Dirilis: Bongkar Fitur Eksperimental ‘History’ dan Rahasia Performa Linux yang Lebih Agresif!
    11 Min Read
    Git 2.55 Resmi Meluncur: Era Baru Rust Dimulai dan Revolusi Perbaikan Riwayat Kode yang Lebih Cerdas
    10 Min Read
  • AI News
    AI NewsShow More
    Dilema Kecerdasan Buatan: Mengapa Model AI Kecil Kini Mulai Mengancam Dominasi Frontier Models yang Raksasa?
    12 Min Read
    Menguak Tabir Debat AI Safety: Mengapa Diskusi Sebenarnya Tentang Keamanan Kecerdasan Buatan Justru Tenggelam dalam Hiruk-Pikuk Industri?
    13 Min Read
    AS Perketat Kendali AI: Setelah Anthropic, Kini Giliran GPT-5.6 OpenAI yang Terkena Pembatasan Pemerintahan Trump
    9 Min Read
    Rahasia Skalabilitas Model AI Raksasa: Mengenal Micro-DDP, Teknik Distribusi Beban Kerja yang Mengubah Aturan Main
    11 Min Read
    ElevenLabs Adopsi Google SynthID: Solusi Mutakhir Deteksi Deepfake Audio yang Semakin Sulit Dibedakan dari Suara Manusia Asli
    9 Min Read
  • Mobile
    MobileShow More
    Revolusi Privasi WhatsApp: Kini Bisa Chat Tanpa Nomor HP Lewat Fitur Username Terbaru, Begini Cara Kerjanya!
    10 Min Read
    Aplikasi Resmi OpenClaw Akhirnya Meluncur di Mobile: Terobosan AI Self-Hosted atau Justru Mengecewakan Pengguna?
    12 Min Read
    WhatsApp Resmi Luncurkan Fitur Username Akhir Tahun Ini: Selamat Tinggal Bagikan Nomor Telepon, Simak Cara Amankan Nama Anda Sekarang!
    11 Min Read
    Revolusi Agen AI di Saku Anda: OpenClaw Resmi Meluncur di Android dan iOS dengan Desain Antarmuka yang Sangat Unik
    10 Min Read
    Update Besar Android Juni 2026: Google System Updates Bawa Perubahan Signifikan untuk Play Store dan Play Services
    8 Min Read
  • Gadget
    GadgetShow More
    Rahasia Maestro Digital Terungkap! Bedah Tuntas ImagineFX Edisi 268: Panduan Praktis Mempercepat Teknik Melukis Anda
    9 Min Read
    Rahasia di Balik ‘Batu yang Tidak Menghalangi Apapun’: Mengapa Desain Modern Justru Terasa Mengusir Manusia?
    9 Min Read
    Figma Config 2026 Ungkap Borok Utang Desain: Mengapa Tim Produk Tak Bisa Lagi Menutup Mata?
    11 Min Read
    Terobosan Besar Linux: Bcachefs Mulai Integrasikan Kode Rust ke Modul Kernel pada Rilis v1.38.7 Mendatang
    13 Min Read
    Wine 11.12 Resmi Dirilis: Bawa Dukungan Wayland Fractional Scaling yang Revolusioner untuk Pengguna Linux
    13 Min Read
  • Software
    SoftwareShow More
    Terobosan Besar Linux: Bcachefs Mulai Integrasikan Kode Rust ke Modul Kernel pada Rilis v1.38.7 Mendatang
    13 Min Read
