By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
HeryArts NewsHeryArts NewsHeryArts News
  • Home
  • Tech News
    Tech NewsShow More
    Sangat Mengejutkan! Notion Mail Resmi Ditutup: Strategi Gagal atau Sekadar Pivot Menuju Sesuatu yang Lebih Besar?
    11 Min Read
    Strategi Rahasia OpenAI Terungkap: ChatGPT 5.6 Hanya Akan Dirilis Secara Eksklusif untuk Pelanggan yang Disetujui Pemerintah
    10 Min Read
    HYPE Anjlok 22% dari Rekor Tertinggi: Apakah Ini Sinyal Rebound Kuat Menuju Level $60?
    8 Min Read
    Bitcoin Menemukan ‘Garis Pertahanan’ Baru: Akankah Data Inflasi PCE Amerika Serikat Pekan Ini Menjadi Ujian Berat?
    9 Min Read
    Samsung Beri Kejutan Luar Biasa! Galaxy S8 dan Note 8 Dapat Update Misterius Setelah Hampir 10 Tahun
    10 Min Read
  • AI News
    AI NewsShow More
    Intervensi Gedung Putih: OpenAI Resmi Tunda Peluncuran GPT-5.6 Atas Permintaan Pemerintahan Trump Demi Keamanan Nasional
    10 Min Read
    Terobosan Gila! Mantan Bos AI Databricks Klaim Teknologi Un-0 Mampu Pangkas Konsumsi Listrik AI Hingga 1.000 Kali Lipat
    11 Min Read
    Dominasi ChatGPT Terancam? Data Ungkap Pengguna Berbayar Mulai Migrasi Massal ke Claude Milik Anthropic
    10 Min Read
    OpenAI Resmi Luncurkan GPT-5.5 Versi Gratis: ChatGPT Kini Miliki Pemahaman Konteks Luar Biasa yang Mengubah Standar AI Dunia
    9 Min Read
    Tesla Bantah Tuduhan FSD Mematikan: Data Log Ungkap Kesalahan Fatal Pengemudi Salah Injak Pedal Gas
    11 Min Read
  • Mobile
    MobileShow More
    Rahasia Setup Mobile Gaming Pro: Mengapa Aksesoris Tambahan Menjadi Kunci Utama dalam Menaklukkan The Division: Resurgence
    8 Min Read
    Revolusi Mobile Coding: Mengapa Mengetik Kode di HP Sudah Kuno dan Peran AI Agents yang Mengubah Segalanya
    9 Min Read
    Google Resmi Rilis Android 17 QPR1 Beta 5 untuk Pixel: Solusi Masalah Besar yang Dinantikan Pengguna Akhirnya Tiba!
    11 Min Read
    Gebrakan Google Play: Kampanye ‘Mega Game Sale’ Pangkas Harga Game Android Populer Menjadi Hanya $0.10
    12 Min Read
    AIB Guncang Sektor Perbankan: Rombak Total Aplikasi Mobile Setelah Satu Dekade Demi Pengalaman Finansial Paripurna
    12 Min Read
  • Gadget
    GadgetShow More
    Banting Harga Gila-Gilaan! Prime Day 2026 Diskon Robot Vacuum Hingga 45%: Saatnya Upgrade Rumah Pintar Anda
    12 Min Read
    Banjir Diskon Smartphone Prime Day: Samsung Galaxy dan Google Pixel Turun Harga Hingga 35 Persen!
    10 Min Read
    Banting Harga Gila-gilaan! Tablet Apple dan Android Diskon Hingga 46% di Prime Day: Inilah Rekomendasi Terbaik untuk Anda
    16 Min Read
    Banjir Diskon Gila-Gilaan! Prime Day Jadi Momentum Emas Berburu Wearable Garmin, Oura, hingga Whoop dengan Harga Miring
    13 Min Read
    Serbuan Diskon Smartwatch Prime Day: Saatnya Pinang Apple Watch, Samsung Galaxy Watch, dan Pixel Watch dengan Harga Termurah Tahun Ini!
    11 Min Read
  • Software
    SoftwareShow More
    Kiamat Inbox Tradisional? Notion Resmi Suntik Mati Notion Mail demi Fokus pada Masa Depan AI Agent
    12 Min Read
    Strategi Radikal Notion: Matikan Aplikasi Email Berbasis Skiff Demi Fokus Total pada AI Agent untuk Revolusi Kotak Masuk
    9 Min Read
    Revolusi Produktivitas Digital: Mengapa Notion Mail Resmi Ditutup Demi Dominasi AI Agent?
    7 Min Read
    Adobe Resmi Akuisisi Topaz Labs: Revolusi Besar AI untuk Photoshop dan Premiere Pro Segera Tiba!
    12 Min Read
    Hanya Ubah Satu Baris Kode di GCC Compiler, Performa Chip Intel dan AMD Melejit Hingga 12 Persen!
    10 Min Read
  • Gaming
    GamingShow More
    NUBWO HG04L dan G06: Gebrakan Baru Headset Gaming yang Mengutamakan Fungsi di Atas Estetika RGB
    12 Min Read
    Xbox Naik Harga Lagi! Microsoft Terpaksa Kerek Harga Konsol Akibat Kelangkaan Memori Global yang Kian Mencekik
    9 Min Read
    Retroid Pocket Nova Resmi Meluncur: Konsol Genggam 4:3 Paling Bertenaga untuk Emulasi GameCube dan PS2 di Harga $229
    11 Min Read
    Harga Xbox Bakal Melambung Agustus Ini: Inilah Kesempatan Terakhir Anda Mendapatkan Konsol Microsoft dengan Harga Diskon Sebelum Kenaikan Resmi!
    9 Min Read
    Revolusi Gaming di Smartphone Lipat: Android 17 Hadirkan Mode Game Khusus dengan Kontroler Virtual Canggih
    8 Min Read
  • Education
    EducationShow More
    Mosyle@Home Hadir Sebagai Solusi Revolusioner Manajemen Screen Time iPad dan Mac Sekolah untuk Orang Tua
    9 Min Read
    Avmira Raih Skor Proof of Usefulness 21.71: Revolusi Platform Edukasi Digital Berbasis AI untuk Developer Masa Depan
    14 Min Read
    Revolusi Pendidikan Prabowo: Dari Sekolah Rakyat ke Era Digital, Strategi Besar Cetak SDM Unggul Indonesia
    11 Min Read
    Siasat Licik Siswa Kelabui Detektor AI: Mengenal Aplikasi ‘Humanizer’ dan ‘Autotyper’ yang Mengancam Integritas Akademik
    12 Min Read
    Gen Z Skeptis Terhadap AI: Mengapa Universitas Harus Berhenti Memaksakan Teknologi dan Mulai Mendengarkan Mahasiswa
    10 Min Read
Search
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Reading: Pemerintah AS Resmi Larang Penjualan Polestar Mulai 2027: Pukulan Telak yang Berbeda Nasib dengan Volvo
Share
Sign In
Notification Show More
Font ResizerAa
HeryArts NewsHeryArts News
Font ResizerAa
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Search
  • Home
  • Tech News
  • AI News
  • Mobile
  • Gadget
  • Software
  • Gaming
  • Education
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
HeryArts News > Blog > Bisnis > Pemerintah AS Resmi Larang Penjualan Polestar Mulai 2027: Pukulan Telak yang Berbeda Nasib dengan Volvo
BisnisIndustri OtomotifInternasionalMobil ListrikTeknologi