    Wine 11.12 Resmi Dirilis: Bawa Dukungan Wayland Fractional Scaling yang Revolusioner untuk Pengguna Linux
    13 Min Read
    Membongkar Kekuatan NLP Klasik: Sejauh Mana Teknik ‘Jadul’ Bisa Menandingi AI Modern dalam Identifikasi Penulis?
    10 Min Read
    Beralih dari Tailscale ke Pangolin: Mengapa Solusi Akses Jarak Jauh Ini Jauh Lebih Mudah dari yang Anda Bayangkan?
    9 Min Read
    Revolusi Manajemen Home Lab: Bagaimana Fitur Dynamic Load Balancer Proxmox 9.2 Mengakhiri Masalah Distribusi Sumber Daya yang Tak Terduga
    11 Min Read
  • Gaming
    GamingShow More
    Kekacauan Prasejarah: Mengapa Very Safe Dino Park Menjadi Game Multiplayer Paling ‘Berbahaya’ untuk Persahabatan Anda!
    10 Min Read
    Hanya Ada 2.000 di Dunia! Kartu Pokémon Mega Gallade Akira Egawa Jadi Buruan Paling Mustahil di Tahun 2026
    12 Min Read
    Steam Controller: Mengapa Perangkat ‘Gagal’ Valve Ini Justru Jadi Raja Tak Terbantahkan dalam Setup Couch Gaming Modern?
    10 Min Read
    Bocoran dan Kunci Jawaban Hurdle 30 Juni 2026: Strategi Master untuk Menaklukkan Puzzle Kata Terakhir Bulan Ini
    8 Min Read
    Rahasia Menaklukkan NYT Connections Sports Edition 30 Juni 2026: Panduan Strategi, Tips, dan Analisis Teka-Teki Hari Ini
    10 Min Read
  • Education
    EducationShow More
    Inovasi Generasi Muda: Proyek NESSP NASA Berhasil Cetak Ratusan Calon Ilmuwan Lewat Tantangan Eksplorasi Venus ROADS
    13 Min Read
    China Guncang Dunia Pendidikan: 12.000 Jurusan Kuliah Dihapus Massal Demi Dominasi Mutlak Kecerdasan Buatan
    9 Min Read
    Pelajaran Berharga dari Toy Story 5: Mengapa Anda Harus Memberi Anak Kindle Kids Edition dan Bukan Tablet ‘Brainrot’ di Prime Day Kali Ini
    10 Min Read
    PaperTok: Inovasi AI Peneliti University of Washington yang Ubah Jurnal Ilmiah Menjadi Video ala TikTok
    11 Min Read
    Mosyle@Home Hadir Sebagai Solusi Revolusioner Manajemen Screen Time iPad dan Mac Sekolah untuk Orang Tua
    9 Min Read
Search
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Reading: Aplikasi Resmi OpenClaw Akhirnya Meluncur di Mobile: Terobosan AI Self-Hosted atau Justru Mengecewakan Pengguna?
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
HeryArts NewsHeryArts News
Font ResizerAa
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Search
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
HeryArts News > Blog > Gadget > Software > Aplikasi Resmi OpenClaw Akhirnya Meluncur di Mobile: Terobosan AI Self-Hosted atau Justru Mengecewakan Pengguna?
Artificial IntelligenceMobileOpen SourceSoftwareTech News