Pemerintah AS Resmi Larang Penjualan Polestar Mulai 2027: Pukulan Telak yang Berbeda Nasib dengan Volvo

Last updated: June 26, 2026 5:45 am
heryarts
Share
SHARE

Dunia otomotif global baru saja dikejutkan oleh keputusan drastis dari otoritas federal Amerika Serikat yang memberikan hambatan besar bagi masa depan Polestar di pasar Amerika Utara. Kabar buruk ini menyasar langsung rencana ekspansi merek mobil listrik premium tersebut, di mana pemerintah AS secara resmi menolak memberikan otorisasi penjualan bagi kendaraan Polestar mulai tahun model 2027. Keputusan ini menjadi titik balik krusial yang menempatkan Polestar dalam posisi yang sangat sulit, terutama karena pasar Amerika merupakan salah satu pilar utama bagi pertumbuhan kendaraan listrik (EV) di tingkat internasional yang sedang berkembang pesat.

Contents
Misteri di Balik Penolakan Otorisasi Federal Terhadap PolestarPerbandingan Kontras: Mengapa Volvo Diizinkan Sementara Polestar Ditolak?Dampak Teknis dan Operasional untuk Kendaraan Tahun Model 2027Ancaman Terhadap Strategi Ekspansi Global dan Valuasi PerusahaanNasib Konsumen dan Ekosistem Dealer Polestar di Amerika SerikatPandangan ke Depan: Skenario Penyelamatan dan Transformasi Polestar

Langkah tegas ini diambil di tengah meningkatnya pengawasan terhadap teknologi otomotif yang memiliki keterkaitan erat dengan rantai pasok global, khususnya yang bersinggungan dengan aspek keamanan siber dan integritas data kendaraan modern. Meskipun banyak pihak sebelumnya berspekulasi bahwa Polestar akan mendapatkan perlakuan yang sama dengan saudaranya, Volvo, realitasnya justru berbanding terbalik dan sangat mengejutkan bagi para investor. Penolakan ini bukan sekadar hambatan administratif biasa, melainkan sebuah barikade regulasi yang secara efektif dapat menghentikan total operasional penjualan unit baru Polestar di tanah Amerika dalam waktu dekat jika tidak ada perubahan kebijakan.

Misteri di Balik Penolakan Otorisasi Federal Terhadap Polestar

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai alasan spesifik dan mendetail di balik penolakan otorisasi penjualan untuk Polestar tersebut, namun keputusan ini jelas memisahkan jalurnya dari produsen lain. Otoritas federal di Amerika Serikat memang sedang memperketat aturan mengenai kendaraan yang menggunakan perangkat lunak atau perangkat keras yang dianggap memiliki risiko keamanan tinggi bagi infrastruktur nasional. Polestar, yang memiliki hubungan struktural kuat dengan grup otomotif asal China, tampaknya menjadi target dari kebijakan yang semakin proteksionis di sektor teknologi transportasi masa depan.

Situasi ini menciptakan ketidakpastian yang luar biasa bagi para pemangku kepentingan, mulai dari jajaran eksekutif perusahaan hingga para pemegang saham yang memantau pergerakan pasar modal. Tanpa adanya otorisasi untuk menjual kendaraan mulai tahun model 2027, Polestar terancam kehilangan momentum di saat kompetitor lain justru sedang mempercepat peluncuran model-model terbaru mereka. Upaya diplomasi korporat kemungkinan besar sedang dilakukan di balik layar, namun posisi pemerintah federal yang sudah mengeluarkan keputusan ini menunjukkan adanya kekhawatiran yang sangat mendalam pada level keamanan nasional.

Analisis mendalam mengenai kebijakan ini menunjukkan bahwa pemerintah AS sedang berusaha memitigasi risiko dari kendaraan yang memiliki konektivitas tinggi dan kemampuan pengumpulan data yang masif. Kendaraan listrik modern bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan pusat data berjalan yang mampu memetakan lingkungan sekitar secara real-time melalui berbagai sensor canggih. Oleh karena itu, otorisasi penjualan menjadi gerbang utama yang harus dilewati oleh setiap produsen untuk memastikan bahwa setiap unit yang mengaspal di jalanan Amerika telah memenuhi standar keamanan yang paling ketat dan tidak membawa celah yang bisa disalahgunakan.

Perbandingan Kontras: Mengapa Volvo Diizinkan Sementara Polestar Ditolak?

Salah satu poin yang paling menarik perhatian dari perkembangan berita ini adalah perbedaan perlakuan yang diterima oleh Volvo dibandingkan dengan Polestar. Meskipun kedua merek ini berada di bawah naungan payung kepemilikan yang sama melalui Geely, Volvo tetap mendapatkan lampu hijau untuk melanjutkan aktivitas penjualannya di Amerika Serikat. Perbedaan nasib ini memicu banyak pertanyaan mengenai kriteria apa yang sebenarnya digunakan oleh otoritas federal dalam mengevaluasi kepatuhan sebuah merek otomotif terhadap regulasi nasional yang berlaku.

Volvo memiliki keuntungan strategis berupa sejarah panjang dan kehadiran manufaktur yang lebih mapan di Amerika Serikat, termasuk pabrik perakitan besar yang berlokasi di South Carolina. Kehadiran fisik ini kemungkinan besar memberikan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi bagi regulator karena proses produksi dan integrasi sistem dapat diawasi secara lebih langsung di dalam negeri. Sebaliknya, Polestar meskipun memiliki ambisi besar, masih sangat bergantung pada basis produksi di luar Amerika Serikat yang mungkin dianggap lebih sulit untuk diaudit secara menyeluruh terkait komponen perangkat lunak dan keamanan datanya.

Selain faktor manufaktur, perbedaan dalam arsitektur perangkat lunak yang digunakan oleh kedua merek ini juga mungkin menjadi faktor penentu yang sangat signifikan. Meskipun mereka berbagi banyak teknologi, Polestar seringkali diposisikan sebagai merek yang lebih berfokus pada teknologi mutakhir dan integrasi digital yang lebih dalam, yang secara ironis justru meningkatkan profil risikonya di mata regulator AS. Volvo tampaknya berhasil meyakinkan pemerintah bahwa sistem mereka telah terisolasi dengan cukup baik dari pengaruh eksternal yang dikhawatirkan, sebuah pencapaian yang hingga kini gagal dilakukan oleh tim legal dan teknis dari Polestar.

Dampak Teknis dan Operasional untuk Kendaraan Tahun Model 2027

Penolakan otorisasi ini membawa implikasi teknis yang sangat serius bagi lini produk Polestar yang dijadwalkan meluncur pada tahun 2027 dan seterusnya. Setiap kendaraan yang diproduksi untuk tahun model tersebut tidak akan bisa didaftarkan untuk dijual, yang berarti seluruh siklus pengembangan produk yang telah memakan biaya miliaran dolar terancam sia-sia. Hal ini memaksa Polestar untuk melakukan evaluasi ulang secara menyeluruh terhadap desain sistem mereka, mulai dari unit kontrol elektronik (ECU) hingga sistem infotainment yang menjadi antarmuka utama pengguna.

Secara teknis, Polestar mungkin harus melakukan penggantian komponen besar-besaran (rip and replace) untuk menghilangkan elemen-elemen yang dianggap bermasalah oleh pemerintah federal. Proses ini tentu tidak mudah karena melibatkan restrukturisasi rantai pasok yang sangat kompleks dan memerlukan waktu bertahun-tahun untuk pengujian ulang serta validasi keamanan. Jika Polestar tidak mampu melakukan perubahan ini sebelum tenggat waktu tahun model 2027, mereka akan menghadapi kekosongan stok di dealer-dealer Amerika yang bisa berujung pada kebangkrutan operasional di wilayah tersebut.

Selain itu, aspek pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA) yang selama ini menjadi fitur unggulan mobil listrik juga menjadi titik lemah dalam perdebatan regulasi ini. Pemerintah federal sangat khawatir bahwa akses jarak jauh ke sistem kendali mobil dapat dieksploitasi jika server pusat atau jalur komunikasinya tidak berada di bawah yurisdiksi yang terpercaya. Bagi Polestar, tantangan teknisnya adalah membangun infrastruktur server dan manajemen data yang sepenuhnya independen dan terlokalisasi di Amerika Serikat guna memenuhi syarat ketat yang diminta oleh para regulator federal.

Ancaman Terhadap Strategi Ekspansi Global dan Valuasi Perusahaan

Larangan penjualan di Amerika Serikat akan memberikan dampak domino terhadap valuasi pasar Polestar dan kemampuannya untuk menarik investasi baru di masa depan. Sebagai perusahaan yang baru saja melantai di bursa saham melalui skema tertentu, Polestar sangat bergantung pada proyeksi pertumbuhan volume penjualan untuk mempertahankan kepercayaan investor. Dengan hilangnya akses ke salah satu pasar kendaraan listrik terbesar di dunia, target pendapatan perusahaan kemungkinan besar harus direvisi secara drastis ke arah bawah, yang tentu saja akan menekan harga saham mereka.