Aplikasi Resmi OpenClaw Akhirnya Meluncur di Mobile: Terobosan AI Self-Hosted atau Justru Mengecewakan Pengguna?

Last updated: June 30, 2026 9:16 am
heryarts
Share
SHARE

Dunia teknologi asisten virtual berbasis Artificial Intelligence kembali diguncang dengan kabar peluncuran aplikasi resmi dari OpenClaw, sebuah proyek AI yang selama ini dikenal sebagai primadona bagi para pegiat privasi data. Seiring dengan meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap penggunaan data pribadi oleh perusahaan teknologi raksasa, kehadiran solusi self-hosted AI seperti OpenClaw menjadi angin segar yang sangat dinantikan oleh komunitas global. Aplikasi pendamping ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara infrastruktur server lokal yang kompleks dengan kenyamanan penggunaan di perangkat genggam yang dinamis. Namun, ekspektasi tinggi yang membumbung sebelum peluncuran tampaknya harus berbenturan dengan realitas teknis yang dirasakan oleh para pengguna awal di lapangan.

Contents
Mengenal OpenClaw dan Filosofi AI Self-HostedFitur Unggulan Aplikasi Mobile OpenClawMode Suara dan Interaksi Real-TimePersetujuan Automasi Jarak JauhMengapa Kesan Pertama Pengguna Masih Kurang Memuaskan?Keamanan vs Kenyamanan: Dilema AI Lokal di Perangkat MobilePerbandingan Strategis dengan Kompetitor Cloud AIMenatap Masa Depan Ekosistem OpenClaw

Sebagai jurnalis yang telah mengamati perkembangan teknologi selama dua dekade, saya melihat bahwa langkah OpenClaw untuk merambah ranah mobile adalah keputusan strategis yang krusial namun penuh risiko. Selama ini, pengguna OpenClaw terbatas pada akses melalui browser atau terminal yang tentu saja kurang praktis bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi di luar ruangan. Dengan hadirnya aplikasi resmi ini, pengembang berharap dapat memberikan pengalaman yang lebih mulus dalam mengelola asisten cerdas tanpa harus mengorbankan kedaulatan data yang menjadi nilai jual utama mereka. Sayangnya, laporan awal menunjukkan bahwa perjalanan menuju ekosistem mobile yang sempurna masih sangat jauh dari kata selesai bagi tim pengembang OpenClaw.

Mengenal OpenClaw dan Filosofi AI Self-Hosted

Sebelum masuk lebih dalam ke ulasan aplikasinya, kita perlu memahami apa yang membuat OpenClaw begitu istimewa di mata para pakar Software Development dan keamanan siber. Berbeda dengan ChatGPT atau Google Gemini yang memproses data Anda di server cloud milik perusahaan, OpenClaw memungkinkan Anda menjalankan model bahasa besar (LLM) di perangkat keras milik Anda sendiri. Ini berarti semua percakapan, data pribadi, dan instruksi sensitif tetap berada di bawah kendali penuh Anda, tanpa campur tangan pihak ketiga yang berpotensi melakukan penambangan data. Filosofi ini telah menarik ribuan kontributor yang percaya bahwa masa depan Kecerdasan Buatan haruslah bersifat desentralisasi dan transparan.

Konteks peluncuran aplikasi mobile ini menjadi sangat penting karena selama ini ekosistem Open Source seringkali dianggap tertinggal dalam hal antarmuka pengguna (UI) dibandingkan produk komersial yang didukung modal besar. OpenClaw mencoba mematahkan stigma tersebut dengan menghadirkan aplikasi yang tidak hanya berfungsi sebagai antarmuka chat, tetapi juga sebagai pusat kendali untuk berbagai kebutuhan digital pengguna. Pentingnya memiliki akses mobile terhadap AI lokal tidak bisa diremehkan, terutama bagi mereka yang menggunakan AI untuk kebutuhan profesional yang sangat rahasia. Namun, membangun aplikasi yang stabil di atas infrastruktur yang bervariasi dari sisi pengguna merupakan tantangan teknis yang sangat masif dan melelahkan.

Fitur Unggulan Aplikasi Mobile OpenClaw

Aplikasi pendamping OpenClaw yang baru dirilis ini membawa beberapa fitur kunci yang diklaim mampu meningkatkan produktivitas pengguna secara signifikan saat berada di perjalanan. Fitur utama yang paling ditonjolkan adalah kemampuan untuk melakukan percakapan teks secara real-time dengan asisten AI yang terhubung langsung ke server rumahan pengguna melalui koneksi terenkripsi. Pengguna kini dapat menanyakan informasi, meminta bantuan penulisan kode, atau sekadar berdiskusi tentang ide-ide kreatif tanpa harus menyalakan komputer desktop mereka. Sinkronisasi yang ditawarkan diklaim cukup responsif meskipun performa akhirnya akan sangat bergantung pada spesifikasi server lokal yang digunakan oleh masing-masing individu.