Strategi ekspansi global Polestar yang selama ini mengandalkan citra sebagai merek premium dengan teknologi Skandinavia kini terancam ternoda oleh label “risiko keamanan” yang diberikan oleh pemerintah AS. Hal ini bisa memicu reaksi serupa dari negara-negara sekutu Amerika lainnya yang seringkali mengikuti langkah regulasi Washington dalam hal keamanan siber dan perdagangan internasional. Jika tren ini berlanjut, Polestar mungkin akan terisolasi hanya di pasar-pasar tertentu, yang akan membatasi skala ekonomi mereka dan membuat harga produk menjadi kurang kompetitif dibandingkan merek lain.

Dampak jangka panjangnya juga akan terasa pada kemampuan Polestar untuk menjalin kemitraan dengan perusahaan teknologi raksasa lainnya. Banyak perusahaan pengembang otonom dan penyedia layanan digital akan berpikir dua kali untuk berintegrasi dengan platform yang memiliki masalah otorisasi di pasar Amerika. Kehilangan ekosistem kolaboratif ini akan membuat Polestar tertinggal dalam perlombaan inovasi fitur-fitur pintar yang kini menjadi penentu utama keputusan konsumen dalam membeli mobil listrik mewah di era transformasi digital ini.

Nasib Konsumen dan Ekosistem Dealer Polestar di Amerika Serikat

Bagi konsumen yang saat ini sudah memiliki unit Polestar atau berencana membelinya sebelum tahun 2027, keputusan federal ini tentu menimbulkan kecemasan yang mendalam terkait nilai jual kembali (resale value) kendaraan mereka. Jika sebuah merek dilarang menjual unit baru, biasanya pasar mobil bekas untuk merek tersebut akan mengalami penurunan harga yang signifikan karena kekhawatiran akan ketersediaan suku cadang dan dukungan teknis jangka panjang. Meskipun larangan ini saat ini hanya menyasar unit baru mulai tahun model 2027, sentimen negatif di pasar otomotif seringkali merambat dengan sangat cepat.

Jaringan dealer Polestar di Amerika Serikat juga berada dalam posisi yang sangat terjepit karena mereka telah menginvestasikan modal besar untuk membangun ruang pamer dan fasilitas servis khusus. Tanpa adanya jaminan pasokan unit baru untuk dijual di masa depan, keberlanjutan bisnis para mitra dealer ini menjadi sangat diragukan. Mereka mungkin akan terpaksa beralih menjual merek lain atau menutup operasional mereka, yang pada gilirannya akan menyulitkan pemilik Polestar saat ini untuk mendapatkan layanan purna jual yang memadai dan berkualitas.

Belum ada konfirmasi resmi mengenai bagaimana rencana Polestar untuk memitigasi dampak terhadap para pemilik kendaraan yang sudah ada di jalanan Amerika Serikat saat ini.

Ketidakpastian ini juga mencakup dukungan pembaruan perangkat lunak dan fitur keamanan di masa depan. Jika perusahaan induk mengalami kesulitan finansial akibat pelarangan ini, ada risiko bahwa layanan cloud dan pembaruan sistem yang diperlukan untuk menjaga performa mobil listrik bisa terhenti, yang secara efektif akan mengurangi fungsionalitas kendaraan pintar tersebut secara signifikan.

Pandangan ke Depan: Skenario Penyelamatan dan Transformasi Polestar

Menghadapi tembok besar dari otoritas federal ini, Polestar hanya memiliki sedikit pilihan strategis untuk bisa tetap bertahan di pasar Amerika Serikat. Salah satu skenario yang paling masuk akal adalah melakukan lokalisasi produksi secara masif dan melakukan audit keamanan siber pihak ketiga yang sangat transparan untuk membuktikan integritas sistem mereka. Langkah ini memerlukan investasi modal yang sangat besar dan komitmen jangka panjang untuk memindahkan sebagian besar pusat pengembangan teknologi mereka ke wilayah Amerika Utara atau Eropa guna menjauh dari persepsi risiko yang ada.

Skenario lainnya adalah melakukan restrukturisasi kepemilikan atau kemitraan strategis dengan perusahaan otomotif lokal di Amerika untuk mendapatkan akses kembali ke pasar melalui skema white-labeling atau lisensi teknologi. Namun, mengingat ketatnya pengawasan saat ini, langkah-langkah administratif semacam itu mungkin tidak akan cukup tanpa adanya perubahan fundamental pada infrastruktur perangkat lunak yang mereka gunakan. Polestar harus mampu menunjukkan bahwa mereka memiliki kontrol penuh dan eksklusif atas data pengguna dan sistem operasi kendaraan tanpa ada campur tangan dari pihak luar yang dicurigai.

Kesimpulannya, keputusan pemerintah federal AS untuk menolak otorisasi penjualan Polestar mulai tahun model 2027 adalah peringatan keras bagi seluruh industri otomotif global tentang pentingnya kedaulatan digital dan keamanan siber. Di era di mana mobil listrik semakin menyerupai komputer berjalan, kepatuhan terhadap regulasi keamanan nasional akan menjadi faktor penentu yang sama pentingnya dengan performa mesin atau daya tahan baterai. Masa depan Polestar di Amerika kini bergantung pada seberapa cepat dan berani mereka melakukan transformasi untuk mendapatkan kembali kepercayaan dari otoritas federal yang kini sedang berada dalam kewaspadaan tinggi.

You Might Also Like

Banting Harga Gila-Gilaan! Prime Day 2026 Diskon Robot Vacuum Hingga 45%: Saatnya Upgrade Rumah Pintar Anda

Banjir Diskon Smartphone Prime Day: Samsung Galaxy dan Google Pixel Turun Harga Hingga 35 Persen!

Banting Harga Gila-gilaan! Tablet Apple dan Android Diskon Hingga 46% di Prime Day: Inilah Rekomendasi Terbaik untuk Anda

Pesta Diskon Home Depot: Alat Pertukangan Nirkabel Pangkas Harga Hingga 55% Sambut Libur 4 Juli

Banjir Diskon Gila-Gilaan! Prime Day Jadi Momentum Emas Berburu Wearable Garmin, Oura, hingga Whoop dengan Harga Miring

TAGGED:#BisnisInternasional#ChinaTech#EVNews#GeopolitikTeknologi#MasaDepanOtomotif#PasarOtomotif#RantaiPasokan#RegulasiDigital#TeknologiOtomotifAmerikaSerikatIndustriOtomotifKeamananNasionalMobilListrikOtomotifPemerintahAS

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Share
Previous Article Misteri ‘Pelukan Magnetik’ Planet dan Bintang: Fenomena Langka yang Mengungkap Sisi Ganas Alam Semesta
Next Article Apple Naikkan Harga Mac Secara Mendadak: Biaya Memori Jadi Alasan Utama Kenaikan Hingga Jutaan Rupiah
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected

248.1kLike
54.3kFollow
10.3kSubscribe
39.5kFollow
banner banner
Create an Amazing Newspaper
Discover thousands of options, easy to customize layouts, one-click to import demo and much more.
Learn More

Latest News

Serbuan Diskon Smartwatch Prime Day: Saatnya Pinang Apple Watch, Samsung Galaxy Watch, dan Pixel Watch dengan Harga Termurah Tahun Ini!
Belanja Online Gadget Gaya Hidup Digital Smartphone Teknologi
Diskon Gila Amazon Prime Day: Borong Peloton Bike dan Treadmill Hingga 33%, Saatnya Bangun Home Gym Impian!
Belanja Online Gadget Gaya Hidup Gaya Hidup Digital Teknologi
Revolusi Gym di Rumah: Amazon Prime Day Pangkas Harga Alat Fitness Hingga 50%, Saatnya Borong Treadmill dan Dumbbell!
Belanja Online Finansial Gadget Gaya Hidup Digital Teknologi
Rahasia Transformasi Apartemen Menjadi Pusat Kebugaran: Panduan Berburu Alat Home Gym Diskon 30% di Prime Day
Belanja Online Gaya Hidup Gaya Hidup Digital Inovasi Tren
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Quick Link

  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise

Support

Sign Up for Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

HeryArts NewsHeryArts News
Follow US
© 2022 HeryArts News Network. Company. All Rights Reserved.
Join Us!

Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..

[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?