Mode Suara dan Interaksi Real-Time

Selain fitur chat berbasis teks, aplikasi ini juga menyertakan voice mode yang memungkinkan interaksi dua arah menggunakan perintah suara layaknya asisten pintar populer lainnya. Implementasi teknologi pemrosesan suara ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan saat pengguna sedang mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang tidak memungkinkan penggunaan tangan secara aktif. Meskipun secara teknis fitur ini sangat impresif untuk ukuran proyek terbuka, efektivitasnya dalam mengenali berbagai dialek dan kebisingan latar belakang masih menjadi subjek evaluasi mendalam. Belum ada konfirmasi resmi mengenai dukungan bahasa yang lebih luas di luar bahasa Inggris, namun komunitas berharap adanya pembaruan di masa mendatang.

Persetujuan Automasi Jarak Jauh

Salah satu fitur yang paling menarik bagi pengguna Smart Home dan sistem automasi adalah kemampuan untuk menyetujui atau menolak tugas automasi secara langsung dari aplikasi. OpenClaw dapat dikonfigurasi untuk menjalankan berbagai skrip di server rumah, dan aplikasi ini berfungsi sebagai gerbang keamanan terakhir sebelum instruksi tersebut dieksekusi. Misalnya, jika AI mendeteksi adanya anomali di sistem keamanan rumah, pengguna akan menerima notifikasi di ponsel dan dapat memberikan persetujuan untuk tindakan mitigasi hanya dengan satu ketukan. Fitur ini memberikan rasa aman tambahan sekaligus kontrol yang lebih granular terhadap sistem cerdas yang terpasang di kediaman mereka.

Mengapa Kesan Pertama Pengguna Masih Kurang Memuaskan?

Meskipun membawa fitur-fitur yang terdengar sangat menjanjikan di atas kertas, kenyataan yang dihadapi pengguna saat pertama kali mencoba aplikasi ini ternyata tidak seindah harapan. Banyak pengguna melaporkan adanya masalah pada stabilitas koneksi antara aplikasi mobile dengan server self-hosted yang mereka jalankan, yang seringkali mengakibatkan kegagalan dalam memuat percakapan. Hal ini sebenarnya merupakan masalah klasik dalam dunia Open Source, di mana fragmentasi perangkat keras dan konfigurasi jaringan yang berbeda-beda membuat optimasi menjadi sangat sulit dilakukan secara universal. Kesan pertama yang kurang memuaskan ini tentu menjadi catatan merah bagi tim pengembang untuk segera melakukan perbaikan besar-besaran.

Selain masalah stabilitas, antarmuka pengguna atau User Interface aplikasi ini juga dianggap masih terlalu kaku dan kurang intuitif dibandingkan dengan standar aplikasi mobile modern tahun 2026. Beberapa elemen navigasi terasa lambat merespons, dan desain visualnya dinilai belum mampu memberikan pengalaman yang memanjakan mata bagi pengguna awam. Kritik ini menunjukkan bahwa meskipun secara fungsionalitas aplikasi ini sudah cukup lengkap, aspek User Experience (UX) masih membutuhkan sentuhan profesional lebih lanjut agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Pengembang perlu mendengarkan umpan balik dari komunitas secara aktif untuk memprioritaskan fitur mana yang perlu diperbaiki dalam siklus pembaruan berikutnya.

Keamanan vs Kenyamanan: Dilema AI Lokal di Perangkat Mobile

Peluncuran aplikasi OpenClaw ini kembali memicu perdebatan lama mengenai keseimbangan antara Keamanan Data dan kenyamanan penggunaan aplikasi mobile. Untuk mendapatkan akses jarak jauh ke server AI lokal, pengguna seringkali harus melakukan konfigurasi jaringan yang cukup rumit, seperti menggunakan VPN atau melakukan port forwarding yang berisiko jika tidak dilakukan dengan benar. Aplikasi OpenClaw mencoba menyederhanakan proses ini, namun kemudahan yang ditawarkan terkadang menimbulkan kekhawatiran baru tentang potensi celah keamanan yang bisa dieksploitasi oleh pihak tidak bertanggung jawab. Ini adalah dilema yang selalu dihadapi oleh setiap pengembang aplikasi yang mengutamakan privasi di atas segalanya.

Dampak dari pendekatan ini adalah aplikasi terasa lebih berat dan lambat dibandingkan aplikasi AI cloud yang hanya perlu mengirimkan data ke server pusat yang sangat kuat. Pengguna OpenClaw harus menyadari bahwa mereka sedang menjalankan infrastruktur mini di genggaman mereka, yang tentu saja membutuhkan sumber daya baterai dan data yang lebih besar. Namun, bagi para purist teknologi, keterlambatan beberapa detik dalam merespons perintah adalah harga kecil yang layak dibayar demi memastikan bahwa tidak ada satu byte pun data mereka yang bocor ke tangan korporasi iklan. Implikasi dari tren ini adalah mulai munculnya standar baru dalam Etika Digital di mana pengguna lebih menghargai kontrol daripada sekadar kecepatan akses semata.

Perbandingan Strategis dengan Kompetitor Cloud AI

Jika kita membandingkan aplikasi OpenClaw dengan aplikasi dari Apple Intelligence atau Microsoft Copilot, perbedaannya sangatlah mencolok dari sisi filosofi bisnis dan teknis. Produk komersial menawarkan kecepatan luar biasa karena didukung oleh Supercomputer yang mampu memproses triliunan data dalam sekejap, namun dengan biaya privasi yang seringkali tidak disadari oleh pengguna. OpenClaw, di sisi lain, menawarkan kemandirian teknologi yang memungkinkan pengguna untuk tetap beroperasi bahkan jika layanan internet global mengalami gangguan. Perbandingan ini menunjukkan bahwa OpenClaw bukan ditujukan untuk menggantikan AI komersial secara total, melainkan sebagai alternatif bagi segmen pasar yang sangat spesifik dan peduli pada privasi.

“Membangun jembatan antara privasi mutlak dan kenyamanan mobile adalah tantangan terbesar dalam dekade AI ini. OpenClaw adalah langkah awal yang berani, meskipun masih penuh dengan kerikil teknis yang harus disingkirkan.”

Dalam hal biaya, menggunakan OpenClaw melalui aplikasi mobile ini secara teori lebih murah dalam jangka panjang karena pengguna tidak perlu membayar biaya langganan bulanan yang mahal. Namun, investasi awal untuk perangkat keras server dan biaya listrik tetap menjadi faktor yang harus dipertimbangkan secara matang oleh calon pengguna. Di sisi lain, aplikasi AI komersial terus berkembang dengan integrasi ekosistem yang sangat dalam, membuat posisi OpenClaw semakin tertantang untuk tetap relevan bagi pengguna non-teknis. Persaingan ini sangat sehat bagi industri karena mendorong inovasi di kedua sisi, baik dalam hal efisiensi model AI maupun perlindungan privasi pengguna secara keseluruhan.

Menatap Masa Depan Ekosistem OpenClaw

Meskipun peluncuran perdana aplikasi ini diwarnai dengan berbagai kritik dan kesan yang kurang memuaskan, masa depan OpenClaw tetap terlihat cerah berkat dukungan komunitas yang sangat loyal. Pengembang diprediksi akan fokus pada optimasi kode untuk mengurangi beban kerja pada prosesor ponsel serta memperbaiki protokol komunikasi agar lebih stabil di jaringan seluler yang fluktuatif. Dengan semakin banyaknya kontribusi dari para pengembang independen di seluruh dunia, aplikasi ini kemungkinan besar akan mengalami evolusi yang cepat dalam beberapa bulan ke depan. Kita bisa mengharapkan adanya perbaikan pada sistem Artificial Intelligence yang lebih ringan namun tetap cerdas untuk dijalankan di perangkat mobile dengan spesifikasi menengah.

Sebagai penutup, peluncuran aplikasi resmi OpenClaw adalah sebuah tonggak sejarah penting dalam gerakan Digital Sovereignty yang sedang tumbuh pesat. Meskipun kesan pertamanya belum mampu memukau semua orang, keberanian untuk merilis produk ini menunjukkan komitmen untuk membawa teknologi masa depan ke tangan pengguna secara langsung tanpa perantara. Bagi Anda yang sangat menghargai privasi dan memiliki sedikit pengetahuan teknis, aplikasi ini layak untuk dicoba dan dipantau perkembangannya secara berkala. Dunia teknologi selalu membutuhkan pemberontak seperti OpenClaw untuk mengingatkan kita bahwa kita masih bisa memiliki kendali atas data dan kehidupan digital kita sendiri di tengah gempuran otomatisasi global.

You Might Also Like

Misteri Terpecahkan! Pikap Listrik Murah Ford $30.000 Terpantau Uji Coba di Arizona, Siap Guncang Dominasi Pasar EV!

Hitachi Energy Bangun Pabrik Transformator Terbesar di AS: Strategi Raksasa Demi Menopang Ledakan Kebutuhan Listrik AI

Rahasia Earthrise Energy: Bagaimana Pembangkit Gas Menjadi ‘Jalan Pintas’ Percepat Proyek Tenaga Surya 270 MW ke Jaringan Listrik

Bukan Amazon! Inilah Rahasia Tempat Belanja Filamen Printer 3D Termurah di Inggris dengan Harga Black Friday

Rahasia Maestro Digital Terungkap! Bedah Tuntas ImagineFX Edisi 268: Panduan Praktis Mempercepat Teknik Melukis Anda

TAGGED:#AplikasiMobile#ArtificialIntelligence#AsistenVirtual#InovasiTeknologi#KeamananData#KecerdasanBuatan#OpenSource#PrivasiDigital#SelfHostedAI#SmartHome#SoftwareDevelopment#TechNews#UpdateTeknologiGadgetOpenClaw

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Kebocoran Terbesar Apple dalam Satu Dekade: iPhone 18 Pro Dilaporkan Lolos Uji Jatuh Ekstrem dengan Ketahanan Luar Biasa
Next Article Bocoran Jadwal Rilis Qualcomm Terungkap: Menanti Kehadiran Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro yang Siap Mengguncang Industri
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected

248.1kLike
54.3kFollow
10.3kSubscribe
39.5kFollow
banner banner
Create an Amazing Newspaper
Discover thousands of options, easy to customize layouts, one-click to import demo and much more.
Learn More

Latest News

Penjualan Toyota Merosot 4 Bulan Beruntun: Harga Bensin Jadi Kambing Hitam, Tapi Penjualan Mobil Listrik Justru Meledak 170%!
Berita Teknologi Bisnis Internasional Industri Otomotif Mobil Listrik Teknologi Hijau
Rahasia di Balik ‘Batu yang Tidak Menghalangi Apapun’: Mengapa Desain Modern Justru Terasa Mengusir Manusia?
Desain Produk Design Gaya Hidup Digital Inovasi Psikologi Pengguna
Mengapa Desain Website Modern Justru Membunuh Penjualan Anda? Tren “Cantik” yang Menghancurkan Konversi dan Cara Memperbaikinya
Bisnis Digital Desain Produk Digital Transformation Marketing Psikologi Pengguna
Revolusi Desain Era AI: Mengapa Desainer Masa Depan Tidak Lagi Mendesain Antarmuka, Melainkan Mendesain Keputusan
Artificial Intelligence Desain Produk Digital Transformation Inovasi Teknologi User Interface
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Quick Link

  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise

Support

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

HeryArts NewsHeryArts News
Follow US
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Join Us!

Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